8 Fakta Unik di Balik Kembalinya Jorge Lorenzo ke Yamaha
Anindhya Danartikanya | 14 Februari 2020 13:45
Bola.net - Dua pekan lalu, tepatnya 28-30 Januari 2020, Yamaha merilis empat pengumuman resmi yang sukses menggemparkan paddock MotoGP. Selain mengumumkan line up pebalap untuk 2021, mereka juga mengumumkan kembalinya salah satu juara dunianya.
Empat pengumuman itu adalah perpanjangan kontrak Maverick Vinales, hengkangnya Valentino Rossi dari tim pabrikan, bergabungnya Fabio Quartararo di tim pabrikan, serta kembalinya Jorge Lorenzo usai membela Ducati Team dan Repsol Honda.
Tak lagi menjadi pebalap reguler, Lorenzo kini justru menjabat sebagai test rider Yamaha. Ia pun akan bertugas menjalani rangkaian uji coba untuk pabrikan Garpu Tala sepanjang tahun dan ikut mengembangkan motor YZR-M1.
Ia pun sudah mulai menjalankan tugasnya dalam uji coba shakedown dan pramusim MotoGP Sepang, Malaysia, pada 2-4 dan 7-9 Februari lalu, meski hanya berkendara pada hari ketiga.
Ada delapan fakta unik lain mengenai kembalinya Lorenzo ke Yamaha. Apa saja sih, Bolaneters? Berikut ulasannya.
Sudah Umumkan Pensiun pada Akhir 2019

Kembalinya Lorenzo ke Yamaha sebagai test rider, berarti ia akan kembali aktif mengendarai motor MotoGP, meski tak dalam balapan. Padahal, Lorenzo telah mengumumkan keputusan pensiun akhir musim lalu, setelah dirundung cedera punggung berkepanjangan.
Didukung Penuh oleh Valentino Rossi

Uniknya, kembalinya Lorenzo ke Yamaha sebagai test rider ini sudah didukung eks tandem dan rival bebuyutannya, Valentino Rossi. Rossi mengaku selalu yakin Lorenzo bakal kembali cepat andai ia meninggalkan Ducati dan Honda untuk kembali ke Yamaha, bahkan saat cedera sekalipun.
Ikuti Jejak Casey Stoner dan Dani Pedrosa

Langkah Lorenzo menerima tawaran menjadi test rider Yamaha ini pun berarti ia mengikuti jejak Casey Stoner dan Dani Pedrosa. Stoner, yang pensiun pada akhir 2012, sempat menjadi test rider Honda sampai 2015, dan Ducati sampai tahun 2018. Pedrosa, yang pensiun pada akhir 2018, kini menjadi test rider KTM.
Tetap Menyatu dengan YZR-M1

Berkendara masing-masing pada hari ketiga uji coba shakedown dan pramusim di Sepang, Lorenzo sekadar mengendarai YZR-M1 versi 2019 milik Rossi, namun ia langsung melaju cepat dan merasa motor itu tak banyak berubah sejak ia tinggalkan di Valencia pada 2016, balapan terakhirnya di Yamaha sebelum pindah ke Ducati.
Cedera Tak Lagi Menganggu

Baik dalam uji coba shakedown dan pramusim di Sepang, Lorenzo menjalani 46 lap dalam cuaca yang sangat panas dan lembap. Meski begitu, ia mengaku kondisi fisiknya sama sekali tak bermasalah. Cedera punggungnya bahkan tak lagi memberi rasa sakit, dan hal ini membantunya nyaman berkendara di atas YZR-M1.
Bisa Turun Balapan dengan Fasilitas Wildcard

Yamaha telah mengajukan dua fasilitas wildcard kepada IRTA untuk Lorenzo musim ini, yang salah satunya adalah MotoGP Catalunya, seri kandang Lorenzo. Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis membenarkan hal ini, namun baik Yamaha dan Lorenzo masih belum berani memastikan apakah fasilitas ini benar-benar akan mereka gunakan.
Bisa Kembali Balapan Semusim Penuh

Jangankan balapan sebagai pebalap wildcard, Lorenzo bahkan digosipkan bisa kembali balapan semusim penuh seperti sedia kala pada 2021 mendatang. Jarvis pun menyatakan bahwa ia berpotensi bertandem lagi dengan Rossi di Petronas Yamaha SRT, jika Franco Morbidelli hengkang ke tim lain.
Bakal Dapat Status MotoGP Legend

Meski masih punya kemungkinan untuk kembali aktif berkompetisi, Lorenzo sudah akan mendapatkan status MotoGP Legend, yang bakal diresmikan di Jerez, Spanyol, pada awal Mei mendatang.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Davide Tardozzi Kritik FIM Stewards Soal Penalti Marc Marquez di Sprint MotoGP Thailand 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:15
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 15:59
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Sprint Race Grand Prix Thailand di Buriram
Otomotif 28 Februari 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Momentum Kebangkitan Inter usai Tersingkir dari Liga Champions
Liga Italia 1 Maret 2026, 06:26
-
Rating Pemain Inter vs Genoa: Dominasi Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Italia 1 Maret 2026, 05:36
-
Man of the Match Inter vs Genoa: Federico Dimarco
Liga Italia 1 Maret 2026, 05:08
-
Hasil Inter vs Genoa: Respons Sempurna atas Kegagalan di Eropa
Liga Italia 1 Maret 2026, 04:57
-
Belum Setahun di San Siro, AC Milan Siap Korbankan Pervis Estupinan
Liga Italia 1 Maret 2026, 04:06
-
Man of the Match Leeds vs Man City: Antoine Semenyo
Liga Inggris 1 Maret 2026, 02:59
-
Hasil Leeds vs Man City: Tetap Menang Walau Tanpa Haaland
Liga Inggris 1 Maret 2026, 02:43
-
Man of the Match Liverpool vs West Ham: Hugo Ekitike
Liga Inggris 1 Maret 2026, 01:54
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21









