Terlalu Cinta, Marchisio Pun tak Bisa Khianati Juventus
Dimas Ardi Prasetya | 3 Juni 2020 21:45
Bola.net - Claudio Marchisio mengaku ia memilih gabung Zenit St Petersburg lantaran ia tak bisa mengkhianati Juventus.
Marchisio adalah pemain didikan akademi Juventus. Ia masuk tim akademi sejak tahun 1993.
Marchisio baru mentas ke tim senior pada tahun 2005. Ia sempat dipinjamkan ke Empoli pada musim 2007-08.
Setelah itu, Marchisio menjadi salah satu pilar penting di lini tengah Bianconeri. Pemain kelahiran 19 Januari itu akhirnya baru meninggakan Juve pada musim panas 2018.
Saat itu ia memilih pindah ke klub Rusia, Zenit. Namun ia cuma bermain sebanyak 15 kali saja bagi klub tersebut sebelum kemudian memutuskan gantung sepatu.
Tak Bisa Khianati Juventus
Claudio Marchisio sempat dikabarkan diminati oleh AC Milan. Ia kemudian ditanya mengapa ia memilih pindah ke luar Italia.
Marchisio mengatakan bahwa ia tak mau mengkhianati Juventus dengan gabung klub lain di Italia. Ia juga tak sampai hati membuat para fans Juventus sakit hati melihatnya memakai seragam tim lain.
“Saya tidak bisa bertahan di Serie A, saya tidak bisa mengkhianati Juventus. Itulah alasan utama,” jelasnya pada sesi Live Instagram, via Football Italia.
“Bukan hanya untuk apa yang Juve dan penggemar mereka berikan kepada saya, tetapi juga untuk apa yang saya alami dengan mereka," seru Marchisio.
Mimpi Main di Luar Negeri
Namun selain itu karena ia juga ingin merealisasikan mimpinya. Ia mengaku ingin bermain di luar negeri.
“Harus juga dikatakan bahwa di dalam diri saya selalu ada keinginan untuk mencoba keberuntungan saya di luar negeri," seru Marchisio.
“Itu adalah pengalaman bagi seluruh keluarga saya, anak-anak saya yang pergi ke sekolah, istri saya. Istri saya tidak punya teman yang bisa mengunjunginya di rumah. Ia tidak berbicara bahasa Rusia," ujarnya.
"Di tim saya berbicara bahasa Inggris dan sedikit bahasa Spanyol karena ada begitu banyak pemain Argentina, tetapi lebih mudah di lapangan: kami berbicara dengan kaki dan kepala kami," tandas Marchisio.
(football italia)
Baca Juga:
- Dembele Berminat ke Italia, Siap Perkuat Juventus
- Bukan Juventus, Justru Roma yang Dalam Posisi Terdepan utuk Boyong Pedro dari Chelsea
- Ibrahimovic Targetkan Comeback Kala Milan Hadapi Juventus
- Manchester City Siap Jegal Juventus untuk Transfer Houssem Aouar
- Klub Paling Bernilai di Dunia: Real Madrid Nomor 1, Barcelona Nomor 3
- Terlalu Tua, Juventus Diminta Tak Datangkan Pedro
- Ingin Ulangi Kesuksesan Sang Bapak, Juventus Incar Marcus Thuram
- Buffon Didorong untuk Terus Bermain Meski Sudah Berusia 43 Tahun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama 6 Gol Roma vs Juventus, Spalletti Akui Puas Sekaligus Kecewa
Liga Italia 2 Maret 2026, 14:30
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 2 Maret 2026, 09:26
LATEST UPDATE
-
Hasil Persebaya vs Persib: 4 Gol Tercipta, 1 Poin Didapat
Bola Indonesia 2 Maret 2026, 22:40
-
Juventus Makin Mantap Permanenkan Jeremie Boga
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:38
-
Juventus Sambut Kembalinya Dusan Vlahovic dari Cedera Panjang
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:31
-
Barcelona vs Atletico Madrid: Peluang 1%, Keyakinan 99%
Liga Spanyol 2 Maret 2026, 21:44
-
Pedri Berani Sesumbar Barcelona Mampu Melakukannya
Liga Spanyol 2 Maret 2026, 21:33
-
Barcelona Melawan Kemustahilan
Liga Spanyol 2 Maret 2026, 21:27
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24













