Lorenzo Yakin Bisa Juarai MotoGP 2019 Andai Tetap di Ducati
Anindhya Danartikanya | 14 April 2020 12:05
Bola.net - Test rider Yamaha, Jorge Lorenzo, yakin dirinya bisa menantang Marc Marquez dalam perebutan gelar dunia MotoGP 2019 andai tetap membela Ducati Team. Hal ini ia nyatakan dalam wawancaranya dengan Sky Sport, saat menjalani karantina mandiri di Dubai akibat adanya pandemi virus corona (Covid-19).
Usai meraih tiga gelar dunia di Yamaha, Lorenzo pindah ke Ducati pada 2017 dengan gaji 25 juta euro untuk dua musim. Ia pun sulit adaptasi, butuh 1,5 tahun untuk meraih kemenangan perdananya di Mugello, Italia, pada 2018, diikuti kemenangan di Catalunya, Spanyol, dan Red Bull Ring, Austria.
Sayang, kemenangan Lorenzo di Mugello datang terlambat, karena beberapa pekan sebelumnya, CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali menyebutnya sebagai 'pebalap hebat yang tak becus mengendalikan motor Desmosedici', yakni pernyataan yang membuat Lorenzo naik pitam.
Ducati Tak Sabar untuk Menunggu

"Dengan Ducati, Anda tahu ceritanya. Mereka berinvestasi tinggi pada saya, karena saya tiga kali juara MotoGP, jadi saya memang layak diusahakan secara finansial. Usai 1,5 tahun, kami belum memenangi balapan. Jika saya menang di Misano (2017), mungkin ceritanya bakal lain," ujar Lorenzo seperti yang dikutip Motorsport.com.
Tepat dua hari setelah kemenangan Lorenzo di Mugello, Ducati pun mengumumkan Danilo Petrucci sebagai pengganti Lorenzo pada 2019. Lorenzo juga diumumkan akan membela Repsol Honda dengan kontrak dua tahun, meski putus setahun lebih awal karena ia memutuskan pensiun akibat cedera punggung berkepanjangan.
"Ducati menghadirkan alasan-alasan finansial, harga Danilo lebih 'rendah' dan ia rider Italia. Sungguh sayang, karena tak ada kesabaran menunggu dan semua diputuskan terlalu cepat. Saat itulah kami menemukan hal yang bikin kami menang, tapi sudah terlambat. Pada 2019, kami pasti bisa memperebutkan gelar dunia," lanjut Lorenzo.
98% Yakin Takkan Kembali Balapan
Di lain sisi, Lorenzo menegaskan bahwa dirinya tak punya ketertarikan untuk kembali balapan semusim penuh, seperti yang dirumorkan belakangan ini, apalagi setelah Yamaha menawarinya turun di beberapa balapan sebagai pebalap wildcard.
"Secara fisik, saya baik, mungkin masih bisa balapan. Tapi ini lebih ke soal mental, saya ada di fase hidup yang sudah berbeda. Saya ingin waktu luang lebih banyak, dan saat kerja, saya ingin melakukan aktivitas lain. Kans saya kembali sangat kecil. Saya 98% yakin takkan kembali. Lagipula tak ada yang menghubungi saya," tutupnya.
Video: Kalahkan Rossi-Marquez, Bagnaia Menangi MotoGP Virtual Race
Baca Juga:
Pramac Racing Tak Tutup Peluang Kembali Naungi Andrea Iannone
Cal Crutchlow, Pebalap MotoGP yang Nyaris Jadi Pemain Sepak Bola
'Jika Valentino Rossi Masih Bahagia, Mengapa Tak Lanjut Saja?'
'Fabio Quartararo Akhirnya Punya Kans Buktikan Talenta di MotoGP'
Ogah Balapan Lagi, Jorge Lorenzo Sudah Jauh dari Status 'Pebalap'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






