Pernah Lawan Tiga Rider Terbaik, Kini Lorenzo Merendah
Anindhya Danartikanya | 4 Januari 2019 12:35
Bola.net - - Lima kali juara dunia, Jorge Lorenzo mengaku sangat beruntung mendapat kesempatan untuk bertarung dengan rider-rider terbaik dunia, yang menurutnya justru membuatnya menjadi seorang pebalap yang lebih baik. Dalam wawancaranya bersama Red Bull, Lorenzo mengaku segala pengalaman ini bisa menjadi modal bagus dalam membela Repsol Honda.
Lorenzo pun menyebut bahwa Valentino Rossi merupakan rival terberat yang pernah ia hadapi, mengingat mereka bertandem di Yamaha pada 2008-2010 dan 2013-2016. Selain itu, ia juga harus bertarung melawan Casey Stoner, satu-satunya rival tersengit di lintasan, namun akur di luar trek. Selama lima tahun belakangan, ia pun harus melawan Marc Marquez.
"Pada 2008-2010, Vale rival terberat saya. Ia dalam kondisi terbaik, salah satu yang terhebat dalam sejarah. Mengalahkannya pada 2010 sungguh sulit, karena saya harus menjalani musim dengan sempurna. Setelahnya, saya melawan Casey. Ia talenta paling alami yang pernah saya temui, dan kini saya bertarung dengan Marc. Mereka bertiga sungguh sulit dipercaya. Saya merasa beruntung bisa bertarung dengan mereka," tuturnya.
Harus Rendah Hati
Bicara soal rival berat, bergabungnya Lorenzo dengan Repsol Honda juga berarti dirinya harus bertandem dengan Marquez. Keduanya pun mengawinkan 12 gelar dunia, dan tercatat sebagai rekan setim dengan gelar terbanyak ketiga dalam sejarah. Meski sadar mereka akan menjadi tim terkuat di grid 2019, Lorenzo memilih merunduk dan rendah hati sebelum mematok target tinggi.
"Jika bicara angka, jelas kami merupakan salah satu tandem terkuat dalam sejarah MotoGP. Angka tidak bohong soal kemenangan, gelar, talenta dan kecepatan. Tapi saat ini jelas saya harus bersikap merendah, harus rendah hati dan mencoba mempelajari begitu banyak hal dari orang-orang di sekeliling saya, juga dari Marc mengingat ia punya banyak pengalaman dengan motor kami," ungkapnya.
Tambahan Gelar Hanyalah Bonus
Lorenzo juga mengaku tak yakin bisa langsung merebut gelar pada tahun pertamanya di Honda, dan bahkan menyebut bahwa gelar dunia bukanlah lagi target utamanya. Ia menyatakan bahwa koleksi lima gelar dunia, yang tiga di antaranya ia raih di MotoGP, sudah melebihi harapannya sejak kecil.
"Dunia balap adalah passion saya. Kehidupan saya sungguh sukses, dan saya orang beruntung karena bisa melakukan apa yang saya suka, memiliki karier yang sangat sukses, dengan banyak gelar dan kemenangan. Ini semua melebihi ekspektasi saya saat masih anak-anak," ujarnya.
"Seperti yang selalu saya katakan, usai gelar dunia pertama saya di MotoGP, segala hal yang terjadi setelahnya hanyalah ekstra, seperti hadiah saja. Jelas saya akan berusaha maksimal, dan maksimal berarti kemenangan. Tapi tentu situasinya bakal sangat rumit dan saat ini saya bukanlah favorit juara," pungkas Por Fuera.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Ngaku Sudah Pilih Pembalap untuk Pertamina Enduro VR46 di MotoGP 2027
Otomotif 15 Januari 2026, 13:29
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26








