Satgas PASTI Blokir 776 Entitas Investasi dan Pinjol Ilegal dengan Modus yang Meresahkan Masyarakat
Serafin Unus Pasi | 15 November 2025 18:28
Bola.net - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) kembali memblokir 776 entitas dan aktivitas keuangan ilegal. Sebagian besar merupakan pinjaman online (pinjol) ilegal.
Satgas PASTI memblokir 611 entitas pinjol ilegal yang tersebar di berbagai situs dan aplikasi. Selain itu, diblokir juga 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri) yang berpotensi merugikan masyarakat dan melanggar ketentuan perlindungan data pribadi.
"Selain itu, Satgas PASTI juga memblokir 69 tawaran investasi ilegal terkait indikasi penipuan," seperti dikutip dari keterangan resmi Satgas PASTI, Sabtu (15/11/2025).
Beberapa modus yang digunakan dalam penawaran investasi ilegal ini antara lain meniru atau menduplikasi nama produk, situs, maupun media sosial milik entitas yang telah berizin. Tujuannya adalah untuk melakukan penipuan (impersonation), penipuan berkedok penawaran kerja paruh waktu, serta penipuan dalam berbagai bentuk penawaran investasi.
Kementerian Agama juga turut berperan dengan melakukan patroli siber untuk mengawasi konten di media sosial terkait ibadah umrah. Patroli ini mencakup penawaran umrah backpacker, jual beli visa umrah, dan penjualan SISKOPATUH untuk umrah atau haji mandiri yang dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019.
"Dengan demikian, saat ini pelaksanaan patroli siber untuk Satgas PASTI telah didukung oleh Kementerian Komunikasi Digital RI, Kepolisian Negara RI, BSSN, dan Kementerian Agama RI," seperti dikutip.
Satgas PASTI Blokir 14 Ribu Entitas Ilegal
Pencapaian hingga pertengahan November 2025 ini menambah panjang daftar entitas keuangan ilegal yang telah diblokir oleh OJK dan Satgas PASTI sejak 2017.
Hingga 12 November 2025, Satgas PASTI telah menghentikan 14.005 entitas keuangan ilegal. Angka ini terdiri dari 1.882 entitas investasi ilegal, 11.873 entitas pinjol ilegal/pinpri, dan 251 entitas gadai ilegal.
Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyoroti bahwa perempuan Indonesia menjadi kelompok yang paling banyak terjebak dalam penipuan keuangan digital, terutama melalui pinjol ilegal dan skema penipuan daring.
"Siapa kelompok yang paling banyak terkena penipuan-penipuan secara online? Bisa nebak enggak? Perempuan, betul ya,” ujar Friderica dalam acara Penganugerahan Pemenang Perempuan Jagoan Pencari Cuan (PUJAAN) Vol. 4 yang digelar Bukalapak, Selasa (21/10/2025).
Dapat Teror
Friderica menceritakan sejumlah kisah tragis korban perempuan yang menjadi sasaran pinjol ilegal. Beberapa dari mereka bahkan mengalami keputusasaan akibat tekanan dan rasa malu dari teror yang dilakukan oleh para penagih.
Menurutnya, banyak perempuan menjadi korban karena rendahnya literasi keuangan dan kesulitan membedakan antara layanan yang legal dan ilegal. Kasus pinjol ilegal sering kali berawal dari kebutuhan dana untuk keluarga atau anak, namun berujung pada jeratan bunga tinggi dan intimidasi.
"Kasus-kasus pinjol ilegal, itu yang banyak kena juga perempuan. Padahal perempuan itu kalau pinjam pasti buat kebutuhan keluarga, kebutuhan anak,” tuturnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
CPNS 2026: Syarat Pendaftaran dan Waspada Hoaks yang Mengintai
News 6 Januari 2026, 21:54
-
Stiker Presiden di WhatsApp, Bisa Dipidana? Ini Penjelasan Menteri Hukum
News 6 Januari 2026, 21:46
-
Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
News 5 Januari 2026, 09:11
-
Waspada Superflu H3N2! Dinkes DKI Minta Warga Perketat Pertahanan Diri dengan PHBS
News 4 Januari 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

