17 Tahun Kemudian: Marc Marquez-Pol Espargaro Tak Menyangka Jadi Tandem Lagi
Anindhya Danartikanya | 24 Februari 2021 09:23
Bola.net - Duet pembalap Repsol Honda MotoGP, Marc Marquez dan Pol Espargaro, mengaku sama-sama tak menyangka bakal dipertemukan lagi dalam naungan tim yang sama, setelah pernah setim di Kejuaraan Catalan pada 2004 lalu. Hal ini mereka sampaikan dalam video presentasi tim yang dirilis pada Senin (22/2/2021) lalu.
Marquez dan Espargaro sangat dikenal dengan rivalitas sengit mereka di Moto2 pada 2011 dan 2012. Kala itu, mereka bersaing sengit memperebutkan gelar dunia. Namun, sejarah hubungan mereka justru sudah dimulai sejak lama, saat mereka bertandem di kejuaraan junior, di bawah naungan tim RACC Impala.
Kala itu, Marquez berusia 11 tahun, sementara Espargaro berusia 13 tahun, dan sama-sama baru merintis karier di ajang road race. "Saya pertama kali bertemu Marc di kategori balap untuk pembalap yang masih sangat muda bersama Conti. Itu pertama kalinya ia naik road bike, dan kurang lebih saya juga sama," kisah Espargaro.
Rivalitas di Moto2 Paling Berkesan

"Kala itu, saya sedikit lebih tua darinya. Jadi, pengalaman saya agak lebih banyak darinya. Tapi kami berdua kala itu sama-sama masih sangat kecil. Saya sangat ingat itu sebagai momen-momen yang menyenangkan. Saya dan Marc sangat menikmati semua pertarungan kami, terutama di Moto2," lanjut juara dunia Moto2 2013 ini.
Duel sengit Marquez vs Espargaro yang paling diingat orang adalah Moto2 Catalunya 2012, di mana mereka sempat bertabrakan. Namun, Espargaro justru lebih ingat Seri Portugal. "Saya ingat semua duel kami, salah satunya di Estoril, saat saya kalah dan saya harus puas finis kedua. Tapi saya sangat menikmatinya," ungkap Polyccio.
Marquez pun menyatakan salah satu hal unik dari pertemuan keduanya pada 2004 adalah mereka sama-sama naik motor Honda. Ia pun mengakui kala itu Espargaro lebih berpengalaman darinya, hingga sukses merebut gelar Kejuaraan Catalan. Namun, hasil Marquez sendiri juga sama sekali tak buruk.
Jalani Karier Sendiri-Sendiri Sejak 2005
"Saat saya masih berusia 11 tahun, itu pertama kali kami jadi rekan setim, yakni di RACC Impala dengan Honda. Kala itu, kami turun di Kejuaraan Catalan. Ia jadi juara sementara saya jadi runner up atau duduk di peringkat ketiga, saya tidak ingat. Itu musim perdana saya di 125cc, sementara baginya itu musim kedua," ujar Marquez.
"Kemudian, kami dipindahkan ke tim lain bersama, di RACC Caja Madrid, tapi ia naik ke Kejuaraan Spanyol, sementara saya masih di Kejuaraan Catalan. Sejak itu, kami menjalani karier dengan jalan sendiri-sendiri walau balapan di trek yang sama dengan hasil balap yang cukup mirip pula bersama tim-tim berbeda," lanjutnya.
Delapan kali juara dunia ini pun mengaku, jika mengingat masa-masa mereka bertandem, ia sama sekali tak menyangka bisa bertandem lagi dengan Espargaro, di tim paling prestisius dalam sejarah MotoGP. "Saya tak pernah membayangkan, usai jadi tandem Pol saat masih berusia 11 tahun, kini saya berusia 28 dan kembali setim dengannya," pungkasnya.
Sumber: Honda Racing Corporation
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
Hanya Boleh Naik Motor 30 Menit, Marc Marquez Sebut Menang Target Tak Realistis
Para Tokoh MotoGP Ramai-Ramai Ucapkan Duka Cita untuk Mendiang Fausto Gresini
Fausto Gresini Meninggal Dunia, Pertamina Mandalika SAG Team Moto2 Tunda Peluncuran Skuad
MotoGP Berduka, Fausto Gresini Meninggal Dunia Akibat Covid-19
Disebut Tak Tahu Terima Kasih, Marc Marquez Tanggapi Kritik dr. Claudio Costa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



