Kalah Kontroversial dari Juventus, Pelatih Cagliari Tetap Senang
Heri | 7 Januari 2018 09:29
Bola.net - - Manajer , Diego Lopez tak mau membicarakan insiden kontroversial dalam pertandingan timnya melawan . Cagliari harus mengakui kekalahan 0-1 dari Juventus dalam lanjutan Serie A dini hari tadi.
Namun hasil itu cukup kontroversial. Yang pertama, Cagliari merasa harusnya mereka mendapatkan penalti saat Federico bernardeschi menghentikan umpan silang Padoin dengan tangannya.
Lalu gol Juve juga berawal dari sebuah kontroversi. Leonardo Pavoletti terkapar karena disikut oleh Mehdi Benatia. Wasit memberikan advantage kepada Cagliari yang memang masih terus menyerang. Namun bola kemudian bisa direbut oleh Juve untuk melakukan serangan balik dan mencetak gol tunggal dalam laga tadi.
Para pemain Cagliari melakukan protes karena mereka merasa wasit harusnya menghentikan permainan. Namun protes itu tak digubris karena sebenarnya Cagliari punya kesempatan untuk menghentikan permainan sendiri tapi mereka lebih memilih untuk terus menyerang Juve saat menguasai bola dan Pavoletti sedang terkapar. Selain itu, Pavoletti juga mendadak sehat kembali dan melakukan protes saat gol Juve disahkan.
Lopez tak mau berkomentar banyak soal kontroversi itu. Ia merasa orang sudah bisa membuat penilaian sendiri. Ia lebih suka memberikan pujian kepada para pemainnya yang ia nilai sudah bermain dengan sangat baik.
Saya lebih suka membicarakan sepakbola saja. Semua orang bisa melihat sendiri videonya. Saya bisa bilang apa? Saya ingin memuji para pemain saya atas penampilan mereka. Kami menunjukkan intensitas, fleksibilitas dan sikap yang benar. Paulo Dybala memberikan masalah bagi kami saat ia bergerak di antara lini kami, tapi kami berhasil meminimalisir pengaruhnya, terang Lopez kepada Mediaset Premium.
Kami menaikkan tempo setelah jeda dan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Dalam beberapa waktu terakhir ini kami memang bermain bagus melawan tim-tim besar. Kami berbahaya saat melakukan serangan balik. Kalau bertahan saja, anda tidak akan bisa mendapatkan hasil bagus.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Parma vs Juventus: Gleison Bremer
Liga Italia 2 Februari 2026, 05:28
-
Hasil Parma vs Juventus: 4 Gol dan 3 Poin untuk Bianconeri
Liga Italia 2 Februari 2026, 04:48
-
Prediksi Parma vs Juventus 2 Februari 2026
Liga Italia 31 Januari 2026, 23:04
-
Parma vs Juventus: Deretan Statistik yang Menegaskan Superioritas Bianconeri
Liga Italia 31 Januari 2026, 22:51
-
Kontradiksi Juventus dan Parma
Liga Italia 31 Januari 2026, 22:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter Milan vs Torino 5 Februari 2026
Liga Italia 3 Februari 2026, 16:25
-
Marc-Andre ter Stegen Tidak Kembali ke Barcelona Setelah Cedera di Girona
Liga Spanyol 3 Februari 2026, 16:04
-
Prediksi Man City vs Newcastle 5 Februari 2026
Liga Inggris 3 Februari 2026, 16:00
-
Robert Lewandowski Tentukan Masa Depannya di Barcelona pada April
Liga Spanyol 3 Februari 2026, 15:55
-
3 Poin Penting Jelang Albacete vs Barcelona di Copa del Rey
Liga Spanyol 3 Februari 2026, 15:40
-
Tidak Dingin, Karim Benzema Jelaskan Hubungannya dengan Cristiano Ronaldo
Asia 3 Februari 2026, 15:31
-
Pedro Acosta Ogah Pusingkan Gosip Ducati, Fokus Buru Peringkat 3 di MotoGP 2026
Otomotif 3 Februari 2026, 14:42
-
Cedera Raphinha Tidak Parah, Rashford Dapat Kesempatan Emas di Barcelona
Liga Spanyol 3 Februari 2026, 14:29
-
Apakah Jeremy Jacquet Akan Jadi Virgil van Dijk Baru di Liverpool?
Liga Inggris 3 Februari 2026, 13:56
LATEST EDITORIAL
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42
-
5 Pemain yang Berpotensi Pindah Klub di Hari Terakhir Bursa Januari 2026
Editorial 2 Februari 2026, 13:18
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06






