Tapak Tilas Pemain Italia di Premier League (Bagian 2)
Asad Arifin | 19 November 2020 14:13
Bola.net - Italia merupakan salah satu negara penghasil pesepak bola terbaik di dunia. Tercatat beberapa pemain asal Italia bahkan bisa memenangkan gelar Ballon d’Or seperti Roberto Baggio dan Fabio Cannavaro.
Melihat rekam jejak kedua peraih Ballon d’Or tersebut, Baggio bisa mendapatkan gelar tersebut ketika berada di Serie A sedangkan Cannavaro saat berkostum Real Madrid di La Liga. Meskipun begitu, Premier League juga menjadi salah satu liga yang kerap mendapatkan magis dari pemain berdarah Italia.
Pemain Italia pertama kali mendarat di Premier League pada tahun 1995 dengan Andrea Silenzi memperkuat Nottingham Forest. Ekspansi pun terus berlanjut dan klub Premier League banyak mencuri bintang-bintang Serie A untuk memperkuat timnya.
Apalagi di awal 2000-an Italia sedang panen pemain-pemain kelas dunia dan hingga kini Premier League dan Italia pun sudah tidak asing lagi. Lalu seperti apa kiprah para pemain dari negara peraih empat Piala Dunia dan satu Piala Eropa tersebut?
Berikut dilansir dari Sportbible, pemain top Italia yang pernah berada di Inggris dalam sejarah Premier League.
Carlo Cudicini
Cudicini kiper yang pernah membela dua klub asal London, Chelsea dan Tottenham Hotspurs. Carlo Cudicini sempat tampil menjanjikan di awal karirnya bersama Chelsea dan tampil apik di bawah asuhan Claudio Ranieri.
Namun, peruntungannya berubah di tahun 2004 ketika Chelsea mendatangkan Petr Cech dari Rennes. Cudicini pun akhirnya berada di belakang Petr Cech sebagai kiper kedua hingga tahun 2009 akhirnya memutuskan hijrah ke Tottenham.
Pindah ke Tottenham tidak merubah banyak hal, Carlo Cudicini tetap menjadi kiper kedua dan hanya mampu tampil 19 kali di Premier League selama karirnya di Spurs. Selama karirnya di Premier League ada hal yang bisa dibanggakan untuknya ketika dia menjadi pemain terbaik Chelsea 2001/02 dan merasakan dua trofi Premier League tahun 2005 dan tahun 2006.
Vincenzo Montella
Montella pernah setengah musim mencoba bangkit di klub lain ketika mulai disisihkan dari skuad utama AS Roma arahan Luciano Spalleti pada musim 2006/07. Fulham kemudian menjadi klub yang berhasil meminjam striker berjuluk L’Aeroplanino tersebut.
Fulham yang kala itu berjuang untuk bisa bertahan di Premier League akhirnya mulai merasakan gol-gol penting yang diberikan Montella. Debut Montella juga berjalan lancar di FA Cup melawan Leicester City, Montella mampu membukukan dua gol.
Karir manis Montella di Fulham akhirnya mulai tersendat ketika klub memecat pelatih Chris Coleman. Lawrie Sanchez yang menggantikannya kemudian tidak lagi terlalu menggunakan Montella dan akhirnya dikembalikan ke AS Roma.
Gianfranco Zola

Zola menjadi pemain bintang yang berhasil dibajak Chelsea dari Serie A seharga 6,2 juta euro pada musim 1996/97. Melanjutkan karir di Premier League, Gianfranco Zola tidak kesulitan mempertahankan performa impresifnya.
Zola bahkan dianggap sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Chelsea, sehingga nomor 25 miliknya pun dipensiunkan klub. Keberadaan Zola sebagai playmaker begitu penting, Zola memiliki kecerdasan yang tinggi serta tidak egois dalam permainannya.
Legenda Italia tersebut juga mampu menggiring bola dengan apik disertai kontrol bola yang ciamik dari kedua kakinya. Selama 229 penampilannya di Premier League, Zola mencetak 58 gol disertai 13 assists untuk Chelsea.
Massimo Maccarone
Didatangkan dari Empoli seharga 12,38 juta euro untuk membela Middlesbrough, Massimo Maccarone memainkan pertandingan pertamanya melawan Southmapton. Awal penampilannya terasa lancar, Maccarone mencetak dua gol atas hasil seri 2-2 kontra Southampton.
Striker tersebut kemudian mampu tampil mencolok kembali ketika mencetak dua gol untuk kemenangan 5-1 atas Tottenham. Selama karirnya di Middlesbrough Maccarone dijuluki sebagai Big Mac dan mencetak 24 gol dari 99 pertandingannya bersama The Boro.
Massimo Maccarone dianggap sebagai salah satu pesepak bola Italia yang mampu tampil baik di Premier League berkat kemampuannya dalam urusan mencetak gol. Big Mac memiliki tembakan jarak jauh mematikan, kaki kanan dan kiri yang baik, serta kemampuan di udara yang efisien.
Sumber. Sportbible
(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)
Baca Ini Juga:
- Anggun, Cantik, dan Aduhai: Potret Georgina Rodriguez dengan Penutup Kepala
- Balada Cinta Alvaro Morata - Alice Campello: Penantian dan Pengorbanan Sang Bomber
- Video: Blunder Horor Thibaut Courtois di Timnas Belgia
- Yamaha Makin Puyeng: 4 Rider Punya Opini Berbeda, Arahan Siapa yang Dipilih?
- Cantik dan Elegan, Model Viktoria Odintcova yang Menolak Ajakan Kencan Cristiano Ronaldo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Man City Main di Lapangan Sintetis dan Beku, Pep Guardiola: Dilarang Cengeng!
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:49
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 20 Januari 2026, 08:45
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26










