Fabio Quartararo Prediksi Enea Bastianini Jadi Ancaman di MotoGP 2022
Anindhya Danartikanya | 29 Oktober 2021 12:24
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, meyakini bahwa misi mempertahankan gelar dunia di MotoGP 2022 takkan mudah. Pasalnya, ia memprediksi banyak pembalap akan semakin kuat. Salah satunya adalah pembalap Avintia Esponsorama, yang tahun depan bakal pindah ke Gresini Racing, Enea Bastianini.
Musim ini, Quartararo memang menghadapi banyak lawan tangguh, di antaranya Pecco Bagnaia, Jack Miller, Joan Mir, Johann Zarco, Jorge Martin, Miguel Oliveira, dan Marc Marquez. Ia memprediksi rider-rider ini bakal berusaha menjegal lajunya tahun depan, namun ia paling menyoroti Bastianini, yang belakangan tampil garang.
Musim ini, Bestia mengendarai Ducati Desmosedici GP19, yakni motor yang berusia dua tahun. Namun, dalam empat seri terakhir, ia finis di posisi enam besar meski start dari belakang. Bahkan, juara dunia Moto2 2020 itu sukses finis ketiga dan naik podium di Misano, baik di Seri San Marino maupun di Seri Emilia Romagna.
Takjub Cara Enea Bastianini Kendarai Ducati

Quartararo sendiri mengaku belum mau memusingkan peta persaingan 2022 karena masih ingin merayakan gelar dunianya tahun ini. Namun, ia sadar betul dirinya harus bekerja ekstra keras musim depan jika ingin tetap jadi juara. Ia yakin banyak rider akan memberikan ancaman, terutama Bastianini.
"Pertama, saya ingin bersenang-senang dalam dua balapan terakhir sebelum memikirkan musim depan. Saya tahu semua orang berpikir bahwa dengan menjuarai musim ini, saya juga akan juara musim depan. Tapi bagi saya tidak begitu. Saya akan bekerja sama kerasnya," tutur Quartararo kepada GPOne, Kamis (28/10/2021).
"Beberapa seri terakhir, sejak Aragon, saya lihat Enea berkendara dengan sangat baik dan agresif. Padahal tak mudah melakukannya di atas motor MotoGP. Enea bakal ada di papan atas. Kalau konsisten, Jorge juga akan ada di sana. Tentu juga ada Pecco, Jack, Joan... dan banyak rider. Saya tak tahu siapa yang akan jadi favorit juara," ujarnya.
Momen Terbaik Quartararo, Entah Kalau Rider Yamaha Lain

Lalu, bagaimana dengan kans rider-rider Yamaha? Quartararo sendiri mengaku masih meraba-raba, karena tahun ini, Franco Morbidelli, Valentino Rossi, dan Andrea Dovizioso sama-sama kesulitan akibat kendalanya masing-masing. Sebagai catatan, musim depan Darryn Binder akan menggantikan Rossi di tim satelit Yamaha.
"Entahlah. Franky memulai musim ini dengan motor 2019, tapi cedera. Vale mengalami beberapa kendala sejak tahun lalu. Tapi ia bisa melakukan apa pun yang ia mau, dan bagi saya ia selalu sang nomor satu. Dovi kembali balapan usai vakum lama, datang dari Ducati dan Aprilia," ujar rider Prancis ini berusia 22 tahun ini.
"Memang ada beberapa masalah di Yamaha, namun saya merasa dalam momen terbaik dalam karier saya. Vale tengah memudar, Franky cedera, dan Dovi baru kembali usai vakum lama. Saya yang tercepat di Yamaha, namun rider lainnya tak mengalami musim yang mudah. Kecuali operasi arm pump, saya tak punya masalah," tutupnya.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
Tetap Keluhkan Tenaga Yamaha, Fabio Quartararo: Pindah ke Ducati? Semua Kans Terbuka
Fabio Quartararo Pastikan Takkan Pakai Nomor 1 di MotoGP 2022
Honda: Marc Marquez Belum Bugar, Menang di Misano Terasa Bermakna
Galeri Foto: Transformasi Fabio Quartararo dalam 7 Musim, Kini Juarai MotoGP
Yamaha Sempat Pesimistis Fabio Quartararo Kunci Gelar di Misano, Cemas Dihalangi Rombongan Ducati
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















