Jorge Lorenzo Bantah Terlalu Cepat Kembali Balapan di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 13 September 2019 09:15
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, meyakini bahwa MotoGP Silverstone, Inggris, tiga pekan lalu adalah momen yang tepat baginya untuk kembali turun lintasan usai absen empat seri akibat cedera retak tulang belakang sejak kecelakaan hebat di Assen, Belanda, Juni lalu.
Hal ini disampaikan Lorenzo kepada Crash.net di sela pekan balap MotoGP Misano, San Marino, Kamis (12/9/2019), yakni tempat yang sama di mana ia mengakhiri uji coba lebih awal pada 29-30 Agustus lalu. Dalam uji coba itu, Lorenzo hanya turun pada hari pertama dan hanya menjalani 31 lap.
Keputusan Lorenzo untuk mengakhiri uji coba lebih awal pun menghadirkan tanda tanya besar dari berbagai pihak: apakah ia terlalu gegabah mengambil keputusan untuk kembali balapan di Silverstone, alih-alih menunggu cederanya pulih lebih jauh?
Pernah Lakukan Hal Lebih Gila
"Bukankah begini mentalitas pebalap yang seharusnya? Kita semua tahu sejarah para pebalap MotoGP, dan saya malah pernah melakukan hal yang lebih gila. Saya sudah tak berkompetisi selama dua bulan, jadi cepat atau lambat saya harus kembali," ujar Lorenzo yang finis kelima di Assen 2013, hanya dua hari usai operasi patah tulang bahu.
Usai kecelakaan di Assen pada Juni lalu, Lorenzo sempat dikabarkan kembali turun lintasan di Brno, Ceko, setelah menjalani rehat musim panas selama satu bulan. Meski begitu, ia merasa momen itu terlalu dini, dan akhirnya memutuskan untuk absen lagi, ditambah mundur dari pekan balap di Austria.
"Menurut saya, terlalu cepat jika kembali di Brno, begitu pula Austria, tapi di Silverstone, saya bisa berkendara seperti yang saya mau. Saya memang sangat lamban dan tertinggal jauh, tapi saya merasa itulah momentum untuk kembali, demi mendapatkan ritme lagi, karena tiga bulan tak berkendara bakal terlalu lama," ungkapnya.
Tak Ada Gunanya Selesaikan Uji Coba
Mengenai keputusannya untuk mengakhiri uji coba di Misano, Lorenzo pun membeberkan alasannya lebih detail. Ia mengaku yakin bisa menyelesaikan uji coba sesuai program, namun punggungnya mengalami pembengkakan usai balapan di Silverstone, dan ia melaju tiga detik lebih lamban dari ritme yang sesungguhnya.
"Saya bisa saja bertahan dan mengakhiri uji coba, itu memungkinkan. Tapi usai balapan di Silverstone, cedera saya bengkak dan jauh lebih sakit dari sebelumnya. Jadi tak ada gunanya ngotot, karena itu hanya uji coba, baik bagi saya maupun tim. Saya kini baik-baik saja, tapi tak sempurna. Saya rasa saya masih butuh waktu untuk pulih," tutupnya.
Sejak Misano kembali menggelar MotoGP pada 2007, Lorenzo merupakan pebalap tersukses di sirkuit tersebut. Sepanjang kariernya di ajang Grand Prix, ia mengoleksi sembilan podium yang empat di antaranya merupakan kemenangan.
Sumber: Crash.net
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





