Waspadai Makanan Penyebab Perut Kembung, Jangan Dikonsumsi Berlebihan
Anindhya Danartikanya | 11 Maret 2020 16:15
Bola.net - Perut kembung bisa dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Perut kembung merupakan sensasi adanya tekanan berlebih dari dalam perut. Masalah tersebut dapat disebabkan oleh berbagai hal sederhana seperti merokok, minum dengan menggunakan sedotan, makan terlalu cepat, dan lain sebagainya.
Pada dasarnya perut kembung disebabkan terlalu banyak gas dalam saluran cerna dan karena asupan garam berlebih. Asupan garam berlebih dapat menyebabkan cairan menumpuk atau tertahan, sehingga perut menjadi kembung.
Ketika ini terjadi, perut akan terasa penuh, kencang, dan tidak nyaman. Ketika kondisi perut bergas, dampaknya akan membuat Anda lebih banyak bersendawa atau bahkan buang angin. Tentunya kondisi ini sangat mengganggu.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui makanan penyebab perut kembung yang perlu dikurangi atau bahkan ditinggalkan. Berikut makanan penyebab perut kembung yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
Jenis Sayuran Tertentu
Makanan penyebab perut kembung pertama adalah sayuran. Beberapa orang kerap kesulitan untuk mencerna sayuran. Kondisi inilah yang menyebabkan perut menjadi kembung.
Ada beberapa jenis sayuran yang menyebabkan perut kembung adalah sayuran jenis kubis-kubisan seperti brokoli, kembang kol, wortel, kale, dan asparagus. Ini dikarenakan sayuran ini memiliki kandungan raffinose.
Raffinose merupakan gula yang sulit untuk dicerna di lambung dan baru dapat dicerna saat mencapai usus besar. Kamu bisa tetap mengonsumsi sayuran favorit tersebut dengan mengunyahnya secara perlahan hingga benar-benar halus.
Buah-buahan
Selain sayuran, ternyata buah-buahan juga menjadi penyebab perut kembung. Ada beberapa jenis buah yang dapat menyebabkan perut kembung seperti apel, nanas, pir, anggur, dan mangga.
Buah-buah tersebut memiliki kandungan fruktosa (gula buah) dan sorbitol (gula alkohol) di dalamnya. Jenis gula tersebut lambat diserap di saluran pencernaan, sehingga mudah menimbulkan gas di dalam perut dan membuat perut menjadi kembung.
Produk Olahan Susu
Produk olahan susu juga menjadi salah satu makanan penyebab perut kembung. Hal ini sering terjadi bagi mereka yang mengalami intoleransi laktosa, di mana tubuhnya kekurangan enzim laktosa (yang dapat memecah gula di dalam tubuh).
Kandungan laktosa pada produk makanan tersebut tidak dapat dicerna dengan baik pada penderita intoleransi latosa, laktosa menumpuk dan meningkatkan produksi gas dalam saluran cerna. Beberapa produk olahan susu seperti keju, susu, mentega, dan yogurt. Apabila ingin tetap mengonsumsi asupan tersebut, Anda bisa menggantinya dengan yang bebas laktosa.
Makanan Berlemak
Makanan penyebab perut kembung selanjutnya adalah makanan berlemak. Makanan berlemak meninggalkan lambung paling lama dibandingkan karbohidrat dan protein. Hal ini dikarenakan makanan berlemak sulit dicerna. Oleh karena itu, makanan berlemak dapat menyebabkan perut kembung.
Junk Food
Junk food merupakan makanan tinggi kadar lemak, kadar gula, dan kadar garam. Jenis makanan ini juga dapat menyebabkan perut kembung.
Gula dan Pemanis Buatan
Makanan penyebab perut kembung berikutnya adalah yang mengandung gula dan pemanis buatan. Pemanis buatan sulit untuk diolah dan diserap sempurna di saluran pencernaan. Hal ini dapat menimbulkan perut kembung.
Cokelat
Makanan penyebab perut kembung lainnya adalah cokelat. Jenis makanan ini dapat meningkatkan peregangan di lambung, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan produksi asam lambung.
Gandum
Serat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk menjaga saluran pencernaan, mengatur gula darah dan kadar kolesterol. Namun, serat juga dapat menyebabkan pembentukan gas.
Biji-bijian seperti gandum dan oat dikenal kaya akan kandungan serat, rafinosa, dan pati. Ternyata, beras merupakan satu-satunya gandum yang tidak memicu timbulnya gas.
Kacang-kacangan
Kacang-kacangan juga menjadi pemicu hadirnya gas di perut. Hal ini dikarenakan kacang mengandung banyak rafinosa, yaitu gula kompleks yang membuat tubuh kesulitan mencerna.
Rafinosa akan melewati usus kecil menuju usus besar, di mana bakteri akan memecahnya, menghasilkan hydrogen, karbon dioksida, dan gas metana yang keluar melalui rektum (bagian akhir dari usus besar).
Apabila kamu tetap ingin mengonsumsi kacang-kacangan, kamu dapat mengonsumsi suplemen Beano terlebih dahulu. Merendam kacang semalaman juga dapat membantu mengurangi gas.
Bawang Merah
Bawang merah mengandung gula alami yang disebut fruktosa. Sama seperti rafinosa dan sorbitol, fruktosa juga berkontribusi memicu gas dalam perut.
Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Nisa Mutia Sari/Editor: Fadila Adelin/Dipublikasi: 14 Februari 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tragedi Kebakaran Terra Drone: 22 Tewas, Polisi Soroti Minimnya Akses Evakuasi Gedung
News 10 Desember 2025, 12:53
-
Lawan Hoaks dan AI Nakal! Liputan6 Connect Bagi Resep Rahasia di SAE Indonesia
News 27 November 2025, 11:18
LATEST UPDATE
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






