Kerja Lebih Efisien, Maverick Vinales Tekad Ubah Gaya Balap
Anindhya Danartikanya | 10 Januari 2020 10:50
Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, menyatakan telah mengubah metode kerja dengan tim sejak awal 2019, dan bertekad untuk bekerja lebih baik lagi di MotoGP 2020. Kepada Crash.net, ia juga mengaku sudah menyusun program kerjanya selama masa pramusim ini.
Sejak pindah ke Yamaha pada awal 2017, Vinales dikenal sebagai 'Raja Uji Coba' karena kerap jadi rider tercepat dalam berbagai uji coba, walau hasil ini tak benar-benar tertuang dalam pekan balap. Pada 2019, ia masih sering jadi yang tercepat, namun metode kerjanya telah berubah.
Dulu, ia kerap menjalani banyak lap dan coba banyak hal di uji coba. Meski cepat, ia jadi bingung menentukan pilihan. Kini, Top Gun menjalani sedikit lap, fokus pada perangkat tertentu saja. Alhasil, ia meraih 7 podium dan 2 kemenangan. Metode ini pun akan ia usung pada 2020.
Usung Mentalitas dan Program Berbeda
"Kami punya mentalitas dan program kerja yang berbeda, terutama di garasi. Di uji coba, saya menjalani terlalu banyak lap, coba terlalu banyak hal, hasilnya jadi tak jelas. Kini hanya sedikit lap, lebih fokus memaksimalkan tiap lap, dan fokus pada apa yang akan diubah," tuturnya.
Juara dunia Moto3 2013 ini juga mengaku sudah paham apa yang harus ia dan Yamaha perbaiki bersama. Pertama, ia meminta Yamaha menambah tenaga mesin, agar kecepatan puncak mereka di tikungan bisa menyaingi mesin Ducati dan Honda yang jauh lebih superior.
"Saya melihat dengan cukup jelas apa yang harus saya perbaiki dan apa yang harus diperbaiki pada motor kami, setidaknya untuk ikut memperebutkan gelar dunia. Jadi kami bekerja sangat keras demi mewujudkannya, dan jelas saya punya dua bulan untuk melakukannya," ujarnya.
Gaya Balap Harus Lebih Halus
Selain perbaikan motor, Vinales juga yakin ia butuh perbaikan diri, terutama soal gaya balap. Rider Spanyol ini mengaku gayanya masih cukup agresif, berlawanan dengan karakter YZR-M1 yang dikenal harus dikendarai dengan gaya balap yang halus.
"Saya harus memperbaiki gaya balap, beberapa hal harus lebih halus, demi membantu motor melaju lebih cepat. Saya rasa, saya bisa melakukannya, dan saya bisa beradaptasi dengan baik. Saya akan berkonsentrasi demi memperbaikinya," ungkap Vinales.
Vinales telah memulai masa persiapannya menjelang MotoGP 2020 dengan berlatih intensif di Losail, Qatar, sejak Rabu (8/1/2020). Ia pun akan kembali turun lintasan dengan YZR-M1 dalam uji coba pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 7-9 Februari mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



