AC Milan: Satu Musim, Banyak Penyesalan
Gia Yuda Pradana | 15 Mei 2025 15:42
Bola.net - AC Milan kembali gagal memenuhi ekspektasi setelah kalah dari Bologna di final Coppa Italia. Penampilan mereka pada laga tersebut mencerminkan inkonsistensi yang terjadi sepanjang musim. Ketika momen penting datang, Rossoneri justru tidak mampu menampilkan performa terbaik.
Permainan Milan sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dalam beberapa pekan terakhir. Namun, seperti pola yang terus berulang, semangat itu sirna di laga penentu. Bologna tampil lebih ngotot, sementara Milan justru seperti menjadi penonton di atas lapangan.
Frustrasi pun terasa di semua lini. Dari tribune penonton hingga ruang ganti, kekecewaan tak bisa disembunyikan. Namun, bek muda Matteo Gabbia mencoba bersikap seperti pemimpin sejati, dengan berani menghadapi media dan publik.
Gabbia: Kami Kecewa, Ini Musim yang Negatif

Gabbia tak menutup-nutupi perasaan setelah kekalahan tersebut. “Ya, kami kecewa dengan bagaimana pertandingan berjalan. Sulit mencari kata-kata yang tepat. Ini musim yang negatif bagi kami,” ujarnya kepada SportMediaset, seperti dikutip SempreMilan.
Menurut Gabbia, Milan telah memberikan apa yang mereka punya, tapi itu belum cukup. “Energi kami sangat sedikit saat ini. Kami masih punya dua laga untuk menutup musim ini dengan martabat dan kebanggaan,” ucapnya. “Kita tidak bisa mengatakan ini musim yang positif.”
Dia juga mengakui keunggulan lawan dan tidak mencari-cari alasan. “Kami tahu Bologna memberikan tekanan pada setiap pemain, bukan hanya kami yang kesulitan. Namun, kami bisa dan seharusnya tampil lebih baik,” kata Gabbia.
Sakit, tapi Harus Diterima

Dalam wawancara terpisah bersama Milan News, Gabbia menggambarkan suasana ruang ganti setelah pertandingan. “Sulit bicara dengan jelas. Ruang ganti sangat kecewa dan itu wajar,” ucapnya. “Kami sadar telah menyia-nyiakan kesempatan. Sekarang, kami hanya bisa menjilati luka.”
Menurutnya, Milan tidak cukup menciptakan peluang dan itu adalah tanggung jawab kolektif. “Kami tidak mampu menciptakan banyak dan itu tanggung jawab semua. Klise memang, tapi itu satu-satunya hal yang bisa dikatakan malam ini.”
Dia juga menepis isu soal komentar dari pelatih. “Ada banyak penyesalan, atmosfernya tidak sehangat biasanya. Kami belum membicarakan apa pun dan ini bukan waktunya,” tegas Gabbia.
Tak Mampu Memberikan yang Terbaik

Ketika ditanya apakah pertandingan ini mencerminkan musim Milan secara keseluruhan, Gabbia tak mengelak. “Mungkin kami tidak mampu memberikan yang terbaik sesuai level yang kami miliki,” katanya. “Musim yang buruk. Kami harusnya bisa lebih.”
Namun, dia menegaskan komitmen tim tidak akan luntur. “Kami akan mencoba lebih baik di masa depan. Komitmen dan dedikasi tidak akan pernah hilang,” ucapnya. “Kami sangat kecewa. Untuk semuanya — suporter, staf, semua orang.”
Gabbia juga menolak wacana bahwa Milan butuh satu sosok kunci di tengah. “Kami tidak bisa bergantung pada satu orang yang memegang bola dan menyelesaikan semuanya. Ini permainan tim. Kami harus bertanggung jawab bersama,” tutupnya.
Sebuah Cermin Musim yang Terlalu Banyak 'Andai Saja'

Kekalahan dari Bologna menjadi simbol dari musim AC Milan: penuh momen 'hampir', tapi minim penyelesaian. Mereka tidak hanya kalah secara skor, tetapi juga dalam determinasi dan semangat bertanding. Sebuah ironi untuk tim sebesar Milan.
Matteo Gabbia boleh menjadi satu dari sedikit pemain yang berbicara jujur di tengah kekecewaan. Namun, kejujuran saja tak cukup. Diperlukan perubahan nyata, baik secara mentalitas maupun kualitas permainan.
Musim belum sepenuhnya selesai. Dua laga terakhir di Serie A harus dijadikan kesempatan untuk menutup lembaran ini dengan tiket ke Eropa. Jika tidak, musim ini akan sepenuhnya tenggelam sebagai musim yang dibangun atas harapan, tapi berakhir dalam penyesalan.
Sumber: SempreMilan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
AC Milan Sepakat Lepas Christopher Nkunku ke Klub Jerman Ini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 18:36
-
Adrien Rabiot Sudah Memahami Tuntutan Ruben Amorim di AC Milan
Liga Italia 24 Agustus 2026, 11:08
-
Randal Kolo Muani Bikin Luciano Spalletti Frustrasi
Liga Italia 24 Agustus 2026, 10:19
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tak Masuk Perhitungan Atletico Madrid dalam Saga Julian Alvarez
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 23:34
-
AC Milan Bidik Jack Grealish: Solusi Kreatif Ruben Amorim di Sisi Kiri Lini Serang?
Liga Italia 25 Agustus 2026, 22:21
-
Barcelona Sudah Sepakati Transfer Dominik Livakovic, Tapi Ada Perubahan Rencana
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 21:23
-
Prediksi Real Madrid vs Sociedad 27 Agustus 2026
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 19:19
-
Daftar 16 Sponsor Persib Bandung di Musim 2026/2027
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 17:42
-
Detail Jersey Persib 2026/2027: Dari Biru Penuh Makna hingga Third yang Berani
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 16:46
-
Gustavo Almeida Berpeluang jadi Top Skor BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 16:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00









