Casey Stoner Buka-Bukaan Soal Sindrom Kelelahan Kronis, Kondisi Terus Menurun
Anindhya Danartikanya | 27 November 2020 09:13
Bola.net - Juara dunia MotoGP 2007 dan 2011, Casey Stoner, belakangan ini buka-bukaan soal sindrom kelelahan kronis (CFS) kepada media Spanyol, El Mundo. Sindrom ini sudah diungkapkan Stoner kepada publik sejak Desember tahun lalu kepada beberapa media lokal Australia.
Stoner yang pensiun dini pada akhir 2012 dalam usia 27 tahun, diketahui memiliki kondisi intoleransi laktosa, yang membuatnya kerap tidak fit pada musim 2009. Kini usai pensiun dari kompetisi dan jabatan sebagai test rider Honda dan Ducati, ia jadi jarang muncul ke publik.
Namun, pada Desember 2019, Stoner mengumumkan bahwa dirinya menderita CFS, dan kini membantu otoritas kesehatan Australia untuk meningkatkan kesadaran publik atas penyakit yang tak memiliki obat tersebut.
Kondisi Fisik Terus Menurun
Kini, Stoner menyatakan bahwa penyakit yang ia derita ini semakin memburuk, hingga menghalanginya melakukan kegiatan sehari-hari. Pria berusia 35 tahun ini pun menyatakan dirinya mulai bisa mengatur energi yang dikeluarkan tubuhnya, namun bukan berarti kondisinya membaik.
"Sudah berbulan-bulan kondisi tubuh saya terus menurun tanpa alasan yang jelas. Saya berlatih dan kembali kelelahan. Saya pikir saya bisa menemukan cara untuk mengobatinya, yakni latihan lebih keras dari siapa pun dan bisa beranjak dari penyakit ini, tapi saya salah," ujarnya seperti yang dikutip Crash.net, Kamis (26/11/2020).
"Inilah kenyataannya, penyakit ini menghancurkan saya dan saya tak bisa mengendalikannya. Kini saya merasa lebih baik, saya sudah belajar cara mengatur energi saya. Saya memulai hari dengan kondisi fisik 50% dan energi saya akan habis sampai saya merasa 'kosong'," lanjut Stoner.
Lebih Fokus Habiskan Waktu dengan Keluarga
Stoner juga menyatakan kini dirinya jadi kerap merenungkan prioritas hidupnya selama menderita CFS, dan ingin memfokuskan diri dengan menghabiskan waktu dengan keluarganya. Ia bahkan menyatakan bahwa ia sudah sangat jarang mengendarai motor.
"Semua ini bikin saya berpikir ulang soal hidup saya. Pada hari-hari yang baik, saya ambil kesempatan untuk bermain dengan anak-anak saya. Jika ada opsi lain, saya main golf. Saya hanya dua kali naik motor selama dua tahun terakhir, dan pergi memancing. Sebenarnya saya tidak tahu kapan terakhir saya pergi mancing," tutupnya.
Sumber: El Mundo, Crashnet
Video: Miguel Oliveira Menangi MotoGP Portugal 2020
Baca Juga:
Joe Roberts Tolak Aprilia, Ogah ke MotoGP Hanya Karena dari Amerika Serikat
Pertemanan Penuh Rasa Hormat antara Diego Maradona dan Valentino Rossi
Joan Mir: Saya Makin Populer, Tapi Jati Diri Saya Tak Berubah
Salip Valentino Rossi di Misano, Aksi Terbaik 2020 Versi Joan Mir
Joan Mir: Spanyol Dominasi MotoGP? Saat Ini Kami Memang yang Terbaik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 Moto2 Hungaria 2026: Manuel Gonzalez dan David Alonso Memimpin
Otomotif 5 Juni 2026, 15:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















