Bosan Runner Up, Ducati Lebih Serius Bidik Gelar MotoGP
Anindhya Danartikanya | 9 Mei 2019 14:30
Bola.net - - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, menyatakan pihaknya makin serius membidik gelar dunia MotoGP musim ini lewat Andrea Dovizioso. Usai menduduki peringkat runner up pada 2017 dan 2018, kini sudah saatnya Ducati lebih gaspol demi merebut prestasi yang belum lagi mereka kecap sejak 2007.
Ciabatti menyebut empat seri pertama 2019 merupakan awal yang baik. Usai meraih kemenangan di Qatar, Dovizioso finis ketiga di Argentina, serta finis keempat di Austin dan Jerez. Padahal, tiga trek ini biasanya merupakan tempat Ducati harus susah payah bahkan sekadar untuk masuk lima besar.
"Kami puas atas awal musim ini, dan secara umum kami lebih kompetitif dari tahun lalu. Dovi menang di Qatar, dan tampil cukup baik di Argentina (ketiga), Texas (keempat), dan Jerez (keempat), yakni tiga lintasan yang biasanya sangat tak bersahabat dengan Ducati," ujar Ciabatti kepada Cycle World.
Pede Pertahankan Momentum
Menjelang Le Mans, Prancis; Mugello, Italia, dan Catalunya, Spanyol, Ciabatti pun yakin Ducati dan Dovizioso bisa mempertahankan momentum, apalagi mereka terbukti mampu menjalani balapan yang baik musim lalu. Jika bisa merebut hasil baik, maka posisi mereka di klasemen akan lebih menjanjikan.
"Kami sangat percaya diri bisa mempertahankan momentum. Kami akan menghadapi serangkaian trek di mana kami bisa membuat perbedaan. Kami tak sabar menanti Le Mans, di mana Danilo (Petrucci) finis kedua tahun lalu bersama Pramac. Selanjutnya ada Mugello, di mana Dovi menang pada 2017 dan finis kedua pada 2018," ujarnya.
Menurut Ciabatti, gelar tahun ini bakal sangat penting bagi timnya, mengingat Dovizioso sudah dua kali beruntun menjadi runner up di belakang Marc Marquez. Atas alasan ini, mereka akan lebih serius membidik hasil gemilang.
"Kami takkan ada di MotoGP jika tak percaya pada peluang merebut gelar. Usai dua kali merebut peringkat runner up, kami ingin merebut gelar dengan Dovi. Tapi kami tahu benar tengah melawan rider hebat seperti Marc, yang meraih lima gelar dalam enam musim terakhir," pungkasnya.
Menjelang MotoGP Prancis di Le Mans pada 17-19 Mei mendatang, Dovizioso tengah berada di peringkat ketiga pada klasemen pebalap dengan koleksi 67 poin, tertinggal tiga poin dari Marquez dan dua poin dari Alex Rins.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









