4 Bukti Honda Tabuh Genderang Perang pada Marc Marquez
Anindhya Danartikanya | 7 Juli 2020 16:08
Bola.net - Honda Racing Corporation (HRC) selama setengah tahun terakhir mencuri perhatian dengan banyak kehebohan yang terjadi di dalam garasi mereka, diawali dengan keputusan Jorge Lorenzo yang mendadak ingin pensiun dari MotoGP pada akhir 2019.
HRC juga kembali membuat heboh dengan menunjuk Alex Marquez sebagai pengganti Lorenzo, hanya empat hari setelah Lorenzo menggelar jumpa pers soal keputusannya pensiun. Padahal, tadinya HRC serius mempertimbangkan Johann Zarco.
HRC juga kembali bikin banyak orang menoleh setelah memberikan kontrak baru berdurasi empat tahun kepada Marc Marquez pada awal tahun ini, yang diakui Marquez sendiri cukup mengejutkan.
Kontrak baru ini pun membuat Marquez senang karena dirinya merasa mendapat kepercayaan dari tim paling prestisius dalam sejarah MotoGP. Namun, ia sendiri juga tak menyangka, bahwa beberapa bulan kemudian situasi di timnya menjadi kelam.
Ada beberapa langkah HRC yang dinilai justru akan membuat Marquez merasa tak lagi didengarkan oleh timnya, dimulai dari kabar kedatangan Pol Espargaro untuk musim 2021.
Berikut empat bukti HRC telah menabuh genderang perang kepada Marc Marquez, rider yang membela mereka sejak 2013 dan mempersembahkan enam gelar dunia kepada mereka selama tujuh musim terakhir.
Gaet Rival Sengitnya di Moto2

HRC diketahui melirik Pol Espargaro pada awal tahun ini, setelah Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, menyebut Espargaro memiliki segala standar rider yang dibutuhkan Honda, salah satunya adalah gaya balapnya yang agresif seperti Marquez.
Uniknya, Espargaro adalah rival sengit Marquez sejak anak-anak, terutama saat mereka masih turun di Moto2 pada 2011 dan 2012. Saat masih berkompetisi di kelas tersebut, keduanya kerap bertarung sengit memperebutkan kemenangan dan gelar dunia.
Singkirkan Adiknya dari Tim Pabrikan

Kedatangan Espargaro tentu membuat Alex Marquez harus 'ikhlas' tersingkir dari Repsol Honda. Nahasnya, hal ini bahkan diputuskan sebelum Alex menjalani satu pun balapan dalam musim debutnya di MotoGP.
Padahal, bagi Marquez, bertandem dengan Alex akan memberikan ketenangan baginya saat bekerja di garasi. Ia tak perlu mencemaskan rivalitas dengan tandemnya, karena akan bertandem dengan Alex, yang merupakan adiknya sendiri.
Depak Cal Crutchlow

Terdepak dari Repsol Honda karena kedatangan Espargaro, bukan berarti Alex keluar dari orbit Pabrikan Sayap Tunggal. Juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 itu kabarnya akan 'ditransfer' ke tim satelit HRC, LCR Honda.
Sayangnya bagi Marquez, Alex isunya akan ditandemkan dengan Takaaki Nakagami, yang berarti Cal Crutchlow bakal terdepak. Padahal, Crutchlow lah satu-satunya rider Honda yang selama ini satu pikiran dengan Marquez soal pengembangan motor RC213V.
Crutchlow sendiri kabarnya tengah menjalani negosiasi dengan Aprilia Racing Team Gresini, tim yang saat ini terancam kehilangan Andrea Iannone akibat kasus dugaan pemakaian doping.
Bakal Merasa Dijebak

Langkah-langkah nekat HRC ini pun tentu berlawanan dengan semua keinginan Marquez. Atas alasan ini pula, sang delapan kali juara dunia bisa-bisa merasa tak betah membela Honda yang tak lagi menuruti keinginannya.
Sayangnya, Marquez tak bisa berbuat banyak andai ia memang tak nyaman lagi bekerja di Honda. Pasalnya, ia sudah telanjur menandatangani perpanjangan kontrak selama empat musim pada Februari lalu.
Rider berusia 27 tahun ini pun tak punya pilihan selain bertahan, kecuali ia dan HRC mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kerja sama lebih awal daripada durasi yang disepakati di atas kontrak.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
16 Kata-kata Keren Lewis Hamilton yang Menginspirasi untuk Jadi Pemenang
Fabio Quartararo Harapkan Dukungan dari Fans Valentino Rossi
Sering Minta Saran Marc Marquez, Fabio Quartararo Siap Jadi Rival Tangguh
Test Rider Ducati Yakin Jorge Lorenzo Bertekad Kembali Balapan
Dorna Tekad Bantu Cal Crutchlow Cari Tim di MotoGP 2021, Bisa ke Aprilia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




