Kenang 4 Tahun di Inter Milan, Begini Perasaan Simone Inzaghi
Editor Bolanet | 25 Juni 2025 10:53
Bola.net - Simone Inzaghi kini telah resmi memulai petualangan barunya sebagai pelatih klub Arab Saudi, Al-Hilal. Ia saat ini tengah mendampingi tim barunya tersebut di ajang Piala Dunia Antarklub 2025.
Meskipun sudah memiliki tantangan baru di depan mata, Inzaghi tampaknya belum bisa sepenuhnya melupakan kenangannya di Italia. Dalam sebuah kesempatan, ia mengenang kembali empat tahun perjalanannya yang luar biasa bersama Inter Milan.
Pelatih asal Italia itu mengungkapkan perasaannya di klub barunya sekaligus mengenang kembali memori indahnya bersama Nerazzurri. Lantas, bagaimana perasaannya di Al-Hilal dan apa kenangan paling berkesan yang ia miliki selama menukangi Inter?
Petualangan Baru di Arab Saudi
Simone Inzaghi mengaku bahwa proses adaptasinya di Al-Hilal sejauh ini berjalan dengan sangat baik. Ia merasa sangat dihargai karena klub benar-benar menginginkan kehadirannya.
Ia mendapatkan dukungan penuh dari manajemen, baik di dalam maupun di luar lapangan. Hal inilah yang membuatnya merasa sangat nyaman dalam memulai babak baru dalam kariernya.
"Saya baru saja memulai! Saya berada di Arab Saudi selama seminggu dan kemudian kami berada di sini, di Amerika Serikat, selama sepuluh hari. Saya beradaptasi dengan baik," ujar Inzaghi kepada TMW.
"Saya menemukan sebuah klub yang benar-benar menginginkan saya dan mereka mendukung saya dalam segala cara yang memungkinkan, baik di dalam maupun di luar lapangan," sambungnya.
Kenangan Empat Tahun yang Indah di Inter
Meskipun kini sudah fokus bersama Al-Hilal, Simone Inzaghi mengakui bahwa Inter Milan akan selalu memiliki tempat khusus di hatinya. Ia menggambarkan empat tahunnya di sana sebagai sebuah periode yang luar biasa dan tak terlupakan.
Ia mengaku hanya memiliki kenangan-kenangan indah selama berada di kota Milan. Rasa cintanya kepada Inter, para penggemar, dan klub sudah menjadi sebuah rahasia umum yang diketahui semua orang.
Walaupun harus pergi setelah kekalahan telak di final Liga Champions dari PSG, kenangan manis seperti gelar Scudetto dan dua trofi Coppa Italia tidak akan pernah bisa ia lupakan.
"Saya belum menonton pertandingan mereka tetapi saya pikir perasaan saya untuk klub sudah jelas bagi semua orang. Saya menjalani empat tahun yang luar biasa di sana dan hanya memiliki kenangan indah tentang kota, Inter, para penggemar, dan klub," ungkapnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Iran vs Selandia Baru
Piala Dunia 16 Juni 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Spanyol vs Tanjung Verde: Buntu, Tumpul, Mandul
Piala Dunia 16 Juni 2026, 05:29
-
Man of the Match Belgia vs Mesir: Emam Ashour
Piala Dunia 16 Juni 2026, 04:27
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
Piala Dunia 16 Juni 2026, 10:33
-
Kata-Kata Pelatih Spanyol Usai Timnya Ditahan Imbang Cape Verde
Piala Dunia 16 Juni 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















