8 Duel Sengit Lap Terakhir, Bukti Ketatnya MotoGP 2019
Anindhya Danartikanya | 7 Desember 2019 14:15
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, boleh jadi merebut gelar dunia, meraih 18 podium, 13 kemenangan, dan lima kali finis kedua, namun pertunjukan MotoGP 2019 sejatinya bukan hanya soal rider asal Spanyol tersebut.
Di sepanjang musim 2019, terhitung ada 8 duel sengit yang berlangsung sampai lap penutup, bahkan di tikungan terakhir, dalam proses memperebutkan kemenangan.
Para rider yang terlibat dalam duel-duel ini di antaranya adalah Marquez, Andrea Dovizioso, Alex Rins, Valentino Rossi, Danilo Petrucci, Fabio Quartararo, dan Maverick Vinales.
Berikut 8 duel sengit lap terakhir MotoGP 2019.
Losail, Qatar: Dovizioso vs Marquez
Memimpin selepas start, Andrea Dovizioso sempat tersalip oleh Alex Rins di pertengahan balap, namun sukses membalas. Meski begitu, Rins dan Marc Marquez sama sekali tak lepas dari ekor motornya, dan sengit memperebutkan posisi terdepan.
Austin, Texas: Rins vs Rossi
Marc Marquez sejatinya bisa mudah memenangi balapan ini, namun ia justru terjatuh pada Lap 9 saat unggul 3,5 detik dari Valentino Rossi. Mengingat Marquez gagal finis, pertarungan pun menyisakan Rossi dan Alex Rins.
Mugello, Italia: Petrucci vs Marquez vs Dovizioso vs Rins
Start dari pole Marc Marquez langsung terancam oleh duet Ducati, Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, dan Alex Rins. Ketiganya tak berhenti menjalani aksi saling salip dari awal balapan sampai finis.
Red Bull Ring, Austria: Dovizioso vs Marquez
Fabio Quartararo sempat memimpin selama lima lap pertama, namun tersalip oleh Andrea Dovizioso dan Marc Marquez. Marquez sendiri menyalip Dovizioso usai saling salip pada Lap 9. Dovizioso pun membalasnya 10 lap kemudian. Sampai lap terakhir, keduanya berkali-kali menjalani aksi saling salip.
Silverstone, Inggris: Rins vs Marquez
Start dari pole, Marc Marquez langsung memimpin balapan, namun juga langsung terancam oleh Alex Rins yang menyalip Valentino Rossi pada lap kedua. Sejak itu, Rins sama sekali tak lepas dari ekor motor Honda milik Marquez.
Misano, San Marino: Marquez vs Quartararo
Start dari pole, Maverick Vinales langsung memimpin balapan, namun Fabio Quartararo dan Marc Marquez kompak menyalipnya pada tiga lap berikutnya. Sejak itu, Quartararo pun memimpin jalannya balap, dan Marquez setia menempel di ekor Yamaha-nya.
Buriram, Thailand: Marquez vs Quartararo
Pertarungan panas antara Marc Marquez dan Fabio Quartararo kembali terjadi. Quartararo yang start dari pole, langsung memimpin balapan, dan mirip seperti balapan di Misano, Marquez kembali membuntutinya sepanjang balapan untuk menyembunyikan kekuatan.
Phillip Island, Australia: Marquez vs Vinales
Start dari pole, Maverick Vinales justru melorot ke posisi keenam pada lap pertama, namun dalam 10 lap, ia pun kembali ke posisi terdepan. Meski begitu, Marc Marquez selalu menghantuinya di belakang, masih memakai strategi yang sama dengan Misano dan Buriram.
Baca Juga:
Johann Zarco: Saya Tanda Tangani Kontrak Ducati, Bukan Avintia
Mengapa Fabio Quartararo Batal Turun di Sepang 8 Hours 2019?
Crutchlow Sebut Lorenzo Bakal Lebih Kompetitif Jika Bertahan di Honda
Ubah Pola Latihan, Alex Marquez Tetap Profesional Meski Setim dengan Kakak
Valentino Rossi: MotoGP 2020 Bakal Jadi Tahun Krusial Yamaha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



