'Marquez Adalah Doohan Masa Kini, Lorenzo Mirip Criville'
Anindhya Danartikanya | 27 Januari 2019 11:25
Bola.net - - Repsol Honda akan menyongsong MotoGP 2019 dengan kepala tegak. Sejak era pasangan Mick Doohan dan Alex Criville (1994-1999), untuk pertama kali mereka menggandengkan dua juara dunia kelas tertinggi, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Mengawinkan 12 gelar dunia, Marquez dan Lorenzo pun disebut-sebut sebagai 'dream team'.
Baik Doohan maupun Criville hadir dalam peluncuran tim Repsol Honda 2009 di Madrid, Spanyol pada Rabu (23/1) lalu, dan Criville sedikit bernostalgia soal rivalitasnya dengan Doohan. Menurutnya, Marquez dan Lorenzo bakal memiliki rivalitas yang cukup mirip dengan saat dirinya dan Doohan bertandem di masa lalu.
Criville dan Doohan memang dikenal merupakan rival bebuyutan. Selama enam tahun bersama-sama membela Honda, mereka kerap sengit memperebutkan gelar dunia. Doohan pun merebut gelar dunia GP500 1994-1998, dan Criville meraih prestasi serupa pada 1999, yakni saat Doohan mendadak pensiun akibat cedera kaki yang cukup parah.
"Setiap orang berbeda, dan saya juga tak mirip siapa pun, karena setiap rider punya gayanya sendiri. Tapi tentu ada kemiripan. Marc adalah juara dunia bertahan, ia punya lima gelar dunia di MotoGP dan tujuh secara total, dan Jorge akan meraih gelar tahun ini dengan segala cara. Jadi jika kita tengok ke belakang, Marc adalah Mick dan Jorge adalah Crivi," ujar Criville kepada AS Motor.
Pembuka Jalan Rider Spanyol

Meski hanya sekali merebut gelar GP500, Criville tetap menjadi sosok yang sangat dihormati para rider Negeri Matador. Pasalnya, ia merupakan rider Spanyol pertama yang mampu merebut gelar di kelas tertinggi. Rekor ini dianggap sebagai 'pembuka jalan' bagi rider Spanyol lainnya untuk meraih prestasi serupa. Lorenzo pun sukses melakukannya pada 2010 lalu, disusul Marquez pada 2013.
"Memang kenyataannya begitu, karena di GP500, sangat sulit bagi rider Spanyol untuk menang. Ada rider hebat seperti Angel Nieto dan Sito Pons, tapi mereka lebih memilih turun di kelas yang lebih ringan. Di GP500 ada banyak rider Amerika, dan sangat sulit bertarung dengan mereka. Jadi saat saya meraih gelar dunia, rider Spanyol lain pasti bisa juga melakukannya," ungkap Criville.
Marquez-Lorenzo Bakal Baik-Baik Saja
Soal hubungan Marquez dan Lorenzo, Criville juga yakin mereka akan menghadapi berbagai rintangan untuk memiliki atmosfer kerja yang harmonis. Pasalnya, hal ini juga terjadi padanya dan Doohan saat bertandem. Meski begitu, Criville yakin situasi akan jauh lebih baik saat keduanya sudah tak lagi balapan.
"Pada awalnya, hubungan saya dengan Mick sama seperti Marc dan Jorge sekarang; baik, penuh rasa hormat. Tapi kemudian ada ketegangan. Situasi ini membuat tim jadi kuat dan membuat Anda berkembang sebagai pebalap. Mick adalah musuh saya, tapi juga obsesi saya. Saya ingin mengalahkannya dan itulah yang membuat saya berkembang. Dulu, kami memang rival, tapi kemarin kami makan malam bersama dan kami punya hubungan baik. Beginilah dunia olahraga," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
















