Jorge Lorenzo: Target Saya Cuma Satu, Bantu Rider Yamaha Juara
Anindhya Danartikanya | 5 Juni 2020 10:05
Bola.net - Aneh tapi nyata. Sebagai kompetitor yang garang, tentu Jorge Lorenzo ingin meraih sukses sebanyak mungkin. Meski begitu, hanya beberapa bulan usai mengumumkan keputusan pensiun dari MotoGP, target Lorenzo telah berubah drastis, yakni justru ingin melihat rider Yamaha lain merebut gelar dunia.
Lorenzo, yang pernah 9 musim membela Yamaha dan merebut tiga gelar MotoGP, pindah ke Ducati Team pada 2017 dan Repsol Honda pada 2019. Sayang, ia gagal merebut gelar dunia. Usai pensiun akibat cedera punggung berkepanjangan, ia menerima tawaran untuk jadi test rider Yamaha pada awal 2020.
Ia pun telah mulai menjalankan tugasnya di uji coba pramusim Malaysia pada Februari lalu. "Yamaha tak banyak berubah, dan ini positif, karena saat saya hengkang, motor mereka sudah bagus, tapi jadi buruk selama empat tahun terakhir," ujarnya dalam wawancara dengan MotoGP.com yang dirilis Selasa (2/6/2020).
"Memang berubah sedikit, contohnya pada pengereman yang kini tak lagi kaku, jadi ini bagus. Tapi mesinnya (versi 2019) tak banyak berubah. Kami membandingkannya dengan data saya pada 2016, dan memang tak banyak perbedaan. Kini saya rasa mereka telah memperbaiki tenaga mesin 2020," lanjut Lorenzo.
Sudah Beri Beberapa Masukan Positif

Sejauh ini, Lorenzo memang baru dua kali turun lintasan sebagai test rider Yamaha, karena program uji coba lainnya ditunda akibat pandemi virus corona. Walau baru menjajal YZR-M1 2019 dan belum mengendarai versi 2020, rider Spanyol ini mengaku sudah memberikan beberapa masukan positif untuk Yamaha.
"Saya menemukan Maverick di trek dan saya lihat motor barunya memilih masalah pengereman. Saya katakan pada Yamaha apa yang saya lihat, dan tampaknya setelah mendengar komentar saya, mereka memperbaiki area tersebut. Di Qatar, mereka jauh lebih baik. Jadi saya rasa ini komentar positif yang sedikit membantu," ungkapnya.
Rider berusia 33 tahun ini pun mengaku kini dirinya sama sekali tak keberatan membantu seluruh pebalap Yamaha demi meraih sukses. Sudah lepas dari beban kompetisi, kini ia justru jauh lebih bersenang-senang dalam mengendarai motor MotoGP sebagai test rider.
Ingin Lihat Yamaha Kembali Sukses
"Saat masih jadi pebalap profesional, tiap kali datang ke uji coba, saya selalu merasa harus membuktikan sesuatu: sedekat mungkin dengan posisi terpuncak, diiringi rasa gugup dan tekanan. Tapi di Malaysia, rasanya berbeda. Saya hanya pergi ke sana untuk bersenang-senang dan membantu Yamaha," kisahnya.
Lorenzo bahkan menyatakan bahwa target utamanya saat ini adalah melihat salah satu dari empat rider Yamaha merebut gelar dunia lagi, yakni prestasi yang belum lagi dikecap pabrikan Garpu Tala sejak Lorenzo meraihnya paa 2015 lalu.
"Dulu, sebagai pebalap pabrikan Yamaha, target saya hanyalah merebut gelar dunia. Kini saya punya peran yang sangat berbeda, dan target saya adalah melihat rider Yamaha merebut gelar dunia," pungkas lima kali juara dunia tersebut.
Video: Marc Marquez Optimistis MotoGP Dimulai Pertengahan Juli 2020
Baca Juga:
Jorge Lorenzo: Marc Marquez Luar Biasa, Tapi Bisa Dikalahkan
'Maverick Vinales Bakal Jadi Rival Terberat Marc Marquez'
Manajer Jorge Martin Akui Negosiasi Serius dengan Pramac-Ducati
Ducati Team Gaet Jack Miller, Johann Zarco Tak Sakit Hati
Alex Rins: Andrea Iannone Tandem Terbaik, Joan Mir Jarang Tanya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


