De Rossi Masih Haramkan Bicara Scudetto
Editor Bolanet | 19 Oktober 2013 12:45
- AS Roma tengah melambung tinggi di puncak klasemen Serie A, namun Daniele De Rossi masih ogah menyebut mereka kandidat kuat, apalagi favorit, peraih scudetto musim ini.
Giallorossi memperpanjang rangkaian kemenangan mereka menjadi delapan setelah Sabtu (19/10) dini hari membekuk peringkat kedua dengan skor 2-0. Tambahan tiga poin membuat Roma untuk sementara berlari sendirian di depan dengan selisih lima poin. Tapi De Rossi ogah jemawa.
Inilah bagian terbaik dari pekerjaan kami ini. Memang tak selalu seperti ini dan terlalu prematur membicarakan hal lainnya (gelar juara). Tapi kami tengah melakukan hal-hal yang bagus, ujar wakil kapten Roma itu pada Sky Sport Italia setelah merayakan kemenangan dengan para fans di Curva Sud.
Roma kini punya peluang menyamai, bahkan mematahkan, rekor sepanjang masa Serie A yang dipegang dengan sembilan kemenangan perdana. Tapi De Rossi tak mau menjadikan catatan apik itu sebagai patokan.
Kami dulu pernah menang 11 kali beruntun dan tetap saja finis kelima. Jadi rangkaian kemenangan ini hanya penting untuk derajat tertentu saja. Memang menyenangkan, tapi tanpa konsistensi sepanjang musim itu tak berguna, pungkasnya. [initial]
Sepakbola Rasa Pizza dan Pasta (foti/row)
Giallorossi memperpanjang rangkaian kemenangan mereka menjadi delapan setelah Sabtu (19/10) dini hari membekuk peringkat kedua dengan skor 2-0. Tambahan tiga poin membuat Roma untuk sementara berlari sendirian di depan dengan selisih lima poin. Tapi De Rossi ogah jemawa.
Inilah bagian terbaik dari pekerjaan kami ini. Memang tak selalu seperti ini dan terlalu prematur membicarakan hal lainnya (gelar juara). Tapi kami tengah melakukan hal-hal yang bagus, ujar wakil kapten Roma itu pada Sky Sport Italia setelah merayakan kemenangan dengan para fans di Curva Sud.
Roma kini punya peluang menyamai, bahkan mematahkan, rekor sepanjang masa Serie A yang dipegang dengan sembilan kemenangan perdana. Tapi De Rossi tak mau menjadikan catatan apik itu sebagai patokan.
Kami dulu pernah menang 11 kali beruntun dan tetap saja finis kelima. Jadi rangkaian kemenangan ini hanya penting untuk derajat tertentu saja. Memang menyenangkan, tapi tanpa konsistensi sepanjang musim itu tak berguna, pungkasnya. [initial]
Sepakbola Rasa Pizza dan Pasta (foti/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18






















