Alex Marquez Akui Bela LCR Honda Bisa Kurangi Beban Mental
Anindhya Danartikanya | 4 September 2020 13:57
Bola.net - Alex Marquez merasa biasa saja menghadapi kenyataan akan dipindahkan ke LCR Honda di MotoGP 2021, karena tempatnya di Repsol Honda akan diambil alih Pol Espargaro. Rider yang berstatus debutan ini justru meyakini membela tim satelit bakal mengurangi beban mentalnya.
Usai menjuarai Moto2 2019, Alex sejatinya dipastikan bakal bertahan di kelas yang sama. Namun, Jorge Lorenzo yang mendadak memutuskan pensiun membuat Repsol Honda kelabakan mencari pengganti. Alex, sebagai dua kali juara dunia, dianggap tepat untuk dijadikan pengganti.
Ia pun bertandem dengan kakaknya sendiri, Marc Marquez. Banyak pihak yakin Alex bakal sulit menyaingi kehebatan Marc, walau Alex justru senang karena bisa memetik banyak pelajaran secara langsung dari tandemnya sendiri tanpa harus pusing memikirkan rivalitas.
Cuma Beda Seragam dan Struktur Tim

Namun, tahun depan, Alex bakal ditransfer ke LCR Honda, tim satelit Honda, dan bakal tetap dapat motor spek pabrikan. "Bagi saya, semuanya bakal sama saja, kecuali struktur timnya. Saya sangat termotivasi pindah ke sana. Mereka tim yang lebih kecil, namun tetap sangat profesional," ujarnya via Ara.cat, sabtu (29/8/2020).
"Saya rasa, pada masa depan, ini bisa membantu saya dalam menghadapi masalah tekanan. Saya juga bisa bekerja dengan dinamika yang berbeda. Tapi takkan banyak hal berubah, hanya warna seragam dan struktur tim saja yang beda, dan profesionalismenya tetap sama," lanjutnya.
Alex pun telah menjalani lima balapan pertamanya di MotoGP. Dengan RC213V 2020 yang dikenal sangat sulit dikendarai, terutama bagi debutan, rider 24 tahun ini bisa dibilang tampil baik. Ia selalu finis, dan terus mengalami kemajuan sedikit demi sedikit. Ia juga tak malu-malu mengakui bahwa ia memang masih butuh waktu.
Akui Butuh Adaptasi Lebih Lama
"Adaptasi itu proses alami. Beberapa rider bisa adaptasi dengan cepat, beberapa sisanya bisa kurang cepat. Saya sendiri salah satu pembalap yang, tiap kali pindah kelas, butuh waktu untuk adaptasi. Tahun depan, saya akan punya lebih banyak referensi, namun saat ini saya harus memanfaatkan situasi yang ada," ungkapnya.
El Pistolas juga menyatakan masih banyak hal yang harus ia sesuaikan setelah lima tahun turun di kelas Moto2, walau kedatangan Triumph sebagai suplier tunggal mesin Moto2 pada 2019 membuat para rider tak lagi merasakan perbedaan masif ketika naik ke MotoGP.
"Jelas Anda harus banyak berubah usai lulus dari Moto2, meski perbedaan Moto2 dan MotoGP kini tak lagi besar. Tapi bannya berbeda, dan Anda harus lebih memahami elektronik. Anda harus sebaik mungkin menganalisa segalanya, harus selalu cari kemajuan, tapi saya memang masih harus banyak belajar, terutama mengubah gaya balap," pungkasnya.
Sumber: Ara Cat
Video: MotoGP 2020 Takkan Mampir Negara Non-Eropa
Baca Juga:
Brad Binder: Dani Pedrosa-Pol Espargaro, Paduan Sempurna di MotoGP
Cal Crutchlow: Covid-19 Bikin Suasana Paddock MotoGP Membosankan
KTM Tech 3 Tegas Andrea Dovizioso Takkan Gantikan Iker Lecuona
Kisah Karier Legenda MotoGP Mike Hailwood Bakal Difilmkan Eric Bana
Video Kocak Valentino Rossi Bikin Pacar Takut saat Jajal Mobil Drift
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







