Dovi-Lorenzo, Team Order atau Bukan? Ini Klarifikasi Ducati
Anindhya Danartikanya | 30 Oktober 2017 11:15
Bola.net - - Bila ada satu anggota Ducati Corse yang pusing usai MotoGP Malaysia berakhir pada hari Minggu , mungkin sang manajer tim, Davide Tardozzi lah orangnya. Usai Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo finis di posisi 1-2, pria asal Italia ini justru harus menghadapi awak media demi menjelaskan kontroversi pesan dasbor Lorenzo di pertengahan balap.
Menjelang Malaysia, Dovizioso tertinggal 33 poin dari Marc Marquez. Untuk membuat peluang juara tetap terbuka sampai seri penutup di Valencia, Spanyol, 10-12 November nanti, Dovizioso harus meraih kemenangan sementara Marquez maksimal finis di posisi keempat. Tardozzi pun mengaku sudah 'bicara' soal situasi ini dengan kedua ridernya.
Kami telah bicara soal apa yang bisa terjadi. Keduanya paham dan sudah jelas Jorge memikirkan pabrikan, tim dan Ducati. Kami berkata bahwa lebih baik membuat peluang tetap terbuka. Saya rasa bakal bodoh bila kami memberi 'hadiah' untuk Marc. Kami tahu situasi ini sangat sulit, tapi kenapa tak membuatnya terbuka sampai Valencia? ujarnya kepada Crash.net.
Pada pertengahan balap, Lorenzo memimpin dan Dovizioso terus mendekat, namun Lorenzo berusaha mempertahankan posisi. Saat itulah Ducati mengirimkan pesan dasbor yang berbunyi 'Suggesting mapping : mapping 8', yang diduga 'kode' team order. Meski begitu, Tardozzi memberikan jawaban menggantung soal kebenaran di balik pesan tersebut.
Ya, tapi ini bukan soal pesan dasbor. Jorge benar-benar paham skenarionya. Dengan skenario ini, ia tahu apa hasilnya. Segalanya sangat sederhana. Kami harus tetap membuat peluang terbuka sampai akhir, dan Jorge membantu tim dan Ducati untuk melakukannya, ungkap Tardozzi.
Uniknya, usai balap Lorenzo mengaku tak melihat adanya pesan dasbor pada motornya, dan mengaku insiden saat ia nyaris terjatuh di Tikungan 15 pada Lap 16 murni kesalahannya dan bukan bermaksud membiarkan Dovizioso menyalip. Jadi, apakah Tardozzi yakin Lorenzo bakal membiarkan Dovizioso pergi andai Lorenzo tak melakukan kesalahan tersebut?
Kami belum bicara soal itu. Tapi kami puas atas attitude mereka. Mereka tak mengeluh, dan punya peran masing-masing. Tahun ini Dovi memperebutkan gelar, sementara Jorge menjalani musim yang sulit. Tapi mungkin tahun depan situasinya bakal terbalik, dan menjadi bagian dari tim dan Ducati, berarti Anda harus bekerja untuk Ducati. Begitulah. Sederhana, tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




