Marc Marquez Akui Bakal Kecewa Jika Sang Adik Juarai MotoGP
Anindhya Danartikanya | 6 Mei 2020 14:15
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, yakin perasaannya bakal campur aduk andai suatu saat nanti sang adik, Alex Marquez, berhasil mengikuti jejaknya meraih gelar dunia MotoGP. Kepada Sky Sport, Marc mengaku bakal kecewa, tapi juga bakal lebih mudah legawa.
Musim ini, Marquez Bersaudara bertandem di tim yang sama. Banyak orang meyakini bahwa hal ini akan merusak hubungan baik antara mereka akibat adanya 'hukum alam' bahwa rekan setim adalah rival utama seorang pebalap. Marc pun tak memungkiri ini adalah bagian terberat.
Meski begitu, delapan kali juara dunia ini belum mau menentukan apakah rivalitas mereka bakal sengit atau tidak, karena Alex masih harus banyak belajar dan membuktikan potensinya pada tahun pertama di MotoGP.
Bakal Sulit Jaga Hubungan Baik

"Mengendalikan hubungan dengan Alex bakal sulit, karena rekan setim adalah rival utama. Masih sulit memahami level performanya, karena belum ada bukti. Ia adalah debutan dan di atas kertas ia harusnya lebih cepat, tapi kami harus profesional. Di rumah, ceritanya lain lagi," ujar Marc.
Lalu bagaimana jika Alex ternyata mampu menggebrak persaingan MotoGP, langsung tampil kompetitif, dan mampu meraih gelar dunia dalam waktu dekat? Marc pun tak memungkiri dirinya bakal kecewa berat, namun yakin dirinya juga bakal lebih mudah bersikap legawa.
"Jika Alex jadi juara dunia, saya bakal jengkel. Tapi jika saya harus kalah, memang lebih baik kalah dari adik saya saja. Tapi jika kompetisi ini hanya antara Marquez Bersaudara, tentu saya ingin menang! Hubungan kami sangat baik, bagi saya, Alex adalah adik, bukan pebalap. Kami kerap bertengkar, tapi hanya lima menit," ungkapnya.
Akui Honda Tak Ideal untuk Debutan
Di lain sisi, rider Spanyol berusia 27 tahun ini tak memungkiri bahwa Honda merupakan motor yang sangat sulit dikendalikan, terutama bagi seorang debutan. Seperti pendapat banyak penghuni paddock MotoGP, Yamaha adalah motor yang lebih ideal untuk pendatang baru.
"Bagi debutan, motor yang tepat memang Yamaha. Setidaknya itulah yang saya lihat sejauh ini. Suzuki juga begitu. Tapi jika Anda harus mengendarai Honda, lebih baik memang langsung bergabung tanpa pernah mengendarai Yamaha," pungkas Marc.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













