Crutchlow Sebut Iannone Biang Keladi Perpisahannya dengan Ducati
Anindhya Danartikanya | 20 Mei 2020 15:25
Bola.net - Saking lamanya membela Monster Yamaha Tech 3 dan LCR Honda, banyak orang kerap lupa bahwa Cal Crutchlow pernah membela Ducati Team di MotoGP 2014. Rider Inggris itu pun diketahui hanya setahun berseragam merah, sebelum akhirnya pindah ke LCR Honda pada 2015.
Crutchlow membela Ducati setelah terbukti kompetitif bersama Yamaha pada 2011-2013. Di atas Desmosedici, Crutchlow memang tak langsung tampil garang, namun pada paruh kedua musim, ia kerap tampil di lima besar dan sukses finis ketiga di Aragon, Spanyol.
Sayangnya, Crutchlow dan Ducati justru memutuskan berpisah setahun lebih awal dari kontrak yang sudah mereka sepakati. Kala itu, kedua belah pihak berdalih bahwa perpisahan itu diambil bersama-sama demi kebaikan bersama pula.
Terdepak Gara-Gara Andrea Iannone

"Saya bisa melaju cepat dengan motor itu, dan saya tak pernah ragu. Jika Anda lihat Dovi pada tahun pertamanya, ia sangat kesulitan tapi harus menerimanya. Sementara saya tak kesulitan dan bisa tampil baik," ujar Crutchlow via kanal YouTube Marieta Evans seperti yang dikutip GPOne.
Jadi, apa mendorong perpisahan Crutchlow dan Ducati kala itu? Pebalap 34 tahun ini pun blak-blakan menyatakan alasannya hengkang adalah karena Ducati memutuskan menggaet pebalap juniornya di Pramac Racing, Andrea Iannone, untuk ditandemkan dengan Andrea Dovizioso.
"Alasan saya hengkang bukan karena saya merasa tak bisa menang, melainkan karena mereka sudah teken kontrak dengan pebalap lain untuk tim pabrikan pada tahun berikutnya. Jika bertahan pun, saya tak punya tempat. Mereka memutuskan menandemkan Dovi dengan Andrea," ungkapnya.
Ducati Sulit untuk Eks Rider Yamaha
Meski begitu, Crutchlow mengakui bahwa proses adaptasinya dengan Ducati bukannya tanpa cela. Menurutnya, lambatnya adaptasi dengan Ducati sudah terbukti selalu terjadi pada rider-rider yang sebelumnya membela Yamaha.
"Awalnya memang sulit beradaptasi dengan Ducati, sama seperti yang dialami Dovi, Jorge, Vale, dan semua rider yang datang dari Yamaha. Tapi itu adalah pengalaman yang membuat saya lebih kuat sebagai seorang pebalap," pungkasnya.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Maverick Vinales Kembali Latihan Motor Usai Kecelakaan Motocross
- Tamatkan 'The Last Dance', Jorge Lorenzo: Valentino Rossi Itu Michael Jordan Versi MotoGP
- Crutchlow Heran Marquez Bisa Menang di Atas Motor yang Buruk
- Quartararo Soal Marquez: Sulit Cari Kelemahan 8 Kali Juara Dunia
- Fabio Quartararo: Rasanya Aneh Bakal Gantikan Valentino Rossi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










