Jorge Lorenzo Jelaskan 'Kekacauan' Pit Stop di MotoGP Ceko
Editor Bolanet | 22 Agustus 2016 12:15
Dalam balapan yang dimulai dengan kondisi basah ini, Lorenzo memakai ban depan lunak dan ban belakang keras. Saat dirinya mulai mencatatkan waktu yang cepat dan memperbaiki posisi, ia justru masuk ke pit untuk berganti motor yang dipasangi ban kering (slick). Hal ini membuat sang kepala mekanik, Roman Forcada sempat geram.
Tujuh lap sebelum finis, ban depan saya hancur, tapi ketika masuk ke pit, ban yang hancur menempel aspal, jadi kelihatannya baik-baik saja. Tim saya baru tahu ada bagian yang hilang saat mereka melepasnya dari motor. Itulah mengapa Ramon tak paham mengapa saya ingin ganti motor, ujar Lorenzo kepada Crash.net.
Sayang, lintasan masih terlalu basah untuk ban slick, membuat Lorenzo masuk ke pit untuk berganti motor lagi. Saya hanya ingin finis dan berganti motor lagi. Sungguh disayangkan kami tak bisa finis dengan baik di atas ban lunak, karena sejatinya saya salah satu yang tercepat. Saya merasa bisa lebih cepat dan finis ketiga atau kedua, lanjutnya.
Lorenzo pun yakin Michelin harus berbenah dalam menghadapi balapan dalam kondisi serupa di masa depan. Seharusnya hal macam ini tak terjadi. Degradasi ban bisa terjadi, tapi jangan sampai bagiannya hilang. Saya tahu Michelin bekerja keras, mereka berusaha memperbaiki ban slick depan dan belakang, namun masih ada masalah dengan ban basah, tutup rider Spanyol ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



