Kisah Danilo Petrucci, Underdog yang Bakal Ikuti Jejak Idola
Anindhya Danartikanya | 25 Juni 2018 11:40
Bola.net - - Pembalap Alma Pramac Racing, Danilo Petrucci punya kisah yang cukup unik soal perjalanan karirnya di Grand Prix. Berasal dari arena FIM Superstock 1000 dan sempat tampil di papan bawah pada tahun-tahun pertamanya di MotoGP, rider Italia ini malah bakal membela tim pabrikan Ducati Corse tahun depan.
Usai menduduki peringkat runner up di FIM Superstock 1000 pada 2011, Petrucci pindah ke MotoGP pada 2012. Membela IodaRacing dan mengendarai motor CRT, tiga tahun pertama Petrux begitu berat. Pada awal 2014, ia bahkan sempat mempertimbangkan untuk pensiun dini.
Niatan ini ia tinggalkan usai ia digaet Pramac pada 2015. Sejak itu pula ia mengendarai Ducati Desmosedici dan mengalami peningkatan performa, meraih podium pertamanya di Inggris. Usai memenangi kompetisi internal dengan Scott Redding pada 2016, Petrucci berhak mengendarai Desmosedici GP17 pada 2017, yang sama persis dengan milik Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo.
Terbuncit Sampai Pabrikan

Dengan GP17, rider Italia ini menggebrak dengan meraih empat podium. Ia bahkan nyaris merebut kemenangan di Belanda dan San Marino, sebelum dikalahkan oleh Valentino Rossi dan Marc Marquez di lap terakhir. Tahun ini, ia telah merebut satu podium dan dinyatakan sebagai pengganti Lorenzo di Ducati Corse tahun depan.
Ducati mengenal saya dengan baik. Ini tahun keempat saya bersama mereka, hubungan kami baik. Hal penentu saya ke tim pabrikan adalah perkembangan saya. Saat tiba di MotoGP, saya selalu terbuncit di sesi latihan, kualifikasi dan balap. Kini saya malah mengendarai motor pabrikan, walau di tim berbeda, tapi saya meraih hasil baik, ujarnya kepada Corriere della Sera.
Kontrak Setahun

Uniknya, Petrucci menolak tawaran Ducati yang hendak memberi kontrak dua tahun. Rider 27 tahun ini menekankan bahwa dirinyalah yang meminta Ducati memberikan kontrak berdurasi satu tahun. Petrucci mengaku tak ingin terlalu terbebani oleh statusnya sebagai rider pabrikan yang diharapkan terus melaju di papan atas.
Masa 'magang' saya masih berlanjut, itulah alasan saya hanya mau kontrak setahun. Saya belum menang, tapi saya tetap bekerja keras demi itu. Andai saja Anda tahu seberapa lama saya duduk di depan komputer untuk mempelajari semua data, memahami garis balap dan cara mengendalikan gas... Pada hari Sabtu di Mugello, saya masih di garasi sampai pukul 8.00 malam. Saya sampai kelelahan, ungkapnya.
Ikuti Jejak Idola

Petrucci pun mengaku bangga dirinya juga bakal mengikuti jejak sang idola, Loris Capirossi. Petrucci mengaku telah mengidolakan eks rider MotoGP tersebut sejak anak-anak, mengingat ayahnya merupakan salah satu anggota tim Capirex di kancah Grand Prix. Perlu diingat, Capirossi merupakan salah satu ikon Ducati, yang membela mereka pada 2003-2007.
Waktu kecil saya ingin jadi Loris Capirossi. Dialah Superman saya. Tapi di kehidupan nyata, saya ingin menjadi Danilo Petrucci. Meski begitu, saya masih menjadikan Loris panutan, karena saya juga telah lama membela Ducati dan mendukung Loris sejak saya masih anak-anak, mengingat ayah sayalah yang mengendarai truk tim Loris, pungkas Petrucci.
MotoGP Belanda 2018

TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51







