Espargaro Pede MotoGP 2019 Jadi Titik Balik KTM
Anindhya Danartikanya | 8 Januari 2019 10:10
Bola.net - - Pol Espargaro sukses mencetak sejarah dengan meraih podium perdana Red Bull KTM Factory Racing di MotoGP usai finis ketiga di Valencia, Spanyol pada November lalu. Menjelang musim baru, ia pun berharap bisa memenuhi permintaan CEO KTM, Stefan Pierer, untuk meraih lebih banyak podium. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan Speedweek.
Tahun 2019 akan menjadi musim ketiga KTM di MotoGP, dan Espargaro berharap timnya mampu membuat RC16 jauh lebih garang lagi. Kini dengan adanya tim satelit Red Bull KTM Tech 3, serta Dani Pedrosa sebagai test rider bersama Mika Kallio, asa pabrikan Austria tersebut kian melambung. Makin banyak data yang diperoleh, makin cepat pula pengembangan RC16.
"Kami akan coba meraih lebih banyak podium. Tahun ketiga sangat penting bagi KTM. Kami harus mengalami progres signifikan. Tech 3 akan membantu kami, begitu pula Dani dan Mika. Makin banyak orang berpengalaman dalam proyek ini, termasuk saya. Kini kami bakal dapat lebih banyak informasi dan ini bakal bermanfaat. Saya rasa 2019 bisa jadi titik balik," ujar Espargaro.
Selangkah demi Selangkah

Meski begitu, adik Aleix Espargaro ini yakin bahwa perjalanan menuju sukses tidaklah instan. Ia menyatakan bahwa timnya masih harus bekerja keras dengan telaten demi mewujudkannya. Metode kerja ini bahkan telah terbukti sepanjang 2017, di mana mereka sempat terseok-seok di awal musim, namun langsung ikut meramaikan pertarungan papan tengah di pertengahan musim.
"Tentu kami ingin menang dan bertarung di papan atas, tapi kami harus melakukannya selangkah demi selangkah. Memang benar kami tak memulai 2017 dengan baik, tapi kami mengalami progres bagus yang cukup mengejutkan. Ini sungguh bagus karena orang-orang mendadak memperhatikan kami. Sebagai hasilnya, ekspektasi pada 2018 langsung melonjak," tuturnya.
Espargaro juga menegaskan bahwa KTM harus terus mengoreksi diri sendiri dan bersikap merendah. "Kami harus bernapas sebentar dan berpikir: Bagaimana caranya? Seberapa lama kami ada di kategori ini? Sejak kapan motor kami turun lintasan? Berapa lama pabrikan lain ada di kejuaraan ini? Berapa lama waktu yang mereka butuhkan sampai benar-benar kompetitif?" lanjut Polyccio.
Terbiasa dengan Smith, Aneh dengan Zarco
Musim ini, Espargaro juga akan bertandem dengan Johann Zarco, yang baru hijrah dari KTM. Rider Spanyol ini mengaku merasakan sensasi aneh dengan Zarco, mengingat ia bertandem dengan Bradley Smith selama lima tahun, apalagi mereka sudah saling kenal sejak anak-anak.
"Jadi tandem Johann rasanya aneh, karena saya bertandem dengan Bradley begitu lama. Dalam bisnis jangka pendek seperti ini, malah rasanya lama sekali. Kami nyaris seperti berumah tangga. Jadi saya harus membiasakan diri dengan Johann. Tapi ia akan jadi motivasi saya, karena ia salah satu rider terbaik. Sungguh menarik ia jadi tandem saya. Saya penasaran melihat apa yang bisa ia raih tahun ini," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






