Franco Morbidelli Tak Mau Jorge Lorenzo Terlalu Berkontribusi di Yamaha
Anindhya Danartikanya | 16 Oktober 2020 11:52
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, tak memungkiri Jorge Lorenzo bakal punya kontribusi sangat berharga bagi pengembangan YZR-M1 di MotoGP andai menjalani uji coba lebih intensif. Namun, ia punya dilema, karena ini bisa jadi membuatnya makin tertinggal dari para rider pabrikan Yamaha.
Lorenzo sendiri sudah menjadi test rider Yamaha sejak akhir Januari lalu. Namun, akibat pandemi Covid-19, sejauh ini ia baru dua kali uji coba, yakni di Sepang, Malaysia pada awal Februari, dan Portimao, Portugal pada awal Oktober. Dalam kedua uji coba, ia sekadar memakai M1 versi 2019.
"Akibat Covid-19, test rider tak bisa sering berkendara, lebih sering di garasi ketimbang di trek. Jorge rider hebat, berpengalaman, sangat sensitif. Saya yakin ia bisa sangat membantu Yamaha. Kami butuh situasi dunia membaik agar test rider bisa bertugas dengan baik," ujar Morbidelli via GPOne di MotorLand Aragon, Spanyol, Kamis (15/10/2020).
Akui Punya Alasan yang 'Egois'

Di lain sisi, dari empat rider Yamaha yang ada, Morbidelli satu-satunya rider yang pakai M1 spek berbeda. Jika Fabio Quartararo, Maverick Vinales, dan Valentino Rossi pakai M1 versi 2020 sepenuhnya, satu-satunya perangkat versi 2020 yang dipakai Morbidelli hanyalah mesin. Perangkat lain, selebihnya pakai versi 2019.
Atas alasan ini, Morbidelli mengaku cemas jika Lorenzo memberikan kontribusi terlalu banyak untuk M1 terbaru, karena berarti paket motornya juga akan makin tertinggal dari paket motor rider pabrikan, apalagi dengan paket saat ini ia sudah sering finis di depan mereka.
"Saya punya alasan 'egois'. Jika lihat paket saya, maka makin kecil progres motor rider pabrikan, makin baik pula bagi saya. Dengan begitu, margin antara motor kami akan tetap sama. Saya harap situasi dunia membaik, tapi jika lihat situasi saya sendiri, saya harap tim pabrikan tak maju terlalu jauh, karena saat ini saya sangat senang bisa di depan mereka, dan saya ingin terus begini," tuturnya.
Pede Kompetitif di Aragon
Meski tak mengendarai motor spek pabrikan, juara dunia Moto2 2017 ini memang menunjukkan performa yang jauh lebih gemilang ketimbang 2019. Ia selalu tampil kompetitif di tiap sesi, namun selalu mendapat kesialan dan terseret dalam kekacauan yang diakibatkan masalah teknis atau kesalahan pembalap lain.
Dalam pekan balap di Andalusia, mesinnya mengalami kerusakan, dan di Austria ia mengalami tabrakan dengan Johann Zarco. Di Emilia Romagna, ia tertabrak Aleix Espargaro, dan di Le Mans ia terlibat dalam kecelakaan Valentino Rossi. Uniknya dengan banyak kesialan ini, ia tetap duduk di peringkat 6 pada klasemen dengan 77 poin.
"Pada 2019, Aragon bukan pekan balap yang menyenangkan. Performa saya sangat naik turun. Tapi tahun ini kisah saya berbeda, dan saya berharap bisa mempertahankan perform baik di sini. Saya bersemangat, seperti di Le Mans, karena saya rasa itu kans baik yang terlewatkan. Saya siap tampil ngotot," tutup Morbidelli.
Sumber: GPOne
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
Batal Cerai, Repsol-Honda Lanjutkan Kerja Sama Legendaris di MotoGP 2021
Mulai Serius Pikirkan Test Rider, Dovizioso Diskusi dengan Banyak Pabrikan
Valentino Rossi Positif Covid-19, Akankah Jorge Lorenzo Jadi Pengganti di Teruel?
Kronologi Valentino Rossi Positif Covid-19 Hingga Harus Absen di MotoGP Aragon
Apesnya Yamaha: Usai Insinyur, Kini Valentino Rossi Giliran Positif Covid-19
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-10 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:45
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



