Pol Espargaro: Kini Tak Cuma Marc Marquez yang Bisa Menang Bareng Honda
Anindhya Danartikanya | 8 Maret 2022 14:31
Bola.net - Pol Espargaro meyakini bahwa performa apiknya dalam MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Minggu (6/3/2022), merupakan pesan kuat kepada dunia bahwa tak hanya Marc Marquez yang bisa menang dengan motor Honda. Hal ini ia sampaikan kepada situs resmi kejuaraan usai memimpin selama 17 lap pertama dan finis ketiga.
Espargaro yang start keenam, memang langsung merangsek ke depan dan memimpin balapan. Hal ini uniknya tak sesuai dengan strategi balap yang ia tetapkan bersama tim, karena tadinya ia berniat santai saja demi menghemat ban lunak dan bahan bakar. Nyatanya, startnya justru apik hingga dapat kans memimpin.
Sayang, pada Lap 17, ban lunaknya mulai aus, dan ia tersalip Enea Bastianini dan Brad Binder. Meski gagal menang, Espargaro tetap puas dan sangat semringah usai finis. Menurutnya, ini adalah tanda bahwa Honda sudah benar-benar bangkit dari keterpurukan, mengingat mereka harus jatuh bangun pada 2020-2021.
Honda Kini Cocok untuk Semua Rider
![]()
"Saya finis ketiga, hasil yang tak saya inginkan usai memimpin hampir sepanjang balapan. Tapi secara umum, saya dan Honda telah mengirimkan pesan kepada dunia bahwa tak hanya Marc yang bisa menang dengan Honda. Ini sangat bagus usai selama bertahun-tahun Honda hanya punya satu rider yang bisa menang," ujar Espargaro.
Sebagai catatan, tandem Marquez yang terakhir kali menang adalah Dani Pedrosa, yakni di MotoGP Valencia 2017. Di lain sisi, rider Honda selain Marquez yang terakhir menang adalah Cal Crutchlow di MotoGP Argentina 2018 bersama LCR Honda. Espargaro pun yakin sebentar lagi catatan ini bakal berubah.
"Hasil ini hebat untuk Honda secara keseluruhan. Motor kami kini bisa menang dengan banyak pembalap berbeda dengan gaya balap yang berbeda-beda pula. Bagi sebuah pabrikan, ini menakjubkan. Honda telah bekerja sangat keras dan pada akhirnya buah manis telah mereka petik," ungkap juara dunia Moto2 2013 ini.
Tak Mau Pusing Soal Kans di Mandalika

Melihat performanya yang apik di Qatar, Polyccio sangat ingin mengulang hasilnya dalam MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, 18-20 Maret nanti. Namun, ia tak mau terbebani. "Saya sangat bersemangat pergi ke Mandalika, tapi saya tak mau pusing memikirkan apa yang bisa terjadi di sana," ungkapnya.
"Saya ingin menikmati hasil ini terlebih dahulu, lalu memperbaiki semua masalah yang saya hadapi, agar lebih cepat. Situasi ini bagus untuk balapan selanjutnya, namun saya tak ingin oke di Mandalika saja, melainkan di semua pekan balap, sehingga saya bisa ikut memperebutkan gelar dunia pada akhir musim," tutupnya.
Espargaro juga menjadi salah satu favorit pemenang di Mandalika, mengingat ia merupakan rider tercepat dalam tes pramusim yang digelar di trek tersebut pada 11-13 Februari lalu.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
Jorge Martin Terjepit 2 Motor, Lebih Marah Karena Ducati Tak Kompetitif
Joan Mir Kecewa Berat: Suzuki Makin Oke, Tapi Keok di MotoGP Qatar
Kendala Elektronik Ducati Bikin Motor Jack Miller 'Tersesat' di MotoGP Qatar
Gresini Kental Nuansa Indonesia, Enea Bastianini Diminta Menang Lagi di Mandalika
Sebut MotoGP Qatar 'Bencana', Fabio Quartararo Makin Ragu Soal Kontrak Yamaha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


