Inter Milan 'Mandek' di Bulan Maret, Persaingan Scudetto Serie A Kian Terbuka

Richard Andreas | 23 Maret 2026 09:45
Inter Milan 'Mandek' di Bulan Maret, Persaingan Scudetto Serie A Kian Terbuka
Moise Kean mencoba merebut bola dari kaki Denzel Dumfries pada laga Fiorentina vs Inter Milan (23/3/2026) (c) Marco Bucco/LaPresse via AP

Bola.net - Inter Milan sedang melewati periode yang tidak ideal di tengah persaingan ketat Serie A musim ini. Hasil-hasil yang kurang memuaskan sepanjang Maret membuat posisi mereka di puncak klasemen tidak lagi terasa sepenuhnya aman.

Rangkaian hasil tersebut datang di saat kompetisi memasuki fase krusial. Dengan musim yang semakin mendekati garis akhir, setiap poin menjadi sangat berarti dalam menentukan siapa yang akan keluar sebagai juara.

Advertisement

Situasi ini membuat perburuan Scudetto kembali terbuka. Meski Inter masih memimpin klasemen, performa yang tidak stabil memberi harapan baru bagi para pesaing terdekat mereka.

1 dari 4 halaman

Inter Tanpa Kemenangan Sepanjang Maret

Inter Tanpa Kemenangan Sepanjang Maret

Yann Bisseck mencoba melewati adangan Albert Gudmundsson di laga Fiorentina vs Inter Milan, Senin (23/3/2026) (c) Inter Milan Official

Faktanya, Inter belum meraih satu pun kemenangan sepanjang bulan Maret. Situasi ini terjadi di tengah jadwal yang cukup padat bagi tim asal Milan tersebut.

Perjalanan mereka bulan ini diawali dengan hasil imbang tanpa gol pada leg pertama semifinal Coppa Italia melawan Como. Setelah itu, Inter harus menelan kekalahan dalam derby melawan AC Milan.

Rentetan hasil tersebut berlanjut dengan dua hasil imbang 1-1 secara beruntun. Inter terlebih dahulu bermain imbang di kandang melawan Atalanta, sebelum kembali gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas Fiorentina.

Rangkaian hasil itu menggambarkan betapa ketatnya persaingan di papan atas Serie A musim ini.

2 dari 4 halaman

Banyak Kehilangan Poin Saat Unggul

Banyak Kehilangan Poin Saat Unggul

Francesco Pio Esposito merayakan golnya ke gawang Fiorentina bersama skuad Inter Milan, Senin (23/3/2026) (c) Marco Bucco/LaPresse via AP

Salah satu statistik yang mencolok dari performa Inter musim ini adalah jumlah poin yang hilang setelah mereka sempat unggul. Data yang dilaporkan DAZN menunjukkan Inter menjadi tim dengan kehilangan poin terbanyak di antara tujuh besar klasemen Serie A.

Secara keseluruhan, Inter telah kehilangan 12 poin dari posisi unggul sepanjang musim. Catatan tersebut menjadi gambaran nyata dari inkonsistensi yang sedang dialami tim.

Meski begitu, Inter masih memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin atas AC Milan dan tujuh poin atas Napoli. Keunggulan tersebut cukup signifikan, tetapi belum sepenuhnya aman.

Pada laga melawan Fiorentina, Inter sebenarnya sempat unggul lebih dulu lewat gol Esposito. Namun, mereka gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya harus puas dengan hasil imbang setelah Fiorentina menemukan gol penyama kedudukan.

3 dari 4 halaman

Pekan Krusial Menanti Inter

Jeda internasional datang di saat yang mungkin tepat bagi Inter untuk merapikan kembali performa mereka. Periode ini juga membuka peluang bagi beberapa pemain penting untuk kembali memperkuat tim.

Salah satu nama yang berpotensi kembali adalah kapten tim, Lautaro Martinez. Kehadirannya diharapkan bisa membantu Inter menemukan kembali kepercayaan diri yang sempat menurun.

Setelah jeda internasional, Inter akan menghadapi Roma yang sedang berada dalam performa bagus dan tengah berjuang untuk meraih tiket Liga Champions musim depan. Laga ini diperkirakan tidak akan mudah bagi tim tuan rumah.

Menariknya, jadwal pertandingan juga dapat memengaruhi dinamika persaingan gelar. Inter akan bermain lebih dulu pada Minggu malam, sementara Napoli dan Milan baru saling berhadapan pada Senin malam di Stadion Diego Armando Maradona.

Apa pun hasil pertandingan tersebut, setidaknya salah satu pesaing Inter akan kehilangan poin. Karena itu, pekan ke-31 Serie A dipandang sebagai momen yang sangat menentukan dalam perburuan gelar musim ini.

LATEST UPDATE