5 Pelajaran dari Kemenangan Juventus atas Fiorentina: Menang di Akhir, Mental Kuat atau Hoki Aja?
Serafin Unus Pasi | 7 November 2021 07:46
Bola.net - Juventus berhasil memasuki masa jeda internasional November 2021 dengan hasil yang positif. Mereka berhasil mengamankan poin penuh setelah mengalahkan Fiorentina dengan skor 1-0.
Juventus sendiri butuh kemenangan di giornata ke-12 ini. Setelah mereka tiga laga gagal meraih kemenangan di ajang Serie A.
Melawan Fiorentina yang sedang on fire, Juventus cukup kewalahan. Bahkan di babak pertama Juventus gagal membuat satupun tembakan tepat sasaran.
Namun berkat ketekunan dan kerja keras mereka, Juventus berhasil menang di injury time. Adalah sang pemain pengganti, Juan Cuadrado yang sukses membobol gawang La Vioal di laga ini.
Meski sukses meraih kemenangan, ada beberapa catatan yang perlu dicermati Massimiliano Allegri agar performa Juventus bisa lebih baik lagi. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Skema Baru Belum Optimal
Di pertandingan ini, Massimiliano Allegri menjajal skema baru. Ia memainkan skema 4-4-2 setelah sebelumnya ia terbiasa bermain dengan skema 4-3-3.
Bisa dibilang di pertandingan ini, skema ini masih belum optimal. Koordinasi antar pemain masih kurang optimal terutama di lini serang.
Skema ini sebenarnya tidak terlalu buruk. Namun agar skema ini bisa optimal, Allegri harus terus mengasah skema ini dengan lebih intens di sesi latihan Juventus.
Kartu Merah Jadi Pembeda
Di laga ini Juventus bisa dikatakan beruntung. Mereka bisa menang dari Fiorentina karena La Viola bermain dengan 10 pemain.
Di menit 73 Nikola Milenkovic mendapatkan kartu kuning keduanya dan akhirnya ia diusir wasit. Semenjak saat itu jalannya pertandingan jadi berubah.
Juventus yang sebelumnya kesulitan membuat peluang mulai mengancam gawang Fiorentina. Bahkan Terracino harus bekerja keras untuk mematahkan sejumlah peluang Juventus.
Andai Fiorentina bermain dengan 11 pemain sampai akhir, rasa-rasanya kecil kemungkinan Juventus bisa mengamankan tiga poin di laga ini.
Alvaro Morata Buruk Sekali
Jika harus memilih siapa pemain terburuk Juventus di laga melawan Fiorentina ini, maka kami tidak ragu untuk memilih Alvaro Morata.
Mengapa? Well karena sebagai seorang striker Morata terlalu buang-buang peluang. Ia juga mudah sekali kehilangan bola saat berada di kotak penalti Fiorentina.
Pengambilan keputusannya juga mengecewakan. Jadi Juventus harus benar-benar berpikir dua kali untuk mempermanenkan sang striker di akhir musim nanti.
Vlahovic Prospek
Jika Juventus butuh pemain yang bisa menjadi pengganti Alvaro Morata, maka Dusan Vlahovic bisa jadi pertimbangan serius bagi Si Nyonya Tua.
Striker asal Serbia itu dipasang menjadi starter di laga ini. Meski tidak mencetak gol, namun Vlahovic cukup jadi ancaman bagi lini pertahanan Juventus.
Pergerakannya di kotak penalti tergolong bagus sehingga ia bisa menjadi pengganti yang bagus untuk Morata di lini serang Juventus.
Juan Cuadrado si Pembeda
Massimiliano Allegri berhutang budi kepada Juan Cuadrado. Karena tanpa pemain Kolombia itu, posisi Allegri sebagai manajer Juventus bakal kian terancam.
Seperti yang sudah kami tuliskan di atas, Juventus gagal menang di tiga laga terakhir mereka di Serie A. Catatan minor ini sudah membuat sebagian Juventini gerah dan menyuarakan ketidakpuasan mereka kepada sang manajer.
Melawan Fiorentina, Juventus kesulitan mencetak gol. Namun situasi itu berubah semenjak Cuadrado masuk di menit 78.
Sang winger membuat lini serang Juventus jadi lebih hidup. Puncaknya ia sukses mencetak gol dari sudut sempit ke gawang Fiorentina.
Klasemen Serie A
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
