Curhat Daniel Ricciardo Soal Cedera Tangan: Saya Nggak Setangguh Rider MotoGP, Mereka Bukan Manusia!
Anindhya Danartikanya | 28 Desember 2023 11:57
Bola.net - Daniel Ricciardo membeberkan kisah lucu soal cedera patah tulang metakarpal tangan kiri yang ia alami usai kecelakaan dalam sesi FP2 Formula 1 GP Belanda di Sirkuit Zandvoort pada Agustus 2023. Cedera ini unik, karena jarang dialami pembalap F1 tetapi sering dialami pembalap MotoGP.
Usai kecelakaan tersebut, pembalap Scuderia AlphaTauri ini dibawa ke pusat medis sirkuit dan rumah sakit di Amsterdam, di mana ia harus menjalani pemindaian tulang. Para dokter yang menanganinya di sana pun menyarankannya operasi setelah pembengkakan pada tangannya berkurang.
Sembari menunggu, para dokter membebaskan Ricciardo melakukan konsultasi dengan pihak-pihak lain jika tak ingin dioperasi di Amsterdam. Saat itulah Ricciardo berdiskusi dengan pembalap Aston Martin, Lance Stroll, yang juga cedera tangan pada awal musim dan ditangani oleh dr. Xavier Mir.
Sebut Rider MotoGP Bukan Manusia

Dr. Mir sendiri dikenal sebagai salah satu dokter yang menangani banyak cedera pembalap MotoGP, dan bermarkas di Rumah Sakit Universitas Dexeus, Barcelona, Spanyol. Ricciardo juga diyakinkan untuk memilih dr. Mir oleh Jose Luis Calvo, perwakilan Alpinestars yang mengenal banyak rider MotoGP.
"Dokter bilang, 'Bicaralah dengan siapa pun yang Anda ingin ajak bicara, dan jelas Anda boleh menjalani operasi di mana pun Anda mau'. Saya pun bicara dengan Lance. Saya bicara dengan Jose, kawan saya yang bekerja di Alpinestars," kisah Ricciardo lewat siniar resmi F1, Beyond The Grid.
"Jadi, ia kenal semua rider MotoGP, dan dia juga orang Spanyol. Ia pun menghubungkan saya dengan dr. Xavier Mir. Lance juga bilang, 'Ya, temui dia'. Rasanya seperti berkah tersembunyi, karena ia menangani banyak rider MotoGP, yang bukan manusia. Mereka bukan manusia, itu fakta," ungkapnya.
Sebut Pembalap F1 Juga Bisa Rasakan Sakit

'The Honey Badger' mengaku cukup gugup saat ditangani dr. Mir, karena takut dianggap sama tangguh seperti para rider MotoGP, yang sudah terbiasa menjalani operasi. Seperti yang diketahui, para rider MotoGP jauh lebih sering mengalami kecelakaan dan patah tulang daripada para pembalap F1.
"Saya rasa ada ekspektasi soal kedatangan saya di sana. Dia seperti, 'Oh, F1 dan MotoGP, mereka sama, bukan manusia, tidak merasakan sakit'. Tidak, Dokter! Saya merasakan sakit. Saya bakal menangis selama 48 jam ke depan di rumah sakit! Sungguh lucu!" ungkap pembalap asal Australia ini.
"Saya rasa semua dokter dan perawat yang membantu saya sangat hebat, tetapi mereka terus-terusan tertawa karena saya takut dan menanyakan setiap jarum yang menusuk lengan saya. Saya rasa mereka berpikir saya bakal kuat seperti rider MotoGP, padahal saya tidak seperti itu," tutup Ricciardo.
Sumber: Beyond The Grid
Baca juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah dari Newcastle, Bukti Mental Juara MU Belum Cukup Oke
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:21
-
Inikah Calon Pengganti Manuel Ugarte di Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:07
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
-
Manchester United Diam-diam Protes Jadwal Liga Inggris, Ada Masalah Apa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:46
-
Prediksi Athletic Club vs Barcelona 8 Maret 2026
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 21:36
-
Prediksi Newcastle vs Man City 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:21
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
-
Tempat Menonton Wolves vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:00
-
Prediksi Wrexham vs Chelsea 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 20:14













