Gejala Stres, Waspadai Tanda-Tanda Kedutan di Mata Kiri Bawah
Anindhya Danartikanya | 3 Januari 2020 09:30
Bola.net - Tanda kedutan mata kiri bawah kerap kali dikaitkan dengan mitos. Tapi dalam dunia medis, ini bisa menjadi pertanda kondisi tubuh tertentu. Kedutan mata biasanya ditandai dengan pergerakan kelopak mata. Namun, ini sebenarnya tak hanya terjadi di kiri bawah. Tanda kedutan juga dapat muncul pada kelopak mata kanan dan kiri bagian atas atau bawah.
Sering kali tanda kedutan mata kiri bawah datang secara tiba-tiba dan bisa bertahan hingga jangka waktu tertentu. Sebagian orang dapat merasakan matanya berkedut, sedangkan sebagian yang lain hanya merasakan pergerakan yang terlalu kecil untuk disadari.
Tanda kedutan mata kiri bawah dapat terjadi karena beragam sebab. Anda perlu mengenali lebih dalam mengenai kondisi-kondisi apa yang dapat membuat kedutan mata kiri bawah.
Hal ini bertujuan agar Anda mengetahui cara penanganannya, serta kapan kedutan mata merupakan sebuah gejala kondisi kesehatan yang perlu diwaspadai. Berikut penyebab tanda kedutan mata kiri bawah yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
Sedang Mengalami Stres
Kebanyakan penyebab mata kedutan secara tiba-tiba bukanlah hal yang berbahaya dan dapat ditangani dengan mudah. Begitu juga dengan tanda kedutan mata kiri bawah. Salah satu penyebab kedutan mata adalah stres.
Namun, enggak semua orang yang sedang stres akan mengalami kedutan mata. Tetapi bagi beberapa orang stres bisa memicu kondisi tersebut.
Apabila Anda mengalami kedutan mata yang diakibatkan stres, maka perlu melakukan relaksasi. Anda bisa melakukan beberapa latihan teknik pernapasan, yoga, melakukan hobi, menghabiskan waktu dengan orang terkasih, dan lain sebagainya.
Kebiasaan Konsumsi Kafein
Tanda kedutan mata kiri bawah juga bisa diakibatkan konsumsi kafein. Untuk menghindari atau mengatasi kedutan mata, Anda bisa mengurangi konsumsi kopi, teh, coklat, minuman bersoda, dan lain sebagainya.
Minuman lain yang dapat menyebabkan kedutan mata adalah yang beralkohol. Apabila Anda mengonsumsinya, pertimbangkan untuk berhenti.
Mata Kering
Tanda kedutan mata kiri bawah lainnya diakibatkan karena mata kering. Hal ini bisa terjadi secara normal pada orang di atas usia 50 tahun.
Seseorang yang rutin menggunakan komputer atau laptop juga kerap mengalami kondisi ini. Kedutan mata juga dapat terjadi pada seseorang yang mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti antihistamin dan antidepresan.
Penggunaan lensa kontak dan kelelahan juga dapat memicu terjadinya kedutan mata kiri bawah. Apabila Anda mengalami kondisi mata kering, sebaiknya perlu memeriksakan mata ke dokter.
Kelelahan
Kedutan mata juga bisa disebabkan kelelahan. Baik karena kurang tidur atau penyebab-penyebab lainnya. Untuk mengatasinya, cobalah untuk bersantai atau luangkan waktu untuk tidur lebih banyak.
Kelelahan yang spesifik pada mata juga dapat memicu kedutan. Kondisi tersebut dapat diakibatkan oleh gangguan penglihatan yang membutuhkan kacamata atau perubahan ukuran lensa kacamata.
Penggunaan Alat-Alat Elektronik
Tanda kedutan mata kiri bawah juga bisa diakibatkan oleh penggunaan alat-alat elektronik seperti komputer, TV, tablet, atau smartphone secara berlebihan. Untuk mencegah kedutan mata, kamu bisa menerapkan aturan 20-20-20.
