3 Penyerang Terakhir Juventus yang Tembus 20 Gol: Jejak Emas di Tengah Mandeknya Produktivitas
Gia Yuda Pradana | 14 November 2025 21:21
Bola.net - Juventus memulai musim 2025/26 Serie A dengan langkah yang jauh dari meyakinkan. Klub yang pernah merajai Italia itu kembali bergulat dengan performa angin-anginan, memperpanjang masa tanpa gelar yang kini memasuki tahun keenam. Hasil imbang 0-0 dalam derby kontra Torino memperlihatkan betapa bermasalahnya kreativitas dan naluri mencetak gol mereka. Laga tersebut menjadi gambaran nyata dari tumpulnya lini depan.
Hasil tanpa gol itu menambah daftar panjang kebuntuan. Hingga pertengahan kompetisi, Juventus sudah lima kali gagal mencetak gol dan mengoleksi tujuh hasil imbang di semua ajang. Posisi mereka pun merosot ke peringkat keenam klasemen sementara.
Masalah terbesar hadir dari lini serang yang baru menyumbang empat gol liga. Jonathan David, yang didatangkan dari Lille, baru mencetak satu gol. Ia bahkan sempat kehilangan tempat utama dari Dusan Vlahovic. Situasi ini menunjukkan betapa jauhnya kondisi sekarang dibandingkan era ketika Juventus tak pernah kekurangan mesin gol.
Dalam satu dekade terakhir, beberapa penyerang Juventus mampu mencapai torehan 20 gol dalam semusim Serie A. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.
Cristiano Ronaldo: Mesin Gol Tanpa Henti

Kedatangan Cristiano Ronaldo pada 2018 menjadi salah satu transfer paling fenomenal dalam sejarah klub. Penyerang berpaspor Portugal itu tiba setelah membawa Real Madrid meraih tiga gelar Liga Champions beruntun dan mencetak 450 gol dari 438 pertandingan. Harapan pun menumpuk di pundaknya.
Ronaldo tidak gagal dalam urusan mencetak gol. Ia menuntaskan tiga musim dengan konsisten melewati batas 20 gol liga. Musim debutnya menyumbangkan 21 gol, lalu meningkat menjadi 31, sebelum menutup musim ketiga dengan torehan 29 gol. Total 101 gol dalam seluruh kompetisi menjadikannya penyerang paling produktif Juventus pada era modern.
Sejak kepergiannya pada 2021, klub belum menemukan sosok yang mampu mendekati kontribusinya.
Paulo Dybala: Kreativitas dan Ketajaman dalam Satu Paket

Sebelum Ronaldo datang, Paulo Dybala adalah sumber utama gol Juventus. Direkrut dari Palermo dengan biaya €40 juta (sekitar Rp714 miliar), ia mencetak 115 gol dalam 293 pertandingan. Meski demikian, hanya satu musim ia mencapai 20 gol liga.
Musim 2017/18 menjadi puncaknya. Dybala mencetak 22 gol Serie A dan membentuk duet mematikan bersama sesama Argentina, Gonzalo Higuain. Ketajaman keduanya membantu Juve mempertahankan gelar dan finis empat poin di atas Napoli.
Gonzalo Higuain: Si Pemburu di Kotak Penalti

Gonzalo Higuain datang dengan nilai transfer fantastis: €90 juta (sekitar Rp1,6 triliun). Kepindahannya dari Napoli memicu kontroversi, tetapi ia membalas semua tekanan dengan performa yang stabil.
Pada musim debut, Higuain mencetak 32 gol di semua ajang, termasuk 24 di Serie A. Lima gol lain dicetak di Liga Champions, membantu Juve mencapai final di Cardiff. Musim berikutnya, ia menambah 23 gol, tapi hanya 16 di liga. Duetnya bersama Dybala menjadi salah satu kombinasi paling efektif dalam sejarah modern Juventus.
Ketiga penyerang tersebut menjadi simbol era ketika mencetak gol bukanlah masalah bagi Juventus. Kini, ketika ketajaman menjadi barang langka, performa lini depan menjadi pekerjaan rumah besar bagi Luciano Spalletti. Hingga klub mampu menemukan kembali mesin golnya, jalan menuju kebangkitan tampaknya masih panjang.
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Timnas Indonesia U-22 vs Mali U-22: Fousseni Diawara Kembali dengan Misi Baru
Duel Ambisi Generasi Muda: Timnas Indonesia U-22 vs Mali U-22 di Pakansari
Prediksi Timnas Indonesia U-23 vs Timnas Mali U-23 15 November 2025
Prediksi Georgia vs Spanyol 16 November 2025
Prediksi Brasil vs Senegal 15 November 2025
Kebangkitan Rafael Leao Membuka Masalah Baru di AC Milan
AC Milan dan Masalah Striker yang Tak Kunjung Usai: Rp1 Triliun Lebih hanya untuk 21 Gol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maroko Tendang Belanda, Tantang Kanada di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:42
-
Man of the Match Belanda vs Maroko: Issa Diop
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:28
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
-
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:42
LATEST UPDATE
-
RESMI: AC Milan Datangkan Goncalo Ramos dari PSG
Liga Italia 30 Juni 2026, 21:20
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Norwegia
Piala Dunia 30 Juni 2026, 20:43
-
2 Wajah Brasil saat Kalahkan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 20:18
-
Akhir Karier Julian Nagelsmann Bersama Timnas Jerman?
Piala Dunia 30 Juni 2026, 18:14
-
Inggris yang Masih Penuh Misteri
Piala Dunia 30 Juni 2026, 17:00
-
Maroko dan Magi yang Tak Pernah Hilang
Piala Dunia 30 Juni 2026, 16:00
-
Belanda Terjungkal Saat Garis Akhir Sudah Terlihat
Piala Dunia 30 Juni 2026, 15:00
-
Welcoming Dinner FimelaXclusive Batch 4: Akrab, Hangat, dan Berkesan
Lain Lain 30 Juni 2026, 13:49
-
Jerman dan Akhir Sebuah Mitos
Piala Dunia 30 Juni 2026, 13:21
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41








