Situs Gunung Padang Terbukti Lebih Tua dari Piramida Mesir
Asad Arifin | 1 Desember 2025 14:18
Bola.net - Tim peneliti akhirnya memastikan bahwa Situs Megalitikum Gunung Padang memiliki sejarah jauh lebih panjang dari yang selama ini diperkirakan. Struktur punden berundak yang berada di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tersebut diketahui telah dibangun sejak sekitar 6.000 Sebelum Masehi (SM).
Ketua Tim Peneliti dan Pemugaran Situs Megalitikum Gunung Padang, Ali Akbar, menjelaskan bahwa timnya mengambil berbagai sampel dari sejumlah titik ekskavasi yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir.
"Sampel yang diteliti dan diuji termasuk kandungan karbon yang diambil dari teras kelima tepatnya di kedalaman empat meter di bawah permukaan situs, sehingga diketahui usia dari struktur terluar yang dapat dilihat usianya berapa tahun,” katanya, Minggu (30/11/2025).
Dalam proses penelitian, tim juga menemukan struktur fondasi berupa bebatuan berbentuk bulat di kedalaman serupa. Menariknya, batuan tersebut tidak memanjang seperti dugaan awal, tetapi berbentuk persegi lima bulat dengan susunan yang rapi.
Peneliti menyimpulkan bahwa susunan bebatuan itu merupakan fondasi utama yang menjadi dasar pembangunan situs. Temuan tersebut sekaligus menguatkan dugaan bahwa Gunung Padang dibangun secara bertahap, melewati sejumlah periode konstruksi yang berbeda.
Lebih Tua dari Piramida Giza
Hasil uji laboratorium mengungkap fakta besar: Situs Megalitikum Gunung Padang sudah berdiri sejak 6.000 SM, menjadikannya jauh lebih tua dibandingkan Piramida Giza di Mesir yang dibangun sekitar 2.500 SM.
“Pembangunan situs ini dilakukan secara bertahap sampai di akhir yang dapat kita lihat saat ini, setelah fondasi terbentuk dilanjutkan dengan pembangunan struktur di atasnya dan seterusnya," kata dia.
Setelah memastikan usia situs, penelitian kini berlanjut ke tahap pemugaran awal. Langkah ini termasuk memperbaiki susunan batu yang bergeser akibat faktor alam. Pemugaran berskala besar juga telah dijadwalkan berlangsung pada awal 2026.
"Pada Desember ini akan dilakukan pemugaran awal, termasuk mengembalikan batu yang bergeser atau rusak ke posisi awal, sedangkan di awal tahun akan dilakukan pemugaran dengan skala besar," ujarnya.
Sumber: Liputan6
Baca Ini Juga:
- Mengapa Banjir Sumatera Belum Berstatus Bencana Nasional?
- BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca untuk Turunkan Curah Hujan di di Sumatra Utara dan Aceh
- Cara Mudah Cek BLT Rp 900 Ribu Periode Oktober-Desember 2025
- Momen Hangat di Istana: Presiden Prabowo Sambut Ratu Maxima dalam Misi Khusus soal Kesehatan Keuangan
- 5 Orang yang Diberi Rehabilitasi oleh Presiden Prabowo: Dari Guru di Luwu Utara hingga Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apakah Ada Kenaikan Gaji PNS 2026? Ini Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
News 2 Januari 2026, 09:48
-
Lowongan Kerja Shopee Indonesia: Posisi Campaign Marketing Entry Level
News 31 Desember 2025, 20:42
-
Datang ke Sidang Cerai dengan Ekspresi Tenang, Atalia Praratya: Mohon Doanya Saja
News 31 Desember 2025, 20:38
-
Mendagri Pastikan Pemerintah Berikan Segalanya untuk Penanganan Bencana
News 31 Desember 2025, 15:45
-
Klarifikasi BPBD Sumut Soal Kontainer Bantuan Aceh yang Viral: Ada Kesalahpahaman Informasi
News 31 Desember 2025, 15:29
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37














