Harga Pangan Jelang Nataru Mulai Terkendali, Cabai Berangsur Turun dan Beras Tetap Aman
Asad Arifin | 24 Desember 2025 16:43
Bola.net - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, perkembangan harga bahan pokok menjadi perhatian publik. Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog memastikan harga komoditas utama, termasuk cabai serta beras medium dan premium, masih berada dalam kondisi terkendali dan sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah selama periode Nataru.
Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyampaikan bahwa harga cabai menunjukkan tren penurunan. Kondisi ini terlihat dari pantauan langsung di pasar, setelah sebelumnya sempat melonjak cukup tinggi.
"Ini sudah mulai turun, kemarin cabai ada yang Rp 80.000 per kilogram (kg), sudah turun sekarang. Tadi kita lihat antara Rp 40.000 sampai Rp 50.000 per kg. Sebenarnya masih bagus, sudah mulai turun harga cabai," kata Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa usai meninjau harga pangan di Pasar Rawamangun Jakarta. Dikutip dari Antara, Rabu (24/12/2025).
Ketut menjelaskan, secara nasional produksi cabai berada dalam kondisi melimpah. Hal tersebut didukung kerja sama yang intens antara pemerintah, Kementerian Pertanian, serta para petani di berbagai sentra produksi.
Menurutnya, fluktuasi harga cabai yang terjadi belakangan lebih dipicu oleh faktor cuaca. Curah hujan yang tinggi menghambat proses panen sehingga pasokan ke pasar sempat tersendat, meski stok nasional sebenarnya mencukupi.
Untuk menjaga ketersediaan, pemerintah juga menambah pasokan dengan mendatangkan hampir 40 ton cabai rawit merah dari Bener Meriah, Aceh. Tambahan suplai ini diarahkan ke pasar-pasar utama di wilayah konsumsi, termasuk Jakarta.
Langkah tersebut dinilai mulai membuahkan hasil. Harga cabai yang sebelumnya menyentuh Rp 80.000 per kilogram kini bergerak turun ke kisaran Rp 40.000 hingga Rp 50.000 per kilogram.
Meski demikian, Ketut mengakui di sejumlah titik harga cabai rawit masih relatif tinggi. Namun secara umum, pergerakan harga di pasar bersifat variatif dan rata-rata menunjukkan tren penurunan seiring meningkatnya pasokan.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih cermat dalam berbelanja, karena perbedaan harga bisa terjadi antar pasar, termasuk pada komoditas lain seperti telur ayam ras.
"Kayak telur, di sini Rp 30.000 per kg, di situ Rp 32.000 per kg, di sana Rp 31.000 per kg. Jadi pintar-pintar untuk bergerak, untuk melihat," ucapnya.
Ketut menambahkan, cabai merupakan komoditas yang mudah rusak sehingga harga sangat sensitif terhadap cuaca, distribusi harian, dan volume pasokan yang masuk ke pasar. Kenaikan harga sesaat, kata dia, tidak serta-merta menandakan kelangkaan barang.
Ia mengajak masyarakat melihat pergerakan harga cabai dalam konteks rata-rata tahunan. Saat pasokan melimpah, harga cabai bahkan bisa turun hingga kisaran Rp 20.000 sampai Rp 25.000 per kilogram.
Harga Beras SPHP
Di sisi lain, harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dipastikan tetap sesuai ketentuan Bapanas, yakni Rp 12.500 per kilogram. Tidak ditemukan kenaikan harga, bahkan di beberapa daerah seperti Surabaya, Jawa Timur, harga sempat tercatat lebih rendah, sekitar Rp 62.000 per kemasan lima kilogram.
Namun, Bulog menemukan adanya pelanggaran harga pada komoditas Minyakita di Pasar Rawamangun. Minyak goreng tersebut dijual Rp 16.000 per liter, melebihi HET yang ditetapkan sebesar Rp 15.700 per liter, dan telah diserahkan kepada Satgas Pangan untuk ditindaklanjuti.
Selain itu, ditemukan pula harga telur ayam ras yang dijual Rp 32.000 per kilogram, melampaui batas maksimal Rp 30.000 per kilogram. Pedagang diminta segera melakukan penyesuaian sesuai aturan.
Rizal menegaskan seluruh temuan di lapangan telah diserahkan sebagai barang bukti kepada Satgas Pangan untuk dilakukan penindakan tegas, demi menjaga stabilitas harga dan meringankan beban masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.
Ia menambahkan, Bulog bersama para pemangku kepentingan pangan akan terus melakukan pemantauan dan operasi pasar secara berkelanjutan agar harga kebutuhan pokok tetap stabil, terjangkau, dan sesuai HET di seluruh wilayah Indonesia.
Sumber: Liputan6/Yacob Billiocta
Baca Ini Juga:
Kiai Ma'ruf Amin Mundur dari MUI: Pilih Istirahat demi Regenerasi Ulama
11 OTT Sepanjang 2025: KPK Ungkap Sisi Gelap Layanan Publik hingga Jual Beli Jabatan
Dugaan Ijazah Palsu Menjerat Wagub Bangka Belitung Hellyana, Status Tersangka Ditetapkan Bareskrim
Kapan Cuti Bersama Desember 2025: Libur Natal dan Tahun Baru 2026
Lowongan Kerja Astra Otoparts di Jakarta: Peluang Karier di Raksasa Otomotif
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apakah Ada Kenaikan Gaji PNS 2026? Ini Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
News 2 Januari 2026, 09:48
-
Lowongan Kerja Shopee Indonesia: Posisi Campaign Marketing Entry Level
News 31 Desember 2025, 20:42
-
Datang ke Sidang Cerai dengan Ekspresi Tenang, Atalia Praratya: Mohon Doanya Saja
News 31 Desember 2025, 20:38
-
Mendagri Pastikan Pemerintah Berikan Segalanya untuk Penanganan Bencana
News 31 Desember 2025, 15:45
LATEST UPDATE
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



