Lima Pelajaran Udinese vs Juventus: Cristiano Ronaldo Belum Habis!
Dimas Ardi Prasetya | 3 Mei 2021 18:01
Bola.net - Juventus berhasil mengalahkan Udinese di giornata 34 Serie A 2020-21 di Stadio Friuli, Minggu (02/05/2021) malam WIB.
Di laga ini, Juventus tampil kurang greget di babak pertama. Mereka malah tertinggal lebih dahulu pada menit ke-10.
Gawang Juve dijebol oleh Nahuel Molina. Gol ini cukup konyol karena keteledoran pemain Juventus sendiri yang tak sigap mengantisipasi free kick cepat Rodrigo de Paul.
Juve baru bangkit setelah babak kedua berjalan. Mereka alhasil bisa membalas dua gol sekaligus. Semuanya diborong oleh Cristiano Ronaldo.
CR7 mencetak gol pertamanya pada menit ke-83, via titik penalti. Gol kedua ia cetak pada menit 89 melalui tandukan kepalanya dari sudut sempit.
Juventus pun berhasil menang tipis 1-2 dari Udinese. Dari kemenangan ini, pelajaran apa saja yang bisa dipetik? Simak ulasannya berikut ini Bolaneters.
Pertahanan Bapuk Juventus
Juventus memulai pertandingan dengan bapuk. Mereka tertinggal lebih dahulu melalui gol Nahuel Molina pada menit ke-10.
Juve kebobolan melalui situsi set piece. Mereka tak siap menghadang free kick cepat Rodrigo de Paul.
Gol ini membuat Juventus kini selalu kebobolan setidaknya satu gol dalam 10 laga terakhirnya di Serie A. Ini adalah catatan terburuk kedua mereka sejak 11 tahun silam.
"10 - #Juventus kebobolan setidaknya satu gol dalam 10 pertandingan terakhir mereka di Serie A: rekor terpanjang bagi Bianconeri di kompetisi ini sejak April 2010 (19 pertandingan berturut-turut dalam kasus itu). Gangguan."
Hal ini tentu sangat ironis. Sebab mereka punya bek-bek macam Giorgio Chiellini, Matthijs de Ligt, Merih Demiral, dan Leonardo Bonucci.
Udinese Bayar Mahal Kegagalannya Manfaatkan Peluang
Di pertandingan ini, Udinese sebenarnya punya kans untuk bisa menang atas Juventus. Mereka bisa unggul lebih dahulu.
Pasukan Luca Gotti juga bisa membuat Juventus tak banyak berkutik di babak pertama. Lalu di babak kedua, ada kans apik bagi Udinese untuk mencetak gol.
Pada menit ke-52, Tolgay Arslan mendapat sodoran umpan pendek dari Stefano Okaka di dalam kotak penalti. Namun tendangannya dari jarak dekat justru melebar ke samping kanan gawang Juventus.
Setelah itu penampilan Udinese malah tampak tak berkembang. Juventus pun akhirnya bisa mengambil alih dan kemudian bisa mencetak dua gol balasan.
Ronaldo Belum Habis
Cristiano Ronaldo tampil kurang greget di babak pertama di laga ini. Akan tetapi ia langsung tampil gacor di babak kedua.
Ronaldo mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-83. Ia kemudian mencetak gol lagi pada menit ke-89 dengan tandukan kepalanya.
Dengan tambahan dua gol tersebut, Ronaldo kini mengemas 99 gol di sepanjang karirnya bersama Juventus. Ia meraihnya dari 129 laga.
Sekarang, Ronaldo cuma butuh tambahan satu gol lagi. Jika ia genap mencetak 100 gol bagi Juventus, maka ia akan jadi pemain pertama dalam sejarah yang bisa mencetak 100 gol bagi tiga klub berbeda plus di tim nasional.
