Pintu Masuk Paling Realistis Jika Mourinho Kembali ke Serie A: Lazio?
Gia Yuda Pradana | 1 September 2025 15:36
Bola.net - Jose Mourinho baru saja berpisah dengan Fenerbahce setelah satu tahun lebih menukangi klub asal Turki. Pemecatan ini memicu spekulasi tentang langkah berikutnya dalam karier sang pelatih.
Di Fenerbahce, Mourinho sebenarnya memiliki catatan yang cukup solid dengan 47 kemenangan dari 62 pertandingan. Namun, kegagalan lolos ke kompetisi Eropa menjadi alasan utama pemecatannya.
Serie A menjadi salah satu destinasi yang realistis untuk Mourinho mengingat sejarah suksesnya bersama Inter Milan dan AS Roma. Pertanyaannya, klub mana yang bisa menjadi tujuan berikutnya sang "Special One"?
Pengalaman Mourinho di Fenerbahce
Mourinho tiba di Turki pada Juli 2024 dan langsung dibebani ekspektasi tinggi. Ia sempat memulai musim dengan performa positif di liga domestik.
Namun, kekalahan dari Benfica di kualifikasi Liga Champions menjadi titik balik yang menentukan. Target yang gagal diraih membuat posisinya rentan.
Meskipun mencatat rasio kemenangan hampir 60 persen, Fenerbahce hanya menempati posisi kedua dan tertinggal jauh dari rival berat, Galatasaray. Keputusan manajemen akhirnya memaksa Mourinho pergi dari klub.
Kejayaan Mourinho di Italia
Serie A menjadi panggung yang memberinya kejayaan besar. Bersama Inter Milan, Mourinho meraih treble pada 2010 dan mencatatkan sejarah penting bagi klub.
Dua musim di San Siro, ia memimpin lebih dari 100 pertandingan dan meninggalkan jejak prestasi yang sulit dilupakan. Pengalamannya di Italia tetap menjadi salah satu pilar kariernya.
Setelah kembali ke Italia bersama AS Roma, Mourinho mempersembahkan gelar UEFA Conference League, gelar Eropa pertama dalam sejarah klub. Kiprah ini menegaskan reputasinya sebagai pelatih yang sukses di tanah Italia.
Kendala Kembali ke Klub Besar
Kembali ke Roma tampak sulit karena kursi pelatih kini ditempati Gian Piero Gasperini. Klub-klub besar lain seperti Inter, Juventus, AC Milan, dan Atalanta juga sudah memiliki pelatih baru.
Napoli masih mempertahankan Antonio Conte sebagai pelatih utama. Hal ini membuat opsi klub papan atas Serie A semakin terbatas bagi Mourinho.
Meskipun ada ikatan emosional dengan Italia, nostalgia saja tidak cukup untuk membuka jalan bagi Mourinho. Ia harus mempertimbangkan klub dengan peluang realistis yang bisa menampungnya.
Lazio, Pintu Masuk Paling Realistis
Lazio muncul sebagai opsi paling realistis di tengah situasi Serie A saat ini. Klub ini tengah menghadapi ketidakstabilan dan membutuhkan sosok berpengalaman di kursi pelatih.
Rivalitas dengan Roma bisa menjadi tantangan, tetapi Lazio belum lama mengganti pelatih sehingga pintu terbuka bagi Mourinho. Klub ini memiliki profil yang cukup besar untuk menarik minat sang "Special One".
Dengan kondisi tersebut, Lazio tampak menjadi satu-satunya klub yang realistis untuk membawa Mourinho kembali ke Italia. Kesempatan ini bisa menjadi petualangan baru sekaligus tantangan besar baginya.
Sumber: Foot Italia
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Allegri Menata Ulang Taktik AC Milan: Leao Pusat Serangan, Nkunku Diposisikan Sesuai Kebutuhan
- AC Milan: Perubahan Taktis Allegri dan Bola Mati Kadi Kunci Kemenangan
- Inter Tersandung, padahal Ditunggu Grande Partita di Markas Juventus
- Inter Milan Kalah, Kecepatan dan Fisik Udinese Jadi Kunci Kemenangan
- Ketika Masalah Lama Inter Milan Kembali Muncul ke Permukaan
- Here We Go Beruntun di Sayap Juventus: Satu Datang, Satu Cabut
- Jack De Bruyne: Kebangkitan Jack Grealish dengan Seragam Everton
- Rodri Bukan Messi, Bukan Jawaban Instan untuk Masalah City
- Kalah Beruntun di Premier League, Apa yang Salah dengan Man City?
- Genoa vs Juventus: Serangan Tumpul, Vlahovic Pastikan Momentum Positif Berlanjut
- Rayo vs Barcelona: Garcia Tembok di Lini Belakang, Yamal Pemain Kunci Blaugrana
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan vs Lecce: Rating Pemain Rossoneri dari Kemenangan Tipis di San Siro
Liga Italia 19 Januari 2026, 07:09
-
Proses Adaptasi di Chelsea Berjalan Cepat
Liga Inggris 19 Januari 2026, 07:00
-
Man of the Match Real Sociedad vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 06:46
-
Man of the Match Milan vs Lecce: Niclas Fullkrug
Liga Italia 19 Januari 2026, 06:38
-
Hasil Real Sociedad vs Barcelona: Berakhirnya Rentetan Kemenangan Blaugrana
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 06:08
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 19 Januari 2026, 11:19
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 19 Januari 2026, 11:19
-
Aksi Magis Lamine Yamal di Anoeta Tak Selamatkan Barcelona dari Kekalahan
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 10:52
-
Paul Scholes vs Lisandro Martinez Memanas, Sindiran Berlanjut Usai Derby Manchester
Liga Inggris 19 Januari 2026, 10:18
-
Jorge Martin Berpotensi Tetap Bela Aprilia di MotoGP 2027, Motor Terbaik Setelah Ducati
Otomotif 19 Januari 2026, 10:10
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 19 Januari 2026, 09:53
-
Kekalahan Perdana Barcelona dalam 12 Laga, Begini Komentar Hansi Flick
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 09:43
-
Sepatu Emas di Tengah Luka: Brahim Diaz Rajai Daftar Top Skor Piala Afrika 2025
Piala Dunia 19 Januari 2026, 09:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48