Ini merupakan cara mengalihkan pandangan dari layar setiap 20 menit, mengistirahatkan mata dengan melihat benda sejauh minimal 20 kaki (kurang lebih 6 meter), dan selama 20 detik.
Kurang Mendapatkan Nutrisi yang Seimbang
Kedutan mata sebelah kiri bawah juga bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan asupan nutrisi, terutama magnesium. Hal ini yang mungkin juga berpengaruh adalah adanya alergi.
Mata yang mengalami alergi akan membengkak, berair, dan terasa gatal. Biasanya Anda yang merasakan alergi di area mata akan refleks menggosok mata.
Hal ini mengakibatkan zat histamin akan dilepaskan pada jaringan kelopak mata dan air mata. Histamin juga diperkirakan menyebabkan kedutan pada mata.
Hemifacial spasm
Penyebab kedutan mata kiri bawah lainnya yang memerlukan perhatian khusus adalah hemifacial spasm. Kondisi ini dipercaya disebabkan iritasi pada saraf fasialis. Spasme yang muncul sering kali awalnya dirasakan pada salah satu mata, kemudian menyebar pada satu sisi wajah dan menyebabkan kontraksi spontan pada rahang, mulut, pipi, bahkan leher.
Benign essesntial blepharospasm
Terdapat penyebab lain yang mengakibatkan kedutan mata dalam jangka waktu lama, dan perlu diketahui, karena penyebab ini membutuhkan perhatian khusus. Salah satunya adalah benign essential blepharospasm.
Kondisi ini menggambarkan kelainan saraf yang jarang dan menyebabkan spasme dan kontraksi otot di sekitar mata. Kondisi ini biasanya terjadi pada usia di atas 30 tahun dan lebih sering terjadi pada wanita daripada pria.
Mereka dengan kondisi ini akan sering berkedip dan kedutan pada mata yang dapat dipicu oleh stres, kelelahan, angin, cahaya, atau polusi udara. Benign essential blepharospasm biasanya bersifat genetik. Jika kondisi ini dibiarkan, dapat terjadi perburukan.
Apabila beberapa waktu belakangan Anda merasakan kedutan pada mata, cobalah untuk memikirkan apa saja kemungkinan penyebabnya. Bisa saja kedutan mata yang Anda alami diakibatkan karena kurang tidur, stres, atau terlalu banyak mengonsumsi kafein atau minuman beralkohol.
Apabila penyebab tanda kedutan mata kiri bawah ada di antaranya, maka sebaiknya segera mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Kalau kedutan mata tidak juga membaik, kamu bisa mencoba konsultasikan keluhan ini dengan doketr untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Waktu yang Tepat untuk Memeriksakan Kedutan Mata
Apabila Anda mengalami kondisi seperti kedutan mata terjadi selama beberapa minggu dan terjadi terus-menerus, kelopak mata tertutup sepenuhnya saat berkedut dan sulit membukanya, mata merah, bengkak, berair, hingga keluar cairan seperti nanah.
Kedutan mata hingga menutupi mata sepenuhnya, tidak hanya di mata, kedutan juga terjadi di bagian wajah yang lain. Apabila kamu mengalami kondisi-kondisi tersebut dalam jangka waktu lama, berat, dan sangat mengganggu, kemungkinan itu bukanlah gejala normal, melainkan pertanda penyakit lain yang lebih berat dan perlu segera memeriksakan diri ke dokter.
Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Nisa Mutia Sari/Editor: Nanang Fahrudin/Dipublikasi: 1 Januari 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tragedi Kebakaran Terra Drone: 22 Tewas, Polisi Soroti Minimnya Akses Evakuasi Gedung
News 10 Desember 2025, 12:53
-
Lawan Hoaks dan AI Nakal! Liputan6 Connect Bagi Resep Rahasia di SAE Indonesia
News 27 November 2025, 11:18
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



