James Toseland Tak Sesali Karir Buruk di MotoGP
Editor Bolanet | 2 Januari 2014 20:00
- James Toseland merupakan salah satu dari banyak bintang World Superbike (WSBK) yang 'gagal' saat turun di MotoGP. Meski begitu, pria asal Inggris itu tak pernah menyesali karir buruknya di kejuaraan balap terakbar di dunia tersebut.
Toseland merupakan juara WSBK 2004 dan 2007, dan membela Tech 3 Yamaha di MotoGP pada musim 2008 dan 2009. Selama membela Tech 3, ia tak pernah naik podium, dan finis terbaiknya hanyalah posisi keenam.
Saya tak menyesal. Saya menikmatinya, karena saya selalu mengerahkan segala kemampuan. Tentu saja saya ingin mendapatkan tim yang baik di MotoGP. Tanpa cedera, mungkin saat ini saya masih ingin tampil di sana, ujarnya.
Pada tahun 2010, Toseland pun digantikan oleh juara WSBK 2009, Ben Spies. Tahun 2009 adalah musim yang buruk. Saya kehilangan kepercayaan pada ban Bridgestone dan saya kehilangan tempat. Pada akhir musim, Ben menggantikan saya, dan saya kembali ke WSBK, lanjutnya.
Sayang, Toseland yang kini berusia 33 tahun terpaksa pensiun dini dari dunia balap pada pertengahan tahun 2011 akibat cedera tangan yang cukup parah. Kini, ia pun fokus menjadi musisi.
Saya yakin talenta saya bisa terlihat jika mendapatkan tim dan motor yang tepat. Pada debut saya di MotoGP, saya mampu menjalani kualifikasi dengan baik dan start dari posisi kedua. Saya juga sempat bertarung dengan Valentino Rossi. Saya sungguh tak menyesal. Sukses atau tidak, saya sudah berusaha sekeras mungkin, pungkasnya. (sw/kny)
Toseland merupakan juara WSBK 2004 dan 2007, dan membela Tech 3 Yamaha di MotoGP pada musim 2008 dan 2009. Selama membela Tech 3, ia tak pernah naik podium, dan finis terbaiknya hanyalah posisi keenam.
Saya tak menyesal. Saya menikmatinya, karena saya selalu mengerahkan segala kemampuan. Tentu saja saya ingin mendapatkan tim yang baik di MotoGP. Tanpa cedera, mungkin saat ini saya masih ingin tampil di sana, ujarnya.
Pada tahun 2010, Toseland pun digantikan oleh juara WSBK 2009, Ben Spies. Tahun 2009 adalah musim yang buruk. Saya kehilangan kepercayaan pada ban Bridgestone dan saya kehilangan tempat. Pada akhir musim, Ben menggantikan saya, dan saya kembali ke WSBK, lanjutnya.
Sayang, Toseland yang kini berusia 33 tahun terpaksa pensiun dini dari dunia balap pada pertengahan tahun 2011 akibat cedera tangan yang cukup parah. Kini, ia pun fokus menjadi musisi.
Saya yakin talenta saya bisa terlihat jika mendapatkan tim dan motor yang tepat. Pada debut saya di MotoGP, saya mampu menjalani kualifikasi dengan baik dan start dari posisi kedua. Saya juga sempat bertarung dengan Valentino Rossi. Saya sungguh tak menyesal. Sukses atau tidak, saya sudah berusaha sekeras mungkin, pungkasnya. (sw/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Tegas Tak Mau Tes Motor MotoGP: Saya Nggak Kangen!
Otomotif 13 Maret 2026, 10:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi Portugal vs Chili 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 13:09
-
Prediksi Belgia vs Tunisia 6 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 12:49
-
Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
Liga Inggris 5 Juni 2026, 12:08
-
Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:45
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















