Bersitegang dengan Remy Gardner, Raul Fernandez Sebut KTM Ajo Tak Beri Perlakuan Adil
Anindhya Danartikanya | 24 November 2021 16:38
Bola.net - Remy Gardner dan Raul Fernandez tampak akur sepanjang Moto2 2021 meski sengit memperebutkan gelar. Namun, jelang debut mereka di MotoGP 2022 bersama Tech 3 KTM Factory Racing, ketegangan mendadak meletus. Hal ini disebabkan pengakuan Fernandez bahwa dirinya tak dapat perlakuan adil dari Red Bull KTM Ajo.
Musim ini, Gardner dan Fernandez memang merupakan dua rider terkuat di Moto2, bahkan jauh meninggalkan Marco Bezzecchi. Gardner akhirnya keluar sebagai juara, hanya unggul empat poin dari Fernandez. Namun, secara statistik, Fernandez punya hasil yang lebih dominan, apalagi jika dilihat dari jumlah kemenangan dan pole.
Gardner mengoleksi 12 podium, 5 kemenangan, dan tiga pole. Fernandez, yang berstatus debutan, meraih 12 podium, 8 kemenangan, dan 7 pole. Fernandez bahkan mematahkan rekor jumlah kemenangan terbanyak di Moto2 yang tadinya dipegang Marc Marquez pada 2011. Fernandez pun merasa punya kualitas juara, namun juga merasa dianaktirikan oleh bos KTM Ajo, Aki Ajo.
Raul Fernandez Merasa Lebih Kuat

"Masalahnya, tak seorang pun membimbing kami, dan itulah alasan kami tak dapat gelar. Sudah jelas saya bukan juara tahun ini, namun secara moral, saya tahu saya meraih sesuatu yang sangat berharga. Saya merasa sangat beruntung punya tim yang spesial―ketika saya menyebut 'tim saya', saya bicara soal para mekanik saya," ujar Fernandez via Motorsport Espana, Kamis (18/11/2021).
"Sudah terlihat dari hasil bahwa sayalah rider yang paling kuat, punya lebih banyak kemenangan, pole, dan lap tercepat. Remy merupakan juara dunia, ia punya lebih banyak poin. Namun, jika bicara kecepatan, saya adalah ikan yang berenang melawan arus, dan secara mental, sayalah juaranya," lanjut rider berusia 21 tahun itu.
Dalam wawancaranya di situs resmi KTM Ajo, Gardner menyebut bahwa ia menjuarai Moto2 2021 berkat 'kegigihan dan kecerdasan'. Namun, Fernandez tak sepakat. Rider Spanyol ini bahkan menyebut Gardner tak lebih cerdas darinya, dan menyebut rider Australia itu jadi juara hanya karena dirinya tak dapat bimbingan dari Ajo.
Remy Gardner Naik Pitam

"Saya tak punya sosok yang memandu dan membuka jalan saya. Adanya justru sosok yang melemparkan halangan agar saya tak meraih hasil baik. Jika sudah di kategori ini selama enam tahun, menyenangkan bicara soal juara dan berkata Anda lebih cerdas. Tidak, Remy tidak lebih cerdas, hanya saja jalannya bergeronjal lebih sedikit," tutur Fernandez.
Mendengar pernyataan Fernandez, Gardner pun naik pitam. Juga lewat Motorsport Espana, yakni pada Jumat (19/11/2021), anak juara dunia GP500 1987 Wayne Gardner itu bahkan menyebut pernyataan tandemnya tak masuk akal. Menurutnya, ia juga kerja sama kerasnya hingga ia unggul dalam jumlah poin.
"Siapa juara musim ini? Raul boleh berpikir sesukanya, namun tim kami memberi kami berdua kesempatan yang setara, dan rider yang lebih baik berhasil meraih gelar dunia di trek. Entahlah, menurut sudut pandang saya, pendapatnya tak masuk akal," tutur Gardner. Cukup menarik untuk melihat bagaimana atmosfer garasi Tech 3 KTM di MotoGP 2021.
Sumber: Motorsport Espana
Baca Juga:
Joan Mir: Marc Marquez Pasti Bisa Bangkit dari 2 Cedera Beratnya
Bukan Sepang: Lorenzo Anggap Rossi Gagal Juarai MotoGP 2015 Gara-Gara Konflik di Argentina
Belum Nyaman, Maverick Vinales Tetap Senang Akhirnya Pindah ke Aprilia
Francesca Sofia Novello Menyesal 'Terlambat' Jadi Pacar Valentino Rossi
Casey Stoner Mengaku Dihalangi 'Bos' Yamaha Jadi Tandem Valentino Rossi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

