Jadwal Prabowo Subianto Berpidato di Sidang Umum PBB
Asad Arifin | 21 September 2025 15:55
Bola.net - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menjadi pembicara ketiga dalam sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB pada Selasa, 23 September 2025. Ia akan menyampaikan pidato setelah Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Prabowo tiba di New York, Amerika Serikat, pada Sabtu (20/9/2025). Kehadirannya menandai dimulainya rangkaian kunjungan kerja untuk menghadiri Sidang Majelis Umum PBB ke-80. Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Presiden, pesawat yang membawa Prabowo mendarat di Bandara Internasional John F. Kennedy sekitar pukul 16.50 waktu setempat.
Setibanya di New York, Prabowo langsung menuju hotel tempatnya bermalam. Dalam perjalanan dinas ini, ia didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Teddy menegaskan bahwa Prabowo memang dijadwalkan tampil sebagai pembicara ketiga dalam sidang PBB.
"Sesuai jadwal yang diterima, Presiden Prabowo akan menyampaikan pidato pada urutan ketiga pada sesi Debat Umum PBB pada 23 September 2025, setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat," ungkap Teddy.
Tegaskan Eksistensi Indonesia di Forum Tertinggi PBB
Menurut Teddy, Sidang Majelis Umum tahun ini menjadi momentum penting bagi Indonesia. Selain kembali menunjukkan eksistensinya di forum tertinggi PBB, Indonesia juga akan mempertegas posisinya sebagai pemimpin negara-negara Global South.
"Sidang Majelis Umum tahun ini menjadi momentum penting bagi Indonesia, tidak hanya untuk kembali tampil di level tertinggi pada forum PBB, namun juga untuk menegaskan posisi Indonesia sebagai pemimpin Global South yang konsisten menyuarakan agenda reformasi tata kelola dunia agar lebih adil dan inklusif," tutur Teddy.
Forum internasional ini akan menjadi sarana bagi Indonesia untuk memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang sekaligus memperkuat posisi diplomasi di panggung global.
Sebagai catatan, kehadiran Prabowo di Sidang Umum PBB kali ini menjadi yang pertama bagi seorang Presiden Indonesia dalam satu dekade terakhir. Pada periode sebelumnya, Presiden ketujuh RI, Joko Widodo, biasanya mengutus Wakil Presiden atau Menteri Luar Negeri untuk hadir mewakili Indonesia.
Disadur dari Liputan6.com: Lizsa Egeham, 21 September 2025
Baca Ini Juga:
RUU Perampasan Aset Masuk Prolegnas Prioritas 2025 dan 2026
Istana Minta Maaf, Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi
Harga Minyak Anjlok Lagi, Kenapa?
Potensi Konflik Baru antara Israel dan Iran
KPK Ingatkan Prabowo Tentang Aturan Larangan Rangkap Jabatan Usai Putusan MK
EMTEK Masuk Daftar Fortune Indonesia 100: Indonesia's Biggest Companies 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
News 5 Januari 2026, 09:11
-
Waspada Superflu H3N2! Dinkes DKI Minta Warga Perketat Pertahanan Diri dengan PHBS
News 4 Januari 2026, 15:41
-
Apakah Ada Kenaikan Gaji PNS 2026? Ini Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
News 2 Januari 2026, 09:48
-
Lowongan Kerja Shopee Indonesia: Posisi Campaign Marketing Entry Level
News 31 Desember 2025, 20:42
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










