Yunus Musah dan Sorakan Sumbang di San Siro: Antara Harapan dan Kekecewaan
Gia Yuda Pradana | 18 Maret 2025 14:59
Bola.net - Yunus Musah meninggalkan lapangan dengan sorakan sumbang saat AC Milan menundukkan Como. Pergantian dirinya di babak kedua menutup bulan Maret dengan nada suram.
San Siro, yang biasanya menjadi panggung semangat, justru menjadi saksi kejatuhan mental sang gelandang muda. Degradasi moral ini seakan menjadi pertanda bahwa dia butuh lembaran baru.
Dari laga melawan Lazio hingga Como, namanya lebih sering dikaitkan dengan kekecewaan. Sorakan publik San Siro bahkan menjadi konfirmasi atas periode sulit yang tengah dia alami.
Sorakan yang Menyesakkan
Musah bukan tanpa usaha, tapi publik menuntut lebih dari sekadar kerja keras. Lawan Como, dia menunjukkan intensitas, tetapi juga kegugupan yang berujung pada peluang emas yang terbuang.
Sorakan yang diterimanya terasa berlebihan bagi seorang pemain yang masih terus berjuang, apalagi intensitas dan tekadnya adalah sesuatu yang selama ini justru diharapkan para tifosi.
Namun, sepak bola adalah dunia yang kejam. Kesalahan kecil dapat mengaburkan kerja keras dan San Siro tidak selalu menjadi tempat yang penuh kesabaran.
Gol yang Tak Kunjung Datang
Tekniknya belum selevel dengan gelandang-gelandang top Serie A. Statistik membuktikan, 54 laga Serie A bersama Milan tanpa satu pun gol.
Musah selalu mendekati momen emas, tetapi keberuntungan belum berpihak. Lawan Napoli, dia nyaris mencetak gol, begitu pula saat menghadapi Girona, Verona, dan Bologna.
Peluang selalu datang, tapi namanya tak kunjung muncul di papan skor. Dia menjadi pemain dengan jumlah expected goals tertinggi di Serie A yang belum mencetak gol musim ini.
Senjata Rahasia yang Terlupakan
Di luar kekurangan teknisnya, Musah adalah aset berharga berkat versatilitasnya. Dari gelandang, bek kanan, sayap, hingga gelandang serang, dia selalu siap beradaptasi.
Paulo Fonseca dan Sergio Conceicao telah memanfaatkan fleksibilitasnya dalam berbagai posisi. Namun, tanpa kontribusi konkret, adaptasi ini terasa belum cukup.
Musah masih menjadi teka-teki bagi Milan. Dia punya energi dan determinasi, tetapi belum memberikan dampak nyata di momen-momen krusial.
Istirahat yang Mungkin Membantu
Bulan Maret berakhir dengan catatan pahit, tetapi ada secercah waktu untuk refleksi. Musah akan bergabung dengan Timnas Amerika Serikat di Final Four CONCACAF Nations League.
Dia juga akan mendapatkan jeda saat Milan menghadapi Napoli. Akumulasi kartu membuatnya harus absen, memberi ruang bagi dirinya untuk mengatur ulang mentalitas.
Saat dia kembali, tekanan akan semakin besar. Namun, seperti angin San Siro yang terus berhembus, Musah masih punya waktu untuk mengubah arah kariernya di Milan.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, Sempre Milan
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Santiago Gimenez: Mesin Gol yang Kehabisan Bensin?
- Pergelangan Kaki Bermasalah, Marcus Thuram Menepi dari Medan Perang
- Dusan Vlahovic, Elang Serbia yang Terbelenggu di Juventus
- Medan Pertempuran di Pos Bek Kiri Timnas Indonesia
- Garuda Mengasah Cakar, Socceroos Diwajibkan Siaga
- Misi Sulit di Tanah Australia: Duel Krusial Timnas Indonesia demi Piala Dunia 2026
- Timnas Indonesia yang Menggugah Rasa Hormat
- Benteng Terakhir Garuda: Persaingan Panas di Bawah Mistar Timnas Indonesia
- Bologna Lebih Hidup Tanpa Thiago Motta
- Juventus di Bawah Thiago Motta: Kapal Besar yang Kehilangan Haluan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
LATEST UPDATE
-
Rekor Sempurna Arsenal Jadi Motivasi Hadapi Inter di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:23
-
Inter Milan vs Arsenal: Ketika 'Pedang Italia' Berhadapan dengan 'Perisai Inggris'
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:18
-
Jadwal Siaran Langsung Bodo/Glimt vs Man City Hari Ini, Live Gratis di SCTV!
Liga Champions 20 Januari 2026, 13:59
-
Link Live Streaming Proliga 2026 Matchweek 3 di Vidio Pekan Ini
Voli 20 Januari 2026, 13:43
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








