Johann Zarco: Saya Dapat Tempat di Ducati Berkat Honda
Anindhya Danartikanya | 23 Juni 2020 14:45
Bola.net - Pebalap anyar Reale Avintia Racing, Johann Zarco, yakin Honda punya peran cukup penting dalam perjalanannya mendapatkan kepercayaan dari Ducati Corse di MotoGP 2020. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan Moto Journal yang dikutip Motosan.es, Senin (22/6/2020).
Musim lalu, Zarco diketahui meminta KTM memutuskan kontraknya lebih awal karena merasa tak bisa beradaptasi dan kompetitif di atas RC16. Pada tiga seri terakhir 2019, Zarco yang tak punya tim tiba-tiba diminta LCR Honda untuk menggantikan Takaaki Nakagami yang cedera.
Hasil Zarco memang tak gemilang, namun performanya yang cukup menjanjikan mengingat itu pertama kalinya ia menjajal RC213V, diapresiasi banyak orang. Meski begitu, Zarco sempat 'patah hati' usai Repsol Honda batal menggaetnya sebagai pengganti Jorge Lorenzo.
Kini Jadi Kandidat Pebalap Pramac Racing

Melihat Zarco tak punya tim untuk 2020, General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, pun segera mendekatinya, tepat sehari setelah ia balapan di atas Honda. Dall'Igna menawarkan tempat di Reale Avintia Racing, disertai Desmosedici GP19 dan dua teknis langsung dari Ducati.
Kini, meski MotoGP 2020 belum dimulai, Zarco bahkan sudah dijadikan kandidat pebalap anyar Pramac Racing, yakni tim satelit Ducati yang terintegrasi langsung dengan tim pabrikan. Menurut Zarco, ini bisa jadi kesempatan baik, namun ia tak mau bicara banyak.
"Saya rasa membela Pramac adalah kesempatan baik. Mereka tim yang sangat baik. Impian terbaik memang membela tim pabrikan Ducati, tapi Anda juga bisa membela Pramac dengan motor pabrikan dan dimanjakan bila Anda bekerja dengan baik," ungkap rider Prancis ini.
Memilih Merendah, Masih Harus Buktikan Diri
Zarco pun mengaku tak mau jemawa melihat peluangnya dapat dukungan teknis lebih baik dari Ducati. Ia meyakini dirinya masih harus membuktikan diri bahwa ia memang layak dapat kepercayaan mereka, mengingat ia menjalani musim yang buruk sepanjang 2019 bersama KTM.
"Saya tak boleh lupa musim lalu sangatlah buruk. Saya bisa dapat tempat di MotoGP berkat tiga balapan dengan Honda, yang tak buruk-buruk amat. Masih ada ketertarikan ke tim pabrikan Ducati, tapi saya harus menunggu," ujar juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini, yang berpeluang bertandem dengan Jorge Martin di Pramac.
"Belakangan ini orang kerap membicarakan Jorge Martin. Tapi rider-rider ini punya manajer, yang memastikan pembicaraan berjalan baik. Saya sendiri bukan manajer. Tapi orang tahu benar saya ingin balapan, dan Ducati bilang, 'Kami takkan menyambutmu bila kami tak percaya padamu'," pungkas Zarco.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
Hungaria Siap Bangun Sirkuit Baru Demi Gelar MotoGP 2023
Bradley Smith Akui Bisa Gantikan Andrea Iannone di MotoGP Jerez
Takaaki Nakagami Jajal Motor WorldSBK Milik Alvaro Bautista di Motegi
'Vinales-Quartararo Bakal Jadi Rival Terberat Marc Marquez'
Ayah Lorenzo: Marquez Sengaja Rusak Balapan Rossi di Sepang 2015
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






