Tour de Singkarak: PSN Akui Kekalahan
Editor Bolanet | 8 Juni 2012 23:10
- Etape kelima Tour de Singkarak tidak berpihak pada Polygon Sweet Nice. Menempuh rute sepanjang 149 km dari Padang Panjang menuju Singkarak, Jumat (8/6/2012), hampir seluruh pebalap Polygon Sweet Nice berada di rombongan terakhir atau rombongan ketiga.
Manajer Tim Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo mengakui hasil etape kelima tadi sore tidak terlalu bagus. Masalahnya anak didiknya harus berhadapan dengan rute tanjakan. Selain itu balapan dimulai pukul 14.00 dan finis pukul 19.00 WIB.
”Ini balapan yang aneh. Tidak masalah balapan dimulai pukul 14.00, tetapi tidak sesuai kebiasaan dan kultur di Indonesia,” ungkapnya petang tadi selepas finis. Saya tidak mencari alasan atas hasil hari ini. Tetapi start terlalu sore tidak terlalu bagus bagi pebalap, karena waktu istirahat terlalu singkat,” sambungnya.
Pada balapan etape kelima ini, dimenangi Hamid Shirisisan dari Suren Uzbekistan, dengan catatan waktu, 3 jam 46 menit dan 54 detik, disusul Oscar Puyol Munoz dari Azad dengan waktu yang sama. Hasil ini tidak mengubah hasil untuk klasemen perorangan. Di mana Munoz masih kukuh di puncak klasemen dengan total waktu, 15.39.50.
Harijanto menambahkan, balapan etape kelima cukup banyak menguras energi. ”Tetapi sejak awal saya tidak meminta anak-anak harus menang. Bukan berarti kita menyerah atau melepas ajang ini,” ungkapnya.
Dia menegaskan komposisi pebalapnya rata-rata dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasonal (PON) XVIII/ 2012 September nanti. Sementara pada balapan di PON nanti rute yang dilombakan tidak ada tanjakan.
”Tentu persiapan yang kita miliki fokus terhadap PON nanti, karena mayoritas pebalap kami masuk tim PON. Kami tidak ingin mengganggu konsentrasi mereka,” tegasnya. Dengan dua etape tersisa, etape keenam dan tujuh, harapan berikutnya tetap berlomba semaksimal mungkin. (psn/kny)
Manajer Tim Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo mengakui hasil etape kelima tadi sore tidak terlalu bagus. Masalahnya anak didiknya harus berhadapan dengan rute tanjakan. Selain itu balapan dimulai pukul 14.00 dan finis pukul 19.00 WIB.
”Ini balapan yang aneh. Tidak masalah balapan dimulai pukul 14.00, tetapi tidak sesuai kebiasaan dan kultur di Indonesia,” ungkapnya petang tadi selepas finis. Saya tidak mencari alasan atas hasil hari ini. Tetapi start terlalu sore tidak terlalu bagus bagi pebalap, karena waktu istirahat terlalu singkat,” sambungnya.
Pada balapan etape kelima ini, dimenangi Hamid Shirisisan dari Suren Uzbekistan, dengan catatan waktu, 3 jam 46 menit dan 54 detik, disusul Oscar Puyol Munoz dari Azad dengan waktu yang sama. Hasil ini tidak mengubah hasil untuk klasemen perorangan. Di mana Munoz masih kukuh di puncak klasemen dengan total waktu, 15.39.50.
Harijanto menambahkan, balapan etape kelima cukup banyak menguras energi. ”Tetapi sejak awal saya tidak meminta anak-anak harus menang. Bukan berarti kita menyerah atau melepas ajang ini,” ungkapnya.
Dia menegaskan komposisi pebalapnya rata-rata dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasonal (PON) XVIII/ 2012 September nanti. Sementara pada balapan di PON nanti rute yang dilombakan tidak ada tanjakan.
”Tentu persiapan yang kita miliki fokus terhadap PON nanti, karena mayoritas pebalap kami masuk tim PON. Kami tidak ingin mengganggu konsentrasi mereka,” tegasnya. Dengan dua etape tersisa, etape keenam dan tujuh, harapan berikutnya tetap berlomba semaksimal mungkin. (psn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pesepeda Junior Sukses Harumkan Nama Indonesia di Turki
Olahraga Lain-Lain 5 Maret 2022, 14:18
-
Pebalap Nasional, Influencer, Hingga Selebgram Ramaikan Balap Sepeda di Manado
Lain Lain 2 Februari 2022, 19:44
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












