Lorenzo: Spies Harus Lebih Tenang dan Fokus
Editor Bolanet | 18 Juli 2012 21:00
- Pemuncak klasemen sementara pebalap MotoGP saat ini, Jorge Lorenzo yakin bahwa Ben Spies hanya harus berusaha lebih tenang dan fokus demi menampik nasib buruk yang didapatnya sejak awal musim ini.
Sejauh ini, Lorenzo sudah memenangkan lima balapan. Ia gagal finis di seri Belanda, namun di seri lainnya Lorenzo tak pernah finis di luar posisi dua besar.
Di lain sisi, Spies malah belum meraih podium sama sekali di musim ini, dan hanya meraih total 66 poin dan menduduki peringkat ke-10, tertinggal 119 poin dari Lorenzo.
Talenta dan kecepatan Ben tak perlu dipertanyakan lagi. Pada balapan MotoGP pertamanya di Qatar (tahun 2010), ia bahkan finis hanya empat detik di belakang pemenang. Padahal ia mengendarai motor satelit, ujar pebalap Yamaha Factory Racing itu. Ini sudah menandakan bahwa ia mampu.
Saya rasa ia hanya harus bersikap lebih tenang, karena kompetisi tahun ini tidak stabil. Jika ia tenang dan fokus, mungkin ia bisa meraih podium sesering mungkin dan bahkan bisa meraih kemenangan, lanjutnya.
Sementara Lorenzo sudah memperpanjang kontraknya dengan Yamaha selama dua tahun, tiga pebalap Yamaha lainnya masih belum mendapatkan kontrak baru.
Pebalap Monster Yamaha Tech 3, Cal Crutchlow dan Andrea Dovizioso pun tidak menutup-nutupi keinginan mereka untuk menempati posisi Spies musim depan.
Ketika diminta memilih salah satu dari ketiga pebalap tersebut untuk menjadi rekan setimnya, Lorenzo menjawab, Saya lebih akrab dengan Ben, karena kami lebih banyak menghabiskan waktu bersama.
Saya dan Dovi pernah bertarung sengit di GP250, namun kami berteman baik. Jadi bagi saya, tak masalah siapapun orangnya. Yamaha lah yang berhak memilih, tutup pebalap berjuluk Por Fuera itu. (cn/kny)
Sejauh ini, Lorenzo sudah memenangkan lima balapan. Ia gagal finis di seri Belanda, namun di seri lainnya Lorenzo tak pernah finis di luar posisi dua besar.
Di lain sisi, Spies malah belum meraih podium sama sekali di musim ini, dan hanya meraih total 66 poin dan menduduki peringkat ke-10, tertinggal 119 poin dari Lorenzo.
Talenta dan kecepatan Ben tak perlu dipertanyakan lagi. Pada balapan MotoGP pertamanya di Qatar (tahun 2010), ia bahkan finis hanya empat detik di belakang pemenang. Padahal ia mengendarai motor satelit, ujar pebalap Yamaha Factory Racing itu. Ini sudah menandakan bahwa ia mampu.
Saya rasa ia hanya harus bersikap lebih tenang, karena kompetisi tahun ini tidak stabil. Jika ia tenang dan fokus, mungkin ia bisa meraih podium sesering mungkin dan bahkan bisa meraih kemenangan, lanjutnya.
Sementara Lorenzo sudah memperpanjang kontraknya dengan Yamaha selama dua tahun, tiga pebalap Yamaha lainnya masih belum mendapatkan kontrak baru.
Pebalap Monster Yamaha Tech 3, Cal Crutchlow dan Andrea Dovizioso pun tidak menutup-nutupi keinginan mereka untuk menempati posisi Spies musim depan.
Ketika diminta memilih salah satu dari ketiga pebalap tersebut untuk menjadi rekan setimnya, Lorenzo menjawab, Saya lebih akrab dengan Ben, karena kami lebih banyak menghabiskan waktu bersama.
Saya dan Dovi pernah bertarung sengit di GP250, namun kami berteman baik. Jadi bagi saya, tak masalah siapapun orangnya. Yamaha lah yang berhak memilih, tutup pebalap berjuluk Por Fuera itu. (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Dewa United vs PSIM: Gol Penalti Alex Martins Jadi Penentu!
Bola Indonesia 3 April 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13



