Ronaldo kini total sudah mengemas 34 gol dari 34 laga pada musim ini. Ia kini mendekati catatan terbaiknya bersama Juventus, di mana ia mengoleksi 37 gol pada musim 2019-20.
Catatan ini tentu membantah kritikan dan tudingan bahwa Ronaldo sudah habis. CR7 masih gacor dan jelas masih sanggup mencetak lebih banyak gol.
Harapan Empat Besar Terjaga
Juventus sudah dipastikan tak akan bisa jadi juara Serie A musim 2020-21 ini. Gawatnya mereka juga berpeluang tak akan bisa finis di zona empat besar Serie A.
Sebab saingan mereka cukup banyak. Apalagi selisihnya antar tim tipis-tipis. Bianconeri harus bersaing lawan AC Milan, Atalanta, Napoli, dan Lazio.
Dengan kemenangan lawan Udinese ini, Juventus sekarang mengoleksi 69 poin dari 34 laga. Bianconeri kini nangkring di posisi tiga klasemen sementara Serie A.
Juve punya poin yang sama dari Atalanta, namun cuma kalah selisih gol. Mereka juga punya poin yang sama dengan AC Milan, tapi Rossoneri menempati posisi empat karena selisih gol mereka lebh buruk dari Bianconeri.
Juventus kini unggul dua angka dari Napoli di posisi kelima. Sementara dengan Lazio mereka unggul lima angka, namun tim ibukota itu masih punya tabungan satu laga.
Dengan selisih yang tipis di antara tim-tim ini, persaingan untuk memperebutkan tiga tempat tersisa di zona Liga Champions bakal berlangsung seru. Mungkin siapa saja tim yang berhak mendapat tiket ke Liga Champions baru akan ditentukan hingga pekan terakhir.
Gelar Capocannoniere
Cristiano Ronaldo tak cuma berpeluang untuk mencetak rekor baru. Pemain berusia 36 tahun itu kini punya kans untuk meraih gelar top skor.
Ia sekarang mengoleksi 27 gol di pentas Serie A. Jumlah itu terpaut lima gol dari pesaing terdekatnya yakni bomber Inter Milan, Romelu Lukaku.
Dengan demikian, kans Ronaldo untuk memenangi gelar Capocannoniere alias top skor Serie A makin besar. Dengan empat laga tersisa, akan cukup sulit bagi Lukaku untuk menyalip perolehan gol CR7.
Sementara itu dengan koleksi 27 gol tersebut, Cristiano Ronaldo kini berselisih sembilan gol dari top skor European Golden Boot, Robert Lewandowski. Bomber Bayern Munchen itu sekarang telah mencetak 36 gol. Ronaldo ada di posisi ketiga sementar tempat kedua ditempati superstar Barcelona, Lionel Messi, dengan 28 gol.
(Opta/Sportskeeda/Twitter/Transfermarkt)
Jangan Lewatkan:
3 Alasan Gelar Inter Milan Terasa Begitu Pahit bagi Juventus
Harus Berjuang Amankan Slot Liga Champions, Pengalaman Baru bagi Juventus
Bingung, Bonucci Tidak Tahu Apa yang Salah dari Juventus Musim Ini
Saat Inter Milan Jadi Juara, Juventus Susah Payah Menang di Menit Akhir
Dominasi Juventus Terhenti di Musim Pertamanya, Apa Kata Andrea Pirlo?
Revolusi! Ini Lima Perubahan yang Bisa Terjadi di Juventus Musim Depan
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: Inter Scudetto, Cristiano Ronaldo Tak Ada Lawan
Sportif! Juventus Jadi yang Pertama Ucapkan Selamat pada Inter Milan Usai Raih Scudetto
Juventus Menang dari Udinese, Suara Fans: Ngeselin Gak Sih Lihatnya? Untung Ada Ronaldo!
Man of the Match Udinese vs Juventus: Cristiano Ronaldo
Hasil Pertandingan Udinese vs Juventus: Skor 1-2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




