Kecelakaan di Jerman, Sean Gelael Terhindar dari Cedera
Editor Bolanet | 6 Mei 2013 17:00
- Pebalap nasional, Sean Gelael terhindar dari cedera setelah terjadi kecelakaan pada race terakhir Kejuaraan FIA Formula 3 Eropa di Hockenheim, Jerman, Minggu (5/5). Akibat kecelakaan itu, kendaraannya rusak berat dan Sean tidak dapat melanjutkan balapan.
Pebalap berusia 16 tahun ini berada di belakang kelompok pebalap yang terlibat insiden. Pebalap asal Israel, Roy Nissany, bersinggungan dengan pesaingnya hingga terlempar ke tembok pengaman, dan ketika Nissany kembali ke lintasan, Sean tidak dapat menghindar.
Roy menabrak tembok pengaman dan mental lagi ke lintasan, kata Sean. Mobilnya berputar di depan saya sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Sangat disayangkan.
Pada Race 1 dan Race 2 yang diadakan Sabtu, Sean yang melaju di atas kendaraan Double R Racing Dallara-Mercedes berada di urutan ke-21 dan ke-26.
Saya mengawali lomba di Hockenheim tanpa modal apapun, karena belum pernah ke sini. Race pertama tidak begitu buruk dan race kedua rasa percaya diri saya meningkat. Setidaknya saya mampu memberikan umpan balik kepada mekanik Double R, kata Sean.
Pemilik Double R Racing, Anthony 'Boyo' Hieatt, yang juga selaku mekanik Sean, mengakui bahwa tidak satu pun dari tiga pebalapnya yang sudah mengenal sirkuit tersebut.
Perlombaan di Hockenheim merupakan medan lomba yang keras untuk dipelajari. Tapi saya kira Sean melakukan kemajuan yang bagus, tuturnya.
Perlombaan berikutnya diadakan di kandang tim Double R di Inggris, yakni di Sirkuit Brands Hatch, pada 18-19 Mei, dan Sean diharapkan tampil lebih baik di antara para pebalap berpengalaman lainnya. (ant/kny)
Pebalap berusia 16 tahun ini berada di belakang kelompok pebalap yang terlibat insiden. Pebalap asal Israel, Roy Nissany, bersinggungan dengan pesaingnya hingga terlempar ke tembok pengaman, dan ketika Nissany kembali ke lintasan, Sean tidak dapat menghindar.
Roy menabrak tembok pengaman dan mental lagi ke lintasan, kata Sean. Mobilnya berputar di depan saya sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Sangat disayangkan.
Pada Race 1 dan Race 2 yang diadakan Sabtu, Sean yang melaju di atas kendaraan Double R Racing Dallara-Mercedes berada di urutan ke-21 dan ke-26.
Saya mengawali lomba di Hockenheim tanpa modal apapun, karena belum pernah ke sini. Race pertama tidak begitu buruk dan race kedua rasa percaya diri saya meningkat. Setidaknya saya mampu memberikan umpan balik kepada mekanik Double R, kata Sean.
Pemilik Double R Racing, Anthony 'Boyo' Hieatt, yang juga selaku mekanik Sean, mengakui bahwa tidak satu pun dari tiga pebalapnya yang sudah mengenal sirkuit tersebut.
Perlombaan di Hockenheim merupakan medan lomba yang keras untuk dipelajari. Tapi saya kira Sean melakukan kemajuan yang bagus, tuturnya.
Perlombaan berikutnya diadakan di kandang tim Double R di Inggris, yakni di Sirkuit Brands Hatch, pada 18-19 Mei, dan Sean diharapkan tampil lebih baik di antara para pebalap berpengalaman lainnya. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
HDC Seri Samarinda Diramaikan 127 Pembalap
Otomotif 10 November 2019, 10:11
-
Uji Coba Pirelli, Sean Gelael Penuhi Ekspektasi Toro Rosso
Otomotif 2 Agustus 2018, 14:30
-
Ducati: MotoGP Harus Segera Balapan di Indonesia!
Otomotif 13 Maret 2018, 15:30
-
Trial Game Aspahlt Beda Dengan Balap Supermoto
Otomotif 15 Desember 2017, 19:20
-
Sepak Terjang Indonesia di Balap Motor Internasional
Otomotif 20 November 2017, 13:05
LATEST UPDATE
-
Magis Liam Rosenior! Ada Trik Pochettino dalam Misi Kebangkitan Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 04:44
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45















