Mengenal Miguel Oliveira, Pemenang MotoGP Terbaru di Styria
Anindhya Danartikanya | 24 Agustus 2020 11:25
Bola.net - Pembalap Red Bull KTM Tech 3, Miguel Oliveira, sukses menggebrak dengan kemenangan perdananya di MotoGP Styria, yang digelar di kandang KTM sendiri, Sirkuit Red Bull Ring, Austria. Ia pun menjadi pembalap Portugal pertama yang mampu memenangi balapan di MotoGP. Mari mengenal rider 25 tahun ini lebih jauh.
Oliveira, yang lahir di Almada, Portugal pada 4 Januari 1995 memulai perjalanan kariernya sebagai pembalap sejak usia 9 tahun dengan turun di kejuaraan MiniGP di negara asalnya. Dapat dukungan penuh dari sang ayah, karier Oliveira terus menanjak dan ia mulai diperhitungkan saat turun di ajang Red Bull Rookies Cup pada tahun 2008.
Ia pun dapat kesempatan turun di kejuaraan Spanyol, CEV 125cc pada 2009 dan langsung duduk di peringkat 3. Pada tahun berikutnya, ia menjadi rival sengit Maverick Vinales. Sayang, Oliveira harus puas menyabet titel runner up. Prestasinya di CEV pun membuatnya mendapat peluang turun di ajang Grand Prix, dan menjadi rider Portugal pertama yang turun secara penuh di kejuaraan tersebut.
Debut Grand Prix

Oliveira turun di GP125 2011 bersama Andalucia Banca Civica dan dilirik oleh Estrella Galicia 0,0 pada 2013, bertandem dengan Alex Marquez. Bersama tim ini lah Oliveira meraih podium perdananya, usai finis ketiga di Catalunya. Ia pun hijrah ke Mahindra Racing pada 2013. Bersama tim asal India ini, Oliveira harus jatuh bangun. Selain harus meraih hasil baik, ia juga harus menjadi ujung tombak pengembangan motor mereka.
Dengan mesin yang belum terlalu garang, Oliveira meraih dua podium saja selama dua musim. Meski begitu, perjuangan dan kegigihannya ini menarik perhatian tokoh balap bertangan dingin, Aki Ajo, yang juga merupakan bos tim Red Bull KTM Ajo. Ajo pun memberinya kontrak setahun, yang ternyata dimanfaatkan dengan baik oleh Oliveira.
Walau juga disibukkan oleh kegiatan kuliah di kedokteran gigi, Oliveira sukses mengoleksi sembilan podium yang enam di antaranya merupakan kemenangan. Sayangnya, ia harus puas duduk di peringkat runner up, usai kalah dari Danny Kent (Leopard Racing) dengan ketertinggalan enam poin saja.
Gebrakan di Moto2

Pada 2016, Oliveira naik ke Moto2 bersama Leopard Racing dan bertandem dengan Kent. Mengendarai Kalex, Oliveira kesulitan tampil baik. Ia mengakhiri musim di peringkat 21, tanpa satu pun podium dan bahkan sempat absen empat seri akibat cedera. Keterpurukan ini membuatnya kembali ke rengkuhan Aki Ajo, juga KTM, yang memutuskan turun di Moto2 untuk pertama kali pada 2017.
Lagi-lagi kombinasi ketiga pihak ini membuahkan hasil luar biasa. Oliveira kembali ke persaingan papan atas, menyabet sembilan podium, yang tiga di antaranya merupakan tiga kemenangan beruntun yang ia raih di tiga seri terakhir. Ia sukses menduduki peringkat ketiga, di belakang Franco Morbidelli dan Thomas Luthi.
Tahun 2018, Oliveira lebih menggila. Masih bernaung di bawah bendera Red Bull KTM Ajo, ia mengoleksi 12 podium, yang tiga di antaranya merupakan kemenangan. Ia bersaing sengit dengan Francesco Bagnaia (Sky Racing VR46) dalam memperebutkan gelar dunia. Sayangnya, lagi-lagi ia harus puas duduk di peringkat runner up dan mengakui keunggulan Bagnaia.
Naik ke MotoGP Bareng KTM, Tak Sia-siakan Kesempatan

Meski belum pernah mengantongi gelar dunia di kelas balap yang lebih ringan, sederet prestasi gemilang tetap membuat Oliveira diperhitungkan sebagai salah satu bintang masa depan MotoGP. Kolaborasi apiknya dengan KTM di Moto3 dan Moto2 pun membuat pabrikan asal Austria tersebut tak ragu untuk menggaetnya.
Mulai musim 2019, ia resmi naik ke kelas para raja, dalam naungan KTM dan bimbingan Tech 3 Racing yang kala itu baru saja meninggalkan Yamaha. Meski membela tim satelit, Oliveira dipastikan akan mengendarai RC16 dengan spek pabrikan dengan harapan dirinya mendapat kesempatan membela Red Bull KTM Factory Racing pada 2021.
Oliveira pun memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Meski terseok-seok dan harus absen di dua seri terakhir 2019 akibat cedera bahu usai tertabrak Johann Zarco di Silverstone, Inggris, Oliveira bangkit pada 2020 dengan langsung tampil kompetitif sejak seri perdana.
Dalam balapan MotoGP Styria, ia pun berhasil membayar kepercayaan KTM, dengan meraih kemenangan perdananya di MotoGP, serta membawa KTM menang di kandangnya sendiri. Ini juga merupakan bukti bahwa ia memang layak mendapatkan tempat di Red Bull KTM Factory Racing, menggantikan Pol Espargaro yang bakal hengkang ke Repsol Honda.
Video: MotoGP 2020 Takkan Mampir Negara Non-Eropa
Baca Juga:
Joan Mir Jengkel Pol Espargaro Tak Dihukum Usai Lampaui Batas Trek
Jack Miller Kaget Disalip Miguel Oliveira di Lap Terakhir
Miguel Oliveira: Marc Marquez Absen, Rider Lain Merasa Bisa Menang
Rem Meledak, Alasan Maverick Vinales Nekat Jatuhkan Diri dari Motor
Miguel Oliveira: Naungi Banyak Rider Ternama, Tech 3 Sudah Selayaknya Menang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





