Insiden Qatar, Lorenzo Putuskan Tak Pindah Merek Helm
Editor Bolanet | 9 April 2015 15:30
- Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo melanjutkan kerjasama dengan helm buatan Korea, HJC meski mengalami insiden tak biasa di Qatar dua pekan lalu, di mana busa bagian dalam helmnya terlepas dan menutupi separuh pandangannya.
Menurut Motocuatro, Lorenzo sempat sangat marah atas peristiwa ini mengingat busa yang terletak di bagian depan itu tak terpasang dengan baik. Meski begitu, setelah melakukan analisa mendalam, Lorenzo tetap mempercayai level keamanan HJC.
Kami memberi HJC kesempatan kedua. Mereka mendukung kami dalam masa-masa buruk tahun lalu, dan kami sangat percaya pada keahlian mereka. Jika HJC merupakan helm nomor satu di dunia, maka seharusnya juga begitu di MotoGP, ujar salah satu perwakilan manajemen Lorenzo yang tak disebutkan namanya.
HJC sendiri dikenal telah mendukung juara dunia MotoGP 2010 dan 2012 tersebut sejak tiga tahun lalu, dan mereka juga sangat dikenal sebagai penyuplai helm mantan pebalap MotoGP sekaligus juara World Superbike 2009, Ben Spies selama berkarir di dunia balap. [initial]
(mc/kny)
Menurut Motocuatro, Lorenzo sempat sangat marah atas peristiwa ini mengingat busa yang terletak di bagian depan itu tak terpasang dengan baik. Meski begitu, setelah melakukan analisa mendalam, Lorenzo tetap mempercayai level keamanan HJC.
Kami memberi HJC kesempatan kedua. Mereka mendukung kami dalam masa-masa buruk tahun lalu, dan kami sangat percaya pada keahlian mereka. Jika HJC merupakan helm nomor satu di dunia, maka seharusnya juga begitu di MotoGP, ujar salah satu perwakilan manajemen Lorenzo yang tak disebutkan namanya.
HJC sendiri dikenal telah mendukung juara dunia MotoGP 2010 dan 2012 tersebut sejak tiga tahun lalu, dan mereka juga sangat dikenal sebagai penyuplai helm mantan pebalap MotoGP sekaligus juara World Superbike 2009, Ben Spies selama berkarir di dunia balap. [initial]
Baca Juga:
Bradl: Ducati Takkan 'Permanen' di Podium
Dua Kali Runner Up di Austin, Rabat Bidik Kemenangan
Miller: Juarai Moto3? Quartararo Masih Harus Belajar
Debut di Austin, Melandri Yakin Bakal Kesulitan
Iannone: Di MotoGP, Segalanya Harus Serba Tenang
Aleix Espargaro Penasaran Suzuki di COTA
Tubuh Besar, Kendala Redding di Atas Honda
Ikut Bangga, Pramac Nantikan Bantuan Ducati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


