Iannone Heran Kritik Tajam Soal Performanya di Aprilia
Anindhya Danartikanya | 3 Mei 2019 14:20
Bola.net - - Andrea Iannone mengaku tak habis pikir atas kritikan-kritikan tajam yang dilontarkan banyak pihak mengenai penampilan perdananya bersama Aprilia Racing Team Gresini di MotoGP musim ini. The Maniac menyatakan bahwa langsung mematok target tinggi adalah tindakan yang salah.
Hengkang dari Suzuki akhir tahun lalu, Iannone memang diharapkan bisa membantu pengembangan RS-GP. Meski begitu, rider Italia ini yakin bahwa merebut podium merupakan target tak realistis, mengingat RS-GP masih dalam tahap pengembangan.
"Semua tahu kami butuh motor bagus, tapi kami juga tahu kami butuh waktu. Normal bila saat ini kami tak berada di posisi yang kami inginkan. Tapi saya rasa Aprilia telah mengalami kemajuan ketimbang tahun lalu," ungkapnya kepada Crash.net.
Tak Punya Ekspektasi Muluk

Dalam tiga seri pertama musim ini, Iannone finis di posisi 14 di Qatar, 17 di Argentina, dan 12 di Austin. Ia masih tertinggal dari sang tandem, Aleix Espargaro yang finis di posisi 10 di Qatar dan 9 di Argentina. Di Austin, Espargaro gagal finis, namun terjatuh saat berada di posisi 15 besar.
"Jika orang mengira saya datang ke Aprilia dan langsung podium... Saya sendiri tak punya ekspektasi macam ini. Kadang saya baca koran dan tertulis, 'Awal Musim yang Buruk bagi Iannone'. Memangnya apa yang mereka harapkan? Apalagi orang-orang motorsport sendiri yang menulis ini," lanjut Iannone.
Harapkan Progres di Tengah Musim
Rider 29 tahun ini pun menjelaskan bahwa dirinya sudah siap menghadapi situasi di mana ia bakal kesulitan finis di posisi 10 besar. Di lain sisi, ia memakluminya karena RS-GP belum mencapai puncak pengembangan dan sudah merupakan tugasnya membuat motor ini lebih kompetitif.
"Saya datang untuk memperbaiki motor, tapi tak berharap langsung bertarung di papan atas. Saya bekerja dengan grup yang baik, disertai dukungan yang baik pula. Saya hanya mengharapkan progres di tengah musim, tapi ini jelas tak mudah. Tapi Aprilia telah meraup lebih banyak poin dalam tiga seri pertama ketimbang tahun-tahun sebelumnya," pungkas Iannone.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


